KLH Selidiki PT Ispat Soal Limbah Iron Slag Tanggul Porong

Budi Hartadi - detikcom

Sidoarjo - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akan melakukan penyelidikan terkait penggunaan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) oleh Timnas Penanggulangan Lumpur Sidoarjo dari PT Ispat Indo untuk penguatan tanggul penahan lumpur menghadapi musim hujan.

"Iron slag (biji besi) termasuk limbah B3. Kalau dinyatakan berbahaya, maka tidak boleh ditawar-tawar lagi," kata Deputi KLH Bidang Pencemaran Lingkungan Gempur Adnan saat melakukan sidak di atas tanggul Desa Renokenonggo, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/11/2006).

Dia menambahkan, seharusnya PT Ispat Indo sebagai pemilik limbah sebelum memanfaatkan iron slag harus terlebih dahulu meminta izin kepada KLH. Kalau tidak ada izin pemanfaatan maka dia dinyatakan bersalah. "Untuk mengangkut limbah itu saja transportasinya harus ada izin," tegas Gempur.

Untuk itu pihak KLH akan melakukan penyelidikan kepada Ispat Indo yang dianggap telah melakukan pembuangan limbah secara liar. "Ini dumping. Ispat Indo akan diperiksa karena salah. Hingga saat ini tidak ada izin dari KLH untuk penggunaan limbah itu," tegasnya.

Sementara itu General Manager PT Ispat Indo, Nursaida, saat dihubungi wartawan menyatakan, pihaknya tidak pernah menjual iron slag kepada Timnas. Penggunaan iron slag karena Timnas memesan sebanyak 50 ribu meter kubik yang akan digunakan untuk penguatan tanggul.

Ispat Indo mengaku telah mengirimkan sebanyak 110 truk. Sebelum mengirimkan iron slag ke timnas, pihak Ispat Indo mengaku telah melakukan pengujian agar saat iron slag dilapiskan di tanggul tidak berbahaya bagi lingkungan sekitar.

Timnas, lanjut dia, sudah memberikan jaminan kepada PT Ispat Indo bahwa merekalah yang akan mengurus izin penggunaan limbah itu ke KLH, karenanya Ispat Indo tidak bersedia disalahkan.

Saat ini Timnas sudah menghentikan penggunaan iron slag untuk penguat tanggul. Meski demikian setidaknya tanggul di tiga desa yakni di Desa Sring, Renokenongo dan Gedung Bendo telah dilapisi iron slag. (san/sss)

__._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke