Salam sejahtera
Jika kita memperhatikan perkembangan seorang anak, tentu berbeda-beda...
Umumnya perkembangan anak adari lahir [baik superman-batman-maupun
megaloman] adalah setahap demi setahap, dari 'BELAJAR' membalikkan
badan, tengkurap, merangkak, duduk, berdiri, berdiri sambil merambat,
berjalan, berlari, melompat... cepat lambat perkembangan tersebut
tergantung dari Gizi, pertumbuhan fisik - kesehatan dan mental sang anak.
Ada yang tidak melalui tahap merangkak namun langsung duduk, atau ada
yang dari duduk langsung ketahap berjalan, cepat atau lambat
perkembangan tersebut tetap harus melalui
Praktek - Proses - Waktu dan berjalan secara alami, agar tercapai
labil-stabil-trampil-mantap. :-)
Demikian pula dengan proses perkembangan bathin dalam menganut dan
menyakini suatu Ajaran - agama....
Beberapa kelompok beragama [termasuk Buddhist ataupun Taoism], tidak
melalui tahap alami seperti contoh di atas, walau terlahir sebagai
manusia namun umumnya begitu lahir [walau cacat sekalipun] mereka
langsung belajar berlari dan terbang, hingga tidak pernah lagi
menginjakkan kakinya ke bumi. Sangat Ruar biasa.....
Karena merasa memperoleh keyakinan yang membuatnya melangit...
Maka pada umumnya mereka menanggap keyakinannya adalah yang Tersuci dan
tak ternoda, Tidak ada cacat - Terlengkap - Terbaik - Teragung,
Termulia, Invisible, tidak menerima kritik atau di celah karena
merupakan suatu penghinaan dan penghujatan.
Sang Jalan telah di jadikan suatu yang sangat Sakral, seolah-olah bukan
dari bumi tempat kita berpijak.
Melekat pada Penunjuk Jalan,
Melekat pada Kitabnya
Melekat pada Ajarannya
Meninggikan, meng agungkan, memberhalakan, mengsakralkannya...
Bahkan demi Nya, kita bertengkar, bermusuhan, saling membenci dan bahkan
sampai rela mengorbankan jiwa raga.
Ini yang disebut sebagai Fanatik hingga Lupa diri / jati diri.
Demikiankah dengan anda???
Wassalam
Brianz
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/