Sing waras ngalah
..
Sering kali kita selalu dengan mudah mencari kambing hitam di dalam kegagalan kita, dan mungkin ini sangat umum anda temui di dalam keseharian anda, bisa jadi anda menjadi orang yang melakukan upaya peng kambing hitaman itu, atau anda menjadi korbannya, atau juga anda menjadi pengamat, pelengkat penyerta, pelengkat penderita atau sekedar pelengkap perantara, apalah itu rasanya anda sendiri yang tahu.
Sepanjang saya bekerja selalu saja ada orang-orang yang suka untuk mencari kambing hitam atas kesalahan atau kesilapan atau bahkan kebodohan yang dilakukan oleh orang itu. Padahal orang itu sendiri pada umumnya juga adalah orang-orang terdidik, bahkan sering sudah pernah menikmati bangku pendidikan sarjana, dan banyak juga yang telah mengikuti program MBA, master dll dll, singkatnya mereka adalah orang-orang yang pernah diberitahu bahwa, kesalahan yang dilakukan oleh orang lain itu lebih dari setengahnya merupakan kesalahan dari si atasan, entah itu salah memberikan instruksi, salah memberikan training atau bahkan salah dalam memilih orang yang diserahkan tugas. Loh, kok!!!!
Ya, anda menyuruh orang yang anda tahu bakal tidak
sanggup melaksanakan suatu tugas juga sudah merupakan kesalahan bagi anda sebagai orang yang menyuruh atau memberi perintah. Anda tidak mampu mengenali siapa yang bisa dan siapa yang tidak bisa melaksanakan tugas yang hendak anda delegasikan.
Nah, ini merupakan sala satu seni bercermin, dalam arti bercermin untuk melihat apakah anda itu seorang atasan yang baik, seorang manager yang baik, mampukah anda mengenali orang yang bisa melakukan suatu tugas dengan baik atau tidak. Bagaimana cara mengenalinya, ya, tentu anda bisa mencari tahu sendiri, kalau tidak tahu juga, berarti anda tidak pantas menjadi atasan, tentu saja lebih baik anda belajar dulu baru kembali jadi atasan lagi, hehehehehe.
Mari kita kembali ke soal kambing hitam itu tadi. Dari sisi spiritual, orang-orang yang suka mencari kambing hitam itu adalah orang-orang yang rendah sekali kualitas spiritualnya, kenapa.. ya, spiritualitas itu mencakup upaya kita untuk bisa memahami kehidupan itu secara menyeluruh, tentu di dalamnya termasuk pemahaman akan kenapa sesuatu itu bisa menjadi salah, rusak atau hancur dan tentu saja dengan demikian kita akan bisa menemukan sebab dan akibat yang benar dan lengkap dari suatu kesalahan. Darinya lalu kita akan bisa melihat apa yang perlu dilakukan dan bagai mana agar kesalahan itu tidak terjadi lagi, tanpa harus merusak keseluruhan tatanan yang ada, kalaupun diperlukan upaya penataan ulang seluruh tatanan, tentu itu dalam kerangka untuk menjadikan tatanan itu di masa depan, lebih baik.
Dan dari sisi spiritual, ini juga salah satu cermin untuk melihat apakah anda itu telah cukup matang atau telah bergerak maju, melangkah lebih jauh
.. dan semoga anda bisa menyikapi para pencari kambing hitam itu dengan lebih bijak, karena sesungguhnya mereka itu masih kurang matang, masih kanak-kanak, mbok sing waras ngalah!!!!!
Hehehehe, hidup kambing hitam
.
bclt
How low will we go? Check out Yahoo! Messengers low PC-to-Phone call rates. __._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
