Best Seller Pustaka Karaniya: 
  Don’t Worry Be Healthy – Hidup Sehat Tanpa Cemas Jilid II. 
  Oleh : Dr. Phang Cheng Kar, Penerbit Karaniya – 2006.
   
  Online order : www.karaniya.com 
  Email : [EMAIL PROTECTED] 
   
  _________________________________________________
   
   
  PERENUNGAN TERHADAP KEMATIAN
  (Buddha Puja melatih pikiran melalui kesetiaan)
  oleh Victor Wee
   
  Sekarang saya duduk dihadapan Buddha dan merenungkan bahwa Beliau dan semua 
yang mengenal-Nya telah meninggal dunia. Sejak Parinibbana-Nya sudah tak 
terhitung banyaknya makhluk yang datang, duduk menunggu waktunya, dan pergi. 
Nama-nama dan perbuatan, tetapi hanya sedikit yang dikenang. Rasa sakit mereka, 
kebahagiaan mereka, kemenangan mereka, dan kekalahan mereka. Seperti diri 
mereka sekarang hanyalah bayangan. 
   
  Dan demikianlah yang akan terjadi pada semua yang saya kenal. Waktu yang 
berlalu akan berbalik menjadi sekadar bayangan malapetaka yang saya cemaskan, 
kemungkinan-kemungkinan yang saya takuti, dan kesenangan-kesenangan yang saya 
kejar. Oleh karenanya, saya akan merenungi realitas dari kematian saya sendiri 
yang memungkinkan saya dapat memahami apa makna sejati kehidupan. 
   
  Sebab kematian mungkin segera tiba, saya akan melunasi semua hutang, 
memaafkan sebuah pelanggaran, dan bebas dari segala kewajiban. Karena kematian 
mungkin segera tiba, saya tidak akan menyia-nyiakan waktu dengan mencari-cari 
kesalahan di masa lalu tetapi memanfaatkan setiap hari seolah-olah hari 
terakhir saya. Karena kematian mungkin segera tiba saya akan memurnikan pikiran 
saya ketimbang memanjakan tubuh. Sebab kematian mungkin segera tiba, dan saya 
akan berpisah dari yang saya kasihi, saya akan menyemaikan belas kasih 
ketakmelekatan ketimbang memendam egois dan merengek.
   
  Sebab kematian mungkin segera tiba, saya akan memanfaatkan setiap hari 
sebaik-baiknya dengan tidak menyia-nyiakannya dengan pengejaran yang tak 
bermanfaat dan hasrat yang sia-sia. Semoga saya telah siap bilamana kematian 
itu akhirnya tiba. Semoga saya tak gentar saat menghadapi surutnya kehidupan. 
Semoga ketakmelekatan saya dapat membantu dalam membebaskan hati.
   
  JANGKA WAKTU KEHIDUPAN MANUSIA HANYALAH SEPANJANG SATU TARIKAN NAPAS. BILA 
ANDA MENGHIRUP NAPAS TETAPI MENOLAK UNTUK MENGHEMBUSKANNYA, ANDA AKAN MATI.
   

 
---------------------------------
Have a burning question? Go to Yahoo! Answers and get answers from real people 
who know.

Kirim email ke