Sabbe Sankhara Anicca......
   
  Tadi pagi saya mendapat berita dari Pritta-Pekan Baru bahwa Hendy Sun telah 
menghembuskan nafasnya yang terakhir pada hari ini, Minggu, 25 November 2006, 
jam 4 pagi. Kondisi Sun memang sudah sangat drop dalam 3 minggu terakhir ini.
  Berikut adalah email yang saya terima dari Yessy dan Asien, teman baik Sun.
  
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
   
  Hendy Sun.... masuk RS sejak 9 November (kamis), dan dirawat di ICU sejak 
jumat (10/11) malam. Kondisi SUN sungguh kasihan saat ini.... 
  - Sun mengenakan Ventilator (alat bantu pernapasan) karena tidak dapat 
mengambil napas sendiri dengan normal.
  - Sun terbaring sangat lemah, matanya tidak dapat terbuka, hanya sesekali 
saja -itupun hanya terbuka sedikit saja-, seperti orang setengah tidur. Dan 
dimulut ada pipa ventilator menuju paru2, di hidung ada selang menuju lambung 
untuk suplai makanan cair. Jelas sun tidak bisa diajak berkomunikasi seperti 
biasa [kondisi terakhir].
  - Sun drop, tensinya drop dan denyut jantung lemah, sehingga untuk 
mempertahankan tensi stabil dan denyut jantung stabil, sun dikasi obat dengan 
dosis tinggi yaitu 10 (sebagai perbandingan: dosis maksimal yang diijinkan 
adalah 20).
  - Decubitus yang letaknya di pantat sudah stadium 3-4, mengakibatkan infeksi 
sampai ke pembuluh darah. sehingga menyebabkan banyak komplikasi pada bagian 
organ internal yaitu pendarahan pada lambung, sedikit masalah di ginjal.....
  - Deman tinggi berkisar 39,3-39,9 derajat celsius.
   
  [inilah kondisi pertama saya melihat SUN pada tanggal 16 Nov di RS]
   
  Namun menurut pemantauan saya selama dua hari di pekan baru (16-18), hingga 
kondisi terakhir pada hari sabtu pagi tanggal 18 nov, kondisi SUN sedikit 
membaik. 
  - Sun lebih sering membuka matanya walaupun tetap lemah.... kesadarannya agak 
baik ketika diajak omong dan baca paritta. hal ini ditunjukkan dengan ada 
gerakan pada alis mata, mulut seperti ingin bicara, dan jari tangan bergerak 
dikit.
  - Dosis obat untuk mempertahankan tensi udah diturunin dosisnya hingga 5, dan 
kemungkinan akan dituruni jadi 3.
  - Demam sudah turun hingga berkisar 38-38,3 derajat celsius.
   
  Begitulah kondisi SUN saat ini, seperti terbaring tak berdaya sama sekali, 
jauh berbeda dengan kondisi sewaktu dia terakhir kali meninggalkan jogja pada 
pertengahan juni lalu. Kondisi SUN sekarang ini cukup mengagetkan papa mama 
nya, karena terjadi tiba-tiba.
   
  Sebenarnya kondisi SUN selama di Pekan baru sudah banyak membaik. Dari yang 
saya dengar dari papanya:
  - SUN sudah dapat mendudukkan tubuhnya sendiri dari posisi tidur.
  - SUN sudah dapat mengangkat badannya sendiri ketika duduk dengan menekan 
kedua tangannya tegak ke bawah.
  - SUN sudah dapat push up dengan ditahan pake lutut.
  - SUN sudah dapat mendorong kursi rodanya dengan lancar
   
  ini semua menunjukkan kedua lengan SUN sudah bertenaga, seperti yang kita 
harapkan, agar kelak ia dapat kembali beraktifitas seperti biasa.
   
  Namun ini semua terbalik, semua harapan rasanya pupus lagi. Diduga dokter 
kondisi sekarang ini akibat dari latihan sun yang terlalu forsir (push up dan 
mengangkat badannya), dan tidak berhati-hati sehingga mencederai tulang 
belakangnya lagi. Ditambah infeksi yang menyerang dari dalam, semua ini 
menyebabkan SUN drop dan GAGAL napas

 
---------------------------------
Check out the all-new Yahoo! Mail beta - Fire up a more powerful email and get 
things done faster.

Kirim email ke