Note: forwarded message attached.

J u n a i d i
Student of Tibetan Language & Buddhist Philosophy
 

Library of Tibetan Works & Archives
Center for Tibetan Study & Research
Gangchen Kyishong Dharamsala - 176215
Himachal Pradesh - I n d i a

Phone.: Tel: +91 189 2222 467
Fax.: +91 189 2223 723

Mobile.: ............................

"May I become at all times, both now and forever; a protector for those without protection; a guide for those who have lost their way; a ship for those with oceans to cross; a bridge for those with rivers to cross; a sanctuary for those in danger; a lamp for those without light; a place of refuge for those who lack of shelter; and a servant to all in need"---Bodhicharyavatara~ Shantideva


Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ countries) for 2ยข/min or less. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___
--- Begin Message --- --- In [email protected], "hwh" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dear rekan2,
>
> Saya sudah membaca buku tentang Milarepa. Ada yang menjadi ganjalan dan pertanyaan bagi saya yaitu saat Gurunya, Marpa diberi bir/ anggur oleh istriya sendiri, Dakmema sampai akhirnya mabuk dan tidak sadar. Begitu pula dengan bhikku2 lainnya.
>
> Apakah meminum bir/ anggur merupakan tradisi Tibet? Apakah boleh sampai menjadi mabuk dan tidak sadar? Apakah hal tersebut tidak melanggar sila atau vinayanya?

minum bir tentu saja melanggar sila, kalau minum dikit n tidak mabuk yah tdk melanggar, lagipula hadi hrs ingat bbrapa faktor ttg pelanggaran sila, wlau minum dikit terus mabuk..ya itu juga melanggar, persisinya sih diri sendiri yg lebih tau.

kalau marpa yg minum yah tidak melanggar vinaya, karena Marpa bukan biksu.

>
> Mohon penjelasannya
>
> Thanks
> Hadi
>

sekalian yah 2 email..........

--- In [email protected], Ika Polim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dear Hwh,
>   
>   Saya Juga Begitu. Waktu Pertama Saya Baca Bahwa Lama Tibet Boleh Beristri, Saya Kaget Juga.

Lama secara literal adalah Guru.
seorang guru belum tentu adalah seorang biksu.
bedakan dengan istilah Ge Long yg berarti biksu, di India mereka memanggil seroang biksu dgn panggilan Gen La (asal kata Gen Dun : sangha), atau anda boleh panggil Ge Long La.

Rinpoche juga demikian, Rinpoche adalah seorang yang mulia
Rinpoche belum tentu seorang biksu.

Istilah Lama yg betul definisinya adalah demikian, karena byk terjadi kesalahan pengertian, orang memanggil biksu yg statusnya sebagai Guru yg mengajar, atau yg qualified dlm dharma sebagai Lama, akhirnya kita terprangkap dgn istilah Lama adalah utk seorang biksu, padahal Lama itu bukan istilah strict utk biksu, Lama istilah umum utk seorang guru, entah dia statusnya seorang biksu atau bukan.

jadi Lama boleh beristri, kalao Lama yg berstatus sgb biksu yah tentu saja ga boleh ber-istri...

Rinpoche yg berstatus sbg umat biasa boleh beristri, kalo Rinpoche yang berstatus sebagai biksu..yah..ga perlu saya jawab lagi...lah...

>   Tapi Saya Tidak Otomatis Berpikiran Negatif / Berprasangka Buruk Akan Hal Itu, Karena Saya Percaya Bahwa Dibalik Itu Pasti Ada Jawaban Logisnya. Dan Saya Berusaha Tidak Mau Terjerat Oleh Pandangan "Mati" Bahwa Rohaniwan Buddha PASTI Selibat, Seperti Kita Lihat Sekarang Ini.
>   
>   Saya pun Belum Mendapatkan Jwabnya, Apalagi Untuk Hal2 Yang Dikeluhkan Hwh Di Atas.!!
>   
>   
>   With Metta, ika.
>   
>   
>   
>  
>
> hwh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>               Dear rekan2,
>   
>   Saya sudah membaca buku tentang Milarepa. Ada yang menjadi ganjalan dan pertanyaan bagi saya yaitu saat Gurunya, Marpa diberi bir/ anggur oleh istriya sendiri, Dakmema sampai akhirnya mabuk dan tidak sadar. Begitu pula dengan bhikku2 lainnya.
>   
>   Apakah meminum bir/ anggur merupakan tradisi Tibet? Apakah boleh sampai menjadi mabuk dan tidak sadar? Apakah hal tersebut tidak melanggar sila atau vinayanya?
>   
>   Mohon penjelasannya
>   
>   Thanks
>   Hadi
>
>  




J u n a i d i
Student of Tibetan Language & Buddhist Philosophy
 

Library of Tibetan Works & Archives
Center for Tibetan Study & Research
Gangchen Kyishong Dharamsala - 176215
Himachal Pradesh - I n d i a

Phone.: Tel: +91 189 2222 467
Fax.: +91 189 2223 723

Mobile.: ............................

"May I become at all times, both now and forever; a protector for those without protection; a guide for those who have lost their way; a ship for those with oceans to cross; a bridge for those with rivers to cross; a sanctuary for those in danger; a lamp for those without light; a place of refuge for those who lack of shelter; and a servant to all in need"---Bodhicharyavatara~ Shantideva


Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business.
--- End Message ---

Kirim email ke