Terlampir adalah email dari seorang Achmad Kurniawan [EMAIL PROTECTED] .
Ada komentar, rekans?

ZL

----- Original Message ----- 
From: Achmad Kurniawan [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED]
ashion.com ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Wednesday, August 02, 2006 1:50 PM
Subject: PENYEBAB SESUNGGUHNYA BENCANA DI INDONESIA


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokhatuh,  

Akhir-akhir ini bencana datang silih berganti di negara kita, tanpa kita sadari 
apa penyebab
sebenarnya.

Memang benar para pakar geologi telah meneliti dari segi ilmu pengetahuan. 
Tetapi kita masyarakat
Indonesia masih saja belum menyadari penyebab utamanya, terutama ditinjau dari 
segi ke-Islaman,
atau prinsip2 Islam. 

Penyebab utama dari datangnya bencana2 yang bertubi-tubi ini tentu saja karena 
agama sudah tidak
lagi diindahkan di negara ini.

Islam sebagai satu-satunya agama yang diridhoi Allah SWT terus-menerus 
dizholimi oleh kaum kafir /
agama2 kafir di negara ini.

Di daerah2 dan di desa2 terus-menerus dibangun rumah ibadah kaum kafir yaitu 
gereja2. Hal ini
bukan saja menambah simbol2 kafir di negara ini tetapi lebih jauh dari itu akan 
menambah umat
Islam yang menjadi murtad dikarenakan meninggalkan Islam. Tentu saja hal ini 
sangat meresahkan,
dan apabila ada teman2 kita atau saudara2 kita yang membentuk kelompok, 
kemudian bertindak keras
dengan menyetop pembagunan gereja, atau jika ada diantaranya yang sedikit emosi 
sampai merusak,
maka mereka langsung di cap anarkis dan teroris. Apakah pantas jika misalnya di 
suatu desa atau
daerah hanya ada 10-20 keluarga kresten, lalu bisa mendirikan gereja??
Pendirian gereja2 semacam ini jelas-jelas merupakan tindakan yang menzholimi 
dan menindas Islam!
Perlu ditindak tegas!

Candi-candi seperti Borobudur dan Mendut, adalah obyek pariwisata Indonesia, 
tetapi mengapa setiap
hari waisak digunakan oleh kaum kafir yg beragama Budha untuk perayaan ibadah?  
Apa hubungan
antara obyek pariwisata Candi dan agama Budha? Pemerintah seharusnya melarang 
hal ini, tetapi
pemerintah malah membiarkan saja hal ini berlanjut terus menerus, bukankah ini 
berarti melegalkan
dan MENYUBURKAN KEKAFIRAN di bangsa Indonesia yang mayoritas Muslim ini. Kalau 
ini bukan
penzholiman terhadap Islam, lalu apa namanya?  Pemerintah juga membiarkan saja 
praktik2 ritual
kafir keturunan Cina, mulai dari barongsai sampai upacara ritual yang besar2an.

Belum lagi ritual2 kafir seperti melarung sesaji ke laut orang2 Hindu, dengan 
boneka raksasa
setannya (ogoh2), bahkan ada yang kesurupan segala. Pemerintah seharusnya bisa 
membatasi
hal-hal/budaya seperti ini, lebih baik lagi jika bisa dihilangkan, bukan malah 
menyuburkan
praktik2 kafir dengan dalih pariwisata. Yang lebih celaka lagi, banyak umat 
Islam yang ikut2an
musrik dengan melarung sesaji ke laut, memelihara keris, dll. (misalnya mereka 
yg mengaku Islam
Kejawen). 

Indonesia adalah negara Islam, tetapi pemerintah tampaknya lupa akan hal ini, 
malah memberi angin
untuk menzholimi Islam. Islam adalah satu-satu nya agama yang menyembah Allah 
SWT, tidak seperti
agama kafir lain seperti : Budha dan Hindu yang menyembah dewa dan patung2 
berhala, dan juga agama
Kresten yang menyembah manusia atau men-Tuhankan manusia. Mereka telah memilih 
agama atau jalan
yang sesat, jangankan dari segi Tuhannya, dari segi kesehariannya pun sudah 
menunjukan kenajisan,
seperti membolehkan memakan babi, yang merupakan barang haram.  Jangan sampai 
kemurkaan Allah SWT
mengenai kita semua. Ingat, kemusrikan adalah dosa yang tidak diampuni Allah 
SWT!

Belum lagi sikap pemerintah yang lemah dalam menyingkapi perbedaan2 ajaran 
agama, sebagai contoh
dalam RUU yang ramai diributkan ini. 
Sekali lagi, 1) Indonesia adalah negara Islam, 2) Mayoritas penduduk di negara 
ini adalah Muslim,
3) Satu-2nya agama kebenaran dan diridhoi Allah adalah Islam.

Jadi kesimpulannya patokan yang diambil jika terdapat perbedaan2 tersebut 
adalah ajaran2 Islam,
titik! Bukan kita malah memberi ruang pada ajaran2 agama kafir di negara Islam 
ini. Mungkin dalam
ajaran agama2 kafir berpakaian terbuka tidak menjadi masalah, tetapi dalam 
ajaran Islam itu adalah
KEMAKSIATAN! Perempuan harus menutup auratnya (anggota tubuhnya), kecuali wajah 
dan tangan.
Lagi-lagi jika saudara2 kita memperjuangkan dan membela ajaran Islam, lalu 
kemudian bertindak
keras dalam misi Amar Mak'ruf Nahi Mungkar, malah dikatakan sebagai pemaksaan 
kehendak dan
anarkis. Padahal di dalam Islam, bertindak keras diperbolehkan apabila setelah 
dengan mulut tidak
juga diindahkan. Perlu diingat yang anarkis adalah mereka orang-orang 
Non-Muslim / Kafir, termasuk
dan terutama Israel dan Amerika.

Masih banyak contoh2 penzholiman terhadap Islam di negeri kita sendiri, lihat 
saja di sinetron2
hidayah (semacamnya), banyak contoh2 disana yang menggambarkan bahwa umat 
Muslim sering dianiaya
dan ditindas baik oleh orang yg mengaku dirinya Islam, maupun oleh orang2 
non-Muslim alias Kafir.

Untunglah sudah banyak pemimpin2 daerah di negara kita yang sudah menyadari 
penerapan Islam dalam
kehidupan nyata, yaitu dengan menerapkan perda-perda bernuansa syariat Islam. 
Kita sebagai umat
Islam sudah seharusnya mendukung hal ini, bukan malah mempermasalahkannya. 
Mengacu pada 3 point di
atas, sudah sepantasnya (syariat) Islam bisa mengayomi seluruh masyarakat 
Indonesia. Islam
diturunkan ke bumi untuk membawa kebaikan bagi seluruh umat manusia. Tapi 
terkadang kita tidak
habis pikir, mengapa kaum kafir / agama2 kafir di negara Indonesia ini lupa 
akan kedudukannya yang
bukan mayoritas. Bukankah sudah sepantasnya di negara Islam ini, jika kaum 
kafir / agama2 kafir
menghormati dan tunduk terhadap aturan agama Islam, bukan saja dikarenakan 
sebagai agama
negara/mayoritas, tetapi juga dikarenakan Islam sebagai satu2nya agama 
kebenaran yang diturunkan
oleh Allah SWT. Mari kita semua umat Muslim dalam wadah solidaritas 
persaudaraan Ukuwah Islamiyah,
berjuang bersama-sama. Allahu'akbar....!!!!!!!!!

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokhatuh.


(* Kafir dalam Al-Quran, adalah orang-orang yang tidak mau mengakui dan tidak 
mau menyembah  Allah
 SWT,  dan tidak mau  mengakui Nabi Besar Muhammad SAW, sebagai junjungan umat 
manusia.

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 




** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke