Wahai manusia-manusia bodoh, apakah engkau tidak menyadari bahwa
kerajaan spesies-mu sudah di ambang kehancuran. Apakah engkau tidak
melihat kenyataan bahwa dunia kehidupanmu semakin membuat dirimu tidak
manusiawi. Apakah engkau masih manusia yang katanya sangat berharga?

Engkau menyatakan diri sebagai mahkluk paling pintar, paling bijaksana
serta berakal budi. Tetapi pernyataan-mu itu tidaklah sesuai dengan
sikap dan tindakan-mu sehari-hari.

Kemana nilai-nilai kemanusiaan yang kau agungkan seperti kedamaian,
saling menghargai, gotong royong, rendah hati, sopan santun,
bertanggung jawab, cinta kasih, welas asih, simpati, dan berbagai
nilai-nilai berharga dari manusia. Engkau perlahan-lahan meninggalkan
nilai-nilai itu. Engkau mulai meninggikan nilai-nilai seperti uang,
materi dan status. Kebijaksanaan-mu, akal-budi-mu telah luntur dan
ternoda. Engkau menjadi tidak berharga. Engkau menjadi BODOH.
Hahahahahahahaha ^_^   

Wahai manusia bodoh, ditengah-tengah kondisi dunia tempat hidup-mu
yang sudah semakin rusak. Sudah semakin susah untuk engkau hidup.
Bahkan engkau sering berkata "HIDUP ITU SUSAH, HIDUP ADALAH
PENDERITAAN" tetapi engkau malah sibuk sikut-sikutan, sibuk
menyalahkan sesamamu, sibuk membenarkan diri sendiri, sibuk mencari
kebahagiaan diri sendiri. Pantas saja HIDUPMU ITU SEMAKIN SUSAH,
pantas saja HIDUPMU ITU SEMAKIN MENDERITA. Bagaimana engkau bisa
menghilangkan kesusahan dan penderitaan kalau engkau sibuk mengurusi
hal-hal lain-nya yang semakin menambah penderitaan??? Hahahahahahaha
^_^ Engkau memang benar-benar bodoh.

Kau menyempatkan diri untuk menyalahkan sesamamu dan membenarkan diri
sendiri, engkau membuat kaum-mu sendiri terpecah belah. Itulah mengapa
kaum-mu dengan mudah dikalahkan oleh kehidupan. Itulah mengapa kaum-mu
mudah ditundukkan oleh kesusahan serta penderitaan hidup. 

KALAU TERPECAH BELAH BAGAIMANA MAU KUAT. Hahahahahahaha ^_^ SUNGGUH
BODOH !







** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke