setuju sekali dengan pernyataan dibawah ini...
manusia biasa yang hanya melihat dengan mata
mudah sekali salah...
 
ketika mata hati berkata ...
mungkin juga kita yang salah menilainya
ketika dilihat dari berbagai sudut..
semua sisi berkata berbeda..
percaya dengan sudut yang kita lihat..
percaya dengan sisi yang orang lain berada
apakah membuat kita menjadi lebih bijaksana
atau lebih tidak berasa... karena mungkin saja
Takdir yang berbicara


shane sunpei <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ia yang berjiwa baik akan selalu berperilaku baik, tetapi ia yang berperilaku baik, tidak selalu berjiwa baik, perilaku dapat direkayasa



Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1ยข/min. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke