KETIKA SI PENGAMAT ADALAH YANG DIAMATI
Ruang adalah perlu. Tanpa ruang tidak ada kebebasan. Kita berbicara secara
psikologis. ... Hanya apabila kita berkontak, apabila tidak terdapat ruang di
antara si pengamat dengan yang diamati maka kita berada dalam hubungan
sepenuhnya--dengan sebatang pohon misalnya. Kita bukan menjadi pohon, bunga,
perempuan, laki-laki, atau apa pun, tetapi apabila tidak ada ruang sama sekali
yang memisahkan si pengamat dari yang diamati, maka terdapat ruang mahaluas. Di
dalam ruang itu tidak ada konflik; di dalam ruang itu terdapat kebebasan.
Kebebasan bukanlah reaksi. Anda tidak bisa berkata, Nah, saya bebas. Pada
saat Anda berkata Anda bebas, Anda tidak bebas, oleh karena Anda sadar akan
diri Anda sebagai bebas dari sesuatu, dan dengan demikian Anda berada dalam
situasi seperti si pengamat yang mengamati sebatang pohon. Ia menciptakan
sebuah ruang, dan di dalam ruang itu ia menumbuhkan konflik. Untuk memahami
ini, bukan dibutuhkan kesepakatan atau ketidaksepakatan intelektual, atau
berkata, Saya tidak mengerti, melainkan dibutuhkan kontak langsung dengan apa
adanya. Itu berarti melihat bahwa semua tindakan Anda, setiap saat tindakan
adalah dari si pengamat dan yang diamati, dan di dalam ruang itu terdapat
kenikmatan, kesakitan dan penderitaan, keinginan untuk memenuhi, untuk
termasyhur. Di dalam ruang itu tidak ada kontak dengan apa pun. Kontak,
hubungan mempunyai makna amat berlainan apabila si pengamat tidak lagi terpisah
dari yang diamati. Ada ruang yang luar biasa ini, dan ada kebebasan.
[k]
=======================================
HUDOYO:
Kutipan ini agak sulit untuk dipahami--atau malah "sangat sulit" :-)--karena di
sini ada dua pengertian amat berbeda yang menggunakan satu kata, "ruang".
'Ruang' yang pertama adalah segala sesuatu yang terletak di antara subyek dan
obyek yang diamati. Segala sesuatu itu bisa berupa pikiran, kepercayaan,
gambaran (image), harapan, kekecewaan, emosi, keinginan, keputusasaan dsb.
Semua itu membentuk 'ruang' yang memisahkan antara 'aku' (subyek) dan 'segala
sesuatu yang kuamati (obyek).
Kalau 'ruang' ini tidak ada, dengan kata lain, kalau tidak ada jarak atau
jurang yang memisahkan subyek dan obyek--tapi bukan berarti subyek menjadi
obyek--maka dikatakan kita ber-relasi sepenuhnya dengan apa yang diamati. Di
bidang BATINIAH, itu berarti "si pengamat ADALAH apa yang diamati".
Dalam keadaan itu tidak ada konflik. Maka di situ terdapat 'ruang' jenis kedua,
yang di sebut 'ruang mahaluas'. Di dalam 'ruang mahaluas' ini terdapat
kebebasan.
Tetapi kebebasan itu tidak bisa DISADARI. Kalau disadari, "Saya bebas", maka
itu bukan lagi kebebasan, karena di situ muncul lagi subyek ('aku') dengan
'persepsi kebebasan' sebagai obyek. Di dalam dualitas antara subyek dan obyek
itu kebebasan lenyap; di situ kembali ada ruang pemisah antara subyek dan obyek.
Jika tidak ada ruang pemisah antara subyek dan obyek itu terjadilah apa yang
disebut "melihat apa adanya".
Sebaliknya, di dalam ruang pemisah antara si pengamat dan yang diamati,
terdapat "kenikmatan, kesakitan, penderitaan, keinginan untuk memenuhi,
keinginan untuk termasyhur." Di dalam ruang itu sesungguhnya tidak ada kontak
yang otentik. Yang sesungguhnya ada hanyalah kontak antara 'aku' dengan
'persepsi aku tentang obyek'.
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/