Bro,
 
Tidak semua hukum perlu hakim. Hanya hukum buatan manusia yang perlu hakim. Hukum alam, seperti gravitasi, apakah perlu hakim?
 
Hukum karma itu bagian dari hukum sebab akibat. Kalo ada sebab maka akan ada akibatnya, secara otomatis. Justru aneh kan kalo perlu hakim?
 
salam,
Harryson

----- Original Message ----
From: Yudi <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]; [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, November 7, 2006 5:11:08 AM
Subject: [Dharmajala] Yang ngatur karma itu siapa ??

Omitofo,
 
    sebagai seorang amatiran, gue mo nanya dunk.. Ada seorang dari aliran "lao mu" (maitreya) yang nanya ke gue neh kaya gini, 
 
DIA : "Semua itu Lao Mu (Tuhan) yang ngatur".
gue   : "Klo di Buddhism, semuanya itu tergantung karma kita sendiri".
DIA : "Abis mati, loe akan ke surga ato neraka siapa?"
gue  : "Ya karma gue sendiri yang akan ngatur, gue akan rebirth lagi di alam mana. Di Buddism bukan cuma ada surga dan neraka, tapi masih ada alam2     lainnya"
DIA : "Apakah abis mati, loe akan OTOMATIS "plung" terlahir sesuai karma loe, TANPA ada yang ngadili dulu; klo sesuai dengan karma loe, loe berhak masuk sini atau berhak masuk sana? Klo di maitreya, ada Lau Mu yang ngadili. Kami tetep percaya adanya karma, cuman karma itu tidak berjalan otomatis, tapi ada yang "merevisi"nya dulu..."
 
nah, gue udah ga bisa jawab dech ampe disini..... ada temen2 yang bisa bantuin..?
 
 
mettacittena,
yud/liank


__._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke