BERHENTI (2)
Ketika kita menjadi teragitasi, ketika seseorang sedang marah atau
menjerit, ketika kita sedang begitu sedih atau tertekan, apa yang
dapat kita lakukan untuk tersenyum kembali dan menjadi hidup? Jika
kita mempelajari seni untuk berhenti, kita dapat membuat tenang
hal-hal di dalam dan di sekitar kita. Tujuan dari berhenti adalah
untuk menjadi tenang, berpAndangan terang, dan solid, kita tidak dapat
memusuhi masalah kita.
Berhenti tidak berarti duduk diam. Meskipun jika Anda duduk diam pada
suatu tempat, pikiran Anda dapat tertarik ke masa lalu, masa depan,
atau kepada kesibukan Anda, dan itu bukanlah berhenti. Di dalam diri
kita ada sebuah video yang diputar setiap saat, tanpa berhenti; Anda
berpikir tentang ini atau itu, Anda melihat sebuah gambaran dan
kemudian yang lainnya. Hal ini tidak pernah berhenti. Jadi meskipun
Anda tidak mengatakan sesuatu apapun keras-keras, tidak ada keheningan
di dalam diri Anda. Keheningan di dalam membantu kita menikmati apa
yang ada di sini pada saat ini. Hal itu mengijinkan kita memAndang
matahari terbenam dan benar-benar menikmatinya.
Jadi berhenti adalah pulang kembali kepada di sini dan saat ini serta
menyentuh keajaiban-keajaban kehidupan yang tersedia saat ini. Tanpa
berhenti, pikiran Anda tidak berada dalam kesatuan dengan tubuh Anda
tubuh Anda bisa jadi sedang duduk di satu tempat, akan tetapi pikiran
Anda berada di tempat lainnya. Berhenti menyertakan tubuh dan pikiran
Anda bersama-sama, kembali kepada di sini dan saat ini.
Bagian yang penting dari latihan kita adalah melihat secara mendalam
agar dapat memahami. Kita seringkali menderita karena kita tidak
melihat dengan hati-hati dan memiliki pandangan yang salah. Hal
tersebut seperti seorang yang sedang berjalan-jalan pada suatu jalur
di malam hari yang melihat seekor ular, menjadi ketakutan, berlari ke
dalam rumah, menjerit-jerit, "ular, ular!" Semua orang berlarian
keluar, dan ketika seberkas sinar diarahkan kepada "ular," ia
menampakkan bahwa ular tersebut hanyalah seutas tali yang ada di jalur
itu. Jadi untuk dapat mengendalikan diri kita sendiri, menenangkan
hal-hal di dalam dan di sekitar kita, kita berlatih berhenti dan
melihat secara mendalam.
Dengan berhentiduduk dalam hening, cukup bernafas masuk dan keluar,
menjadi hening di dalamAnda menjadi lebih solid, lebih
terkonsentrasi, dan lebih pintar. Pikiran Anda menjadi cerah, dan Anda
merespon dengan sangat baik karena Anda solid dan kokoh. Pada saat ini
Anda dapat melihat secara mendalam terhadap apa yang terjadi di dalam
dan di sekitar kita.
----------------------------------------------------------------------
Diterjemahkan oleh : Dayapala Steven
Diedit oleh : Bhante Dharmavimala
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/