Sekuntum teratai untuk Anda semua, para calon Buddha.
Berikut kembali saya attach sebuah kesan yg dirasakan oleh teman saya : Fendy.
Sungguh bahagia bisa berkumpul dan sharing pengalaman, pengetahuan, dan Dharma, bersama dengan semua bro & sis, ketika sesi sharing INEB dan sesi bersama dengan Ajahn Sulak.
Jado tanpa panjang lebar, silakan langung nikmati sharing berikut ini.
Terimakasih bro Fendy (bro ini begitu rendah hati dan pemalu, makanya dia kirim ke email saya...heheh...)
metta
Julie
==========================================================
Tashi Deleg,Sekuntum Teratai Untuk Anda Semua, Para Calon Buddha...Saya mo sedikit share atas acara *Sharing Training INEB dan diskusi dengan Ajahn Sulak (pendiri International Network Engaged Buddhism) sabtu kemarin.Sabtu pagi yang cerah (waktunya utk bobo :p) berangkat dgn motor dari kampoeng tercinta,kelapa gading bersama seorang teman saya, Ali menuju Ekayana. Sampai di Ekayana,karena waktu telah mepet (udah mendekati jam 8.30) kami tidak jadi breakfast disekitar Ekayana.Awalnya ragu juga,karena dalam pikiran kami,terbersit jangan2 saya salah lihat tanggal acara karena suasana Ekayana yang terlihat sepi,bahkan parkiran motor pun cuma satu motor :p Belakangan muncul saudara Ansel dengan motornya yang kemudian juga menanyakan acara sharing ini. Karena yakin harinya benar,maka kami pun langsung mendarat menuju lantai 2 :))Saat naik,ternyata ruangan masih dalam persiapan,terlihat Bro Momink yang sibuk ngotak ngatik labtopnya. Tidak lama kemudian, acara pun dimulai dengan photo showing seputar training INEB ini. Peserta yang hadir saat ini sekitar 200 an (kata Bro Momink :p mungkin mata ketiga Bro Momink sudah kebuka sehingga bisa melihat begitu banyak hadir makhluk2 yang nampak maupun tidak hehehe) Namun setelah pertengahan acara,makin banyak aja peserta yang hadir.Seru juga ngelihat foto2 perjalanan Bro Momink and Sis Julie.Ngelihat begitu rapi dan teraturnya lalu lintas di Thailand.Kemudian acara dilanjutkan dengan ice breaking,dgn saling memperkenalkan diri dengan gaya mengikuti gaya sebelumnya. Lucu deh, banyak yang salah nyebut nama sendiri dengan nama teman sebelumnya....Kemudian kita juga ada permainan mindful games -beep beep. wow seru n lucu juga ya.padahal sederhana sekali permainannya.hanya bermain hitungan dan sebut beep beep jika hitungan sampai pada kelipatan 4,tapi banyak dari kita yang *ngeblank*,lost of mindful.benar2 pikiran kita seperti Sungokong.Terus acara dilanjutkan dengan sekilas mengenai Acharn oleh Bro Momink dan seorang teman dekat Ajahn,yang juga merupakan anggota komnas ham thailand,Mr Surasee (CMIIW). Dari cerita Mr Surasee,sangat mengagumkan apa yang telah dilakukan Ajahn.Kemudian sambil menunggu Ajahn, Sis Julie memulai sharingnya dengan penjelasan apa saja yang dilakukan disana seperti team building,homegroup,lecture,tour visit ke beberapa desa buddhis dan center pengkajian dan penggunaan teknologi tenaga surya,retret,training on trainer.Tidak lama kemudian Ajahn pun memasuki ruangan sharing.Saya melihat beliau masih seperti bbrp tahun yang lalu ketika beliau seminar bersama Gus Dur dan tokoh lainnya di IBiI.Masih cukup segar walau telah cukup berumur, gaya yang masih sederhana.Kemudian beliau pun menjelaskan apa itu SEB. Sangat menarik dengan apa yang dikatakan beliau. misalnya Thailand adalah negara yang mayoritar buddhis namun praktek kenegaraannya banyak yang tidak buddhistik,dan perlu sentuhan2 buddhis agar Thailand bisa mengatasi imbas modernisasi dan globalisasi yang salah kaprah.Bahwa buddhis di asia dewasa ini lebih banyak *bermain* ditingkatan intelektual/otak saja. pada tanya jawab dengan beliau,terungkap betapa semangat perjuangan beliau yang masih menggebu. Beliau banyak menekankan bahwa buddhis harus benar2 memahami 4 Noble Truth tidak hanya dengan otak atau meditasi dibiara saja yagn terlepas dari masyarakat,tapi harus benar2 ebrsentuhan dengan mereka yang benar2 *sengsara* seperti kaum miskin sehingga benar2 menyatu dengan 4 noble truth sehingga menjadi buddhis bukanlah lari dari masyarakat tetapi kembali pada masyarakat.Ajahn juga banyak menekankan pentingnya praktek mindful dan bodhicitta.dengan demikian rasa lelah dalam perjuanganpun akan lenyap.Yang mengherankan, pengetahuan beliau mengenai tibetan pun cukup mendalam.Beliau juga mengingatkan kita bahwa kita bisa belajar pada siapa saja,siapa saja bisa menjadi guru kita termasuk musuh.Selesai tanya jawab,kita pun berfoto bersama Ajahn. Saat berfoto bersama ini,sepertinya tidak mau berhenti berfoto,seolah ga mau melepas kesempatan berharga ini.Kemudian saya pun meminta autograph beliau pada buku Benih Perdamaian,karangan beliau.Kemudian beliaupun meninggalkan tempat acara.Sis Julie melanjutkan sharing dari pengalamannya ikut training selama 1,5 bulan di Thailand. Dari team building yang mengakrabkan antar peserta yang dari berbagai negara (termasuk ada bbrp biku dan bikuni dari negara yang berlainan juag), dimana bahasa inggrisnya pun saling berlainan akibat logat dan nada yg berbeda sehingga terjadi bahasa tarzan :pMenarik sekali mendengar hal ini, pasti banyak hal2 yang lucu terjadi disini,dan ternyata setelah bbrp hari akhirnya bisa saling mengenal dengan cukup baik. kemudian juga ada pemutaran film yang menggugah hati dan lecture2 yang berbobot dari para pengajar yang berpengalaman seperti fundamentalism in asia,ecology, masalah women,consumerism,globalisasi dll. Session yang banyak membuka mata. Sis Julie memfokuskan ceritanya mengenai masalah wanita dan masalah fundamentalism. Boleh nih nti kalau SIs Julie sempat,diminta menuliskan artikel mengenai masalah ini :p atau ada session ngebahas satu persatu secara tersendiri topik2 yang menarik ini.Setelah lunch dan melanjutkan session lecture......kita diajak Sis Julie utk merasakan perjalanan ke desa2nya,yang menurut Bro Momink,sangat cape karena perjalanan yang begitu jauh dan kurangnya istirahat.Ada desa yang bahkan membuat mata uang sendiri untuk menjaga kelangsungan ekonomi masyarakat desa itu sendiri.Uniknya (walau masih diawasi pemerintah thailand) mata uang desa ini juga brlaku di bbrp desa lain yang bekerja sama dengan desa ini.ada desa Asoke (cabang Santi Asoke) yang sangat menekankan sila,baju yg sama yaitu berwarna biru,melepas kepemilikan barang berharga sebagai milik desa. Penekanan pada sila dan kerja untuk semua,terkesan sekali kebahagiaan mereka. Bahkan di sekolahpun penekanannya adalah sila dan bukan nilai. Jadi jika ada anak yang melanggar sila,maka dianggap gagal. Pengawasan sila ini pun dijaga bersama2 oleh penduduk desa.desa yang unik sekali.....Kemudian ada pula desa nelayan yang terkena dampak pembanugann dam/waduk. walau telah terjadi bbrp tahun yang lalu,namun masalah desa ini belum juga selesai,dan salutnya adalah kemampuan rakyat desa ini untuk tetap menjaga hati dan pikiran mereka dalam memperjuangkan suara mereka dengan cara2 yang elegan dan tidak anarkis. bahkan Sis Julie sempat cerita bahwa sebelum mereka berunjuk rasa,mereka akan membuat 2 kubu dimana mereka akan membuat seperti drama dialog antara pemerintah dan wakil desa ini,sehingga mereka pun bisa mengerti keputusan pemerintah dan kesulitan2 pemerintah dalam pembangunan waduk/dam ini. wow sangat bertanggung jawab sekali yah.benar2 mempraktekkan ahimsa n melihat lebih mendalam.setelah cerita2 jalan2 ini.......acara pun dilanjutkan oleh Bro Momink.Kita diajak utk relax bentar dgn satu games yang bikin kita freshh...Bro Momink melanjutkan sharing dgn cerita retretnya. Dari hal2 apa yang perlu diamati seperti objek tubuh,mental,masa lalu, masa lampau dll....Penampilan Bro Momink yang sambil berdiri dan *tidak bisa diem* ini cukup menarik juga, dia menampilkan slide2 foto dan gambar yang lucu.Saya membayangkan andai saya yg tidur dan duduk meditasi di area hutan itu dengan cuma ditemani payung serta kelambu saja....wuihh seyem tapi asik juyga yah heheheh*jadi pengen juga* :))lom lagi pengalaman2 teman peserta training INEB lain yang melihat penampakan2 :pen yang paling lucu tuh ketika melihat video en foto Bro Momink yang tertawa tidak bisa henti,entah karena *telah memasuki alam kegiuran/piti* ato karena *telah dipengaruhi makhluk tak nampak* hehehehekalau kata Sis Julie,ke thailand harus siap minimal bbrp obat yang serba utk nyamuk hehe seperti obat utk anti nyamuk,obat utk gigitan nyamuk,obat utk bekas gigitan nyamuk,obat utk borok gigitan nyamuk yg ga sembuh2 hahahaha jadi ngebayangin betapa lapar dan ganasnya nyamuk2 sana...ampunnnnnnnn ommmm heheBro Momink melanjutkan sharingnya dgn Training for trainer. dimana banyak peserta yang kaget ada session memberikan talk di depan umum selama beberapa menit setiap harinya.dan selain menarik menurut bro,bosen juga karena mesti menjawab pertanyaan2 yang sama setiap harinya hehhe seperti apa yg didapet,apa yg mesti diperbaiki dll.Janjinya sih mo buat sesi tersendiri utk masalah training fasilitator ini........and then.....acara penutupan training dengan show budaya masing2 negara en kayaknya yang dari indo ini yang paling kacau en kocak abis hahah.....mosok mereka karena tidak siap apa2,akhirnya tampil dengan cara:1 org teman (dari hikmahbudhi) memakai batik dan menggunakan sarungnya Sis Julie :p dan menjadi MC,kemudian Bro Momink menyanyikan lagu pembukaan dan penutupan dengan pom pom pom (kayak di lagu surti en tejo heheh rusak kannnn)ditengah2nya lagu daerah yg kebetulan Sis Julie hafal.haha seru..........Session sharingnya Bro Momink agak terburu2 karena jam yang telah hampir jam stengah 3 dan ruangan akan digunakan utk keperluan lain. akhirnya bubar deh sehabis beres2......go home to kampoeng gadink yang nun jauh di mato :))Sampai jumpa lagi heheheh (woii bangunnn,ngantuk ye baca tulisan ini hahah)sarva mangalam,effendy====================================================
NB: ada tambahan dari bro Fendy: Sharing kemarin tuh bikin suasana seperti lagi ikut training di Thailand...
Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ countries) for 2ยข/min or less. __._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
__,_._,___
