Salam sejahtera,
Aku terbentuk karena khayal dengan ketidak tahuan dan kebodohan
melakukan dan memupuk karma melalui pikiran-ucapan-perbuatan dalam masa
yang tak terhitung, sehingga membentengi, meyelubungi, melapisi dan
mengelapkan ‘hakekat sejati’ hingga menganggap yang nyata adalah khayal
dan yang khayal adalah nyata.
Bagi seseorang yg tercerah - AKU-nya telah tanggal – ada apa? Ada
‘Sesuatu’ yang bebas dari segala terkondisian.
Suatu Yang Tidak Dilahirkan, Tidak Dijelmakan, Tidak Diciptakan dan Yang
Mutlak, Bhutata – Dharmakaya – Tao – Hakekat sejati - Atman – kesadaran
kosmik dan yang dilabelkan padanya.
Apakah ‘Sesuatu’ yang katakanlah ‘mempengaruhi’ AKU dengan segala
perangkat2nya dalam usaha melakukan upaya untuk menanggalkan AKU ?
Seperti yg diketahui :
Aku dengan perangkatnya sebagai ‘Pengamat’ - dalam usaha melakukan
Pengamatan dan yg diamati itu juga adalah si pengamat sendiri. Atau kata
lainnya aku mengamati aku.
Pengamatan pasif dalam vipassana dengan ‘tujuan’ atau ‘tanpa tujuan’
pada dasar pecapaiannya adalah menanggalkan sang AKU.
Apakah mungkin si Aku melakukan usaha untuk meniadakan Aku?
Sedangkan Tujuan - keinginan - Usaha – upaya dalam pengamatan baik pasif
atau tidak, bukankah adalah perangkat, bagian dan merupakan si aku
sendiri. bukankah hanya permainan berputar-putar saja.
Mungkinkah “Sesuatu” itulah yg memegang peranan penting dalam
mempengaruhi ‘Aku’ untuk melakukan upaya secara alami dalam menyibak
tabir lapisan dan kegelapan yang menyelubungi pada hakekat pencerahan,
[salah satu cara adalah melakukan pengamatan pasif/vipassana] ???
Mohon pencerahannya… Att
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/