Sekuntum teratai untuk anda seorang calon buddha,
Tidak semua pertanyaan dijawab oleh guru buddha karena:
Tidak semua pertanyaan bisa dijawab,tidak semua pertanyaan memerlukan jawaban,tidak semua pertanyaan mempunyai jawaban,dan tidak semua pertanyaan yang dijawab oleh guru buddha bisa memuaskan yang bertanya
Karena begitu terbatasnya pengetahuan,kebijaksaan dan kualitas yang bertanya padanya sehingga guru buddha memutuskan untuk diam
contoh pertanyaan yang membuat guru buddha tetap diam
kemanakah buddha setelah paninirvana?
Apakah buddha ada dan tiada setelah paninirvana?
Apakah alamsemesta mempunyai batas?
hal ini menyebabkan guru buddha di masa masa selanjutnya
dianggap mempunyai keterbatasan padahal guru buddha tidak menjawab itu karena jawaban2 tersebut tidak membawa pengembangan batin dan praktek kebijaksaan yang lebih baik pada sipenanya.
DIsebuah tepi hutan guru buddha mengambil segenggam daun simsapa dan bertanya pada muridnya2"Mana lebih banyak daun ditanganku atau daun dibelakang hutan sana?"Muridnya2 menjawab"Oh bhagava,tentu lebih banyak daun dibelakang hutan sana!"
"Begitulah yang diriku ajarkan kepadamu hanya sebanyak daun simsapa yang ada ditanganku ini sementara yang kuketahui sebanyak daun dibelakang hutan sana Kenapa aku tidak mengajarkan kepadamu semua yang aku ketahui karena itu tidak membawamu ke pengembangan diri dan kualitas yang lebih baik."
Terima kasih,
Robin Williams Idris
Dokter pelipur hati
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
__._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
__,_._,___