Note: forwarded message attached.
 
---------------------------------
Any questions?  Get answers on any topic at Yahoo! Answers. Try it now.
--- Begin Message ---
--- In [EMAIL PROTECTED], "ika_polim" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:

Dearest Bros & Sis,

Semoga Bahan Bacaan Ini Lebih Memperkuat Wawasan Kita Sekarang Ini.

Tinjauan Psikologi:
Teilhard De Chardin, Robert Wesson, Dan James Lovelock Dengan 
Memandang Segi Batin Dari Evolusi Membuka Jalan Menuju Pengertian 
Lebih Mendalam Tentang Kosmos, Roh Dan Materi Sebagaimana 
Dikembangkan Oleh Tokoh2 Ilmu Jiwa Bawah Sadar (psychology of the 
unconscious), Yaitu C.G. Jung Dan Marie Louise Von Franz.
Keduanya Menyelami Filsafat Tionghoa Kuno Berdasarkan Buku Tersohor I 
Ching.
Dalam Filsafat Itu Paham TAO, Prinsip Asasi Kosmos Dan Arti 
Matematika Untk Pengertian Kesatuan Jiwa-Materi Diungkapkan.


Sinkronisasi:
Gejala Sikronisasi Penting Sekali Untuk Memahami Proses2 Batin Dalam 
Dunia.
Sinkronisitas., Seperti Disebut Oleh CG Jung Dan Marie Louise Von 
Franz, Adalah Pertemuan Yang Bermakna Antara Kejadian Luar Dan Batin.
Tidak Bisa Dijelaskan Secara Kausal, Yaitu Oleh Suatu Sebab Teetentu, 
Sering Kelihatan Ajaib, Atau Bahkan Seperti Mukjizat!!!

Dalam Bukunya, Marie Louise Von Franz Mengungkapkan Beberapa Contoh.
Pertama, Seorang Mimpi Berkomunikasi Dengan Seorang Teman, Yang Tidak 
Dilihatnya Sejak 10 Tahun. Pada Hari Yang Sama Tiba Surat Dari Teman 
Itu.
Kedua, Seorang Cenayang, Semacam Ahli Nujum (medium) Di New York 
Menerka, Kartu2 Mana Hari Lusa Akan Keluar Dari Mesin Kartu Di 
Budapest. Ramalannya Ternyata Betul.
Ketiga, Seorang Wanita Yang Punya Kompleks Kekuasaan Atas Orang lain, 
Mimpi Mengenai Tiga Harimau, Yang Duduk Dan Mengancamnya. Kemudian, 
Setelah Bangun, Pada Hari Yang Sama Ia Berjalan-Jalan Sepanjang 
Telaga Zurich Dan Berjumpa Dengan Kerumunan Orang, Yang Mengamati 
Tiga Harimau Dalam Suatu Gubug.
Perasaan Wanita Itu: Pertemuan Ini Tidak Terjadi Hanya Karena 
Kebetulan.
Keempat, Seorang Membeli Pakaian Biru, Yang Hendak Dikirim Ke 
Rumahnya. Tiga Hari Kemudian Pakaian Tiba, Tetapi Dengan Warna Hitam. 
Pada Detik Yang Sama, Diterimanya Telegram Bahwa Seorang Saudara Dari 
Keluarganya Meninggal. Digunakannya Pakaian Hitam Itu Untuk Acara 
Penguburan.

Peristiwa2 Tadi Merupakan Suatu Koinsidensi (kebetulan), Tidak 
Terduga Antara Kejadian Psikis (mimpi) Dan Kejadian Luar (surat tiba, 
tiga harimau dalam gubug). 
Tidak Bisa Diterangkan Dengan Telepati Karena Dalam Kasus2 Ini Tidak 
Terdapat Bukti Adanya "sinar/gelombang" Dari Orang, Harimau, Dan Atau 
Yang Lainnya Yang Bersangkutan.
Keterangan Kausal Tidak Memadai, Yaitu Bahwa Misalnya Surat Teman 
Tiba Karena Mimpi.
Banyak Orang Sempat Mengalami Gejala Sinkronisasi, Kesamaan Waktu 
(bisa ada interval sedikit) Dan Kesamaan Arti.
Peristiwa2 Ini Juga Bukan Hanya Kebetulan, Nasib Buta, Tetapi Punya 
Makna!!!
CG Jung Dan Marie Louise Menghubungkan Sinkronisitas Dengan Nyawa 
Dunia (anima mundi).

 
Nyawa Dunia:
Orang2 Sufi (mistik) seperti Albertus Magnus, Eckhart Dari Abad 
Pertengahan Percaya Akan Adanya Jiwa Dunia, Sehingga Dunia Menjadi 
Satu.
Munurut Jung, Dunia Ini Berada Dalam Kaitan Dengan Realitas Kolektif 
Yang Tidak Disadari (kollektiv unbewusstes).
Kolektif Artinya Tidak Menyangkut Individu Saja, Tetapi Suatu 
bangksa, Bahkan Umat Manusia.
Manusia Menimba Dari Realitas Di Bawah Kesadaran Sesuatu Pengartian 
Hidup, Menimba Ilham, Yang Menggoncangkan Atau Menggembirakan, 
Menguatkan Secara Mendalam, Laksana Pohon Menimba Air Tersembunyi 
Dari Tanah.
Sinkronisitas membawa Sinar Baru Untuk Pengertian Evolusi.
Evolusi Tidak Melulu Berjalan Karena Sebab2 Tertentu (secara kausal) 
Seperti Seleksi Dan Mutasi, Melainkan Karena Ada Makna Dalam Kesamaan 
Kejadian Psikis Dan Fisik.
Jung Menyinggung Unsur Kebetulan.
Menurutnya, Evolusi Berjalan Atas Dasar Timbunan Kasus2 
Yang "Kebetulan" Dan Mempunyai Arti.
Jung Mengatakan, : "Sampai Sekarang, Ada Anggapan Bahwa Mutasi Gen, 
Yang Berada Di Belakang Evolusi, Berdasarkan Unsur Kebetulan Melulu. 
Namun, Ada Kejadian2 Sinkronisasi Yang Perlu Ditinjau Demi Penjelasan 
Fenomena Mutasi Yang Sering Berlangsung Lewat Loncatan2 Dalam Waktu 
Singkat".

Dalam Kaitannya Dengan "Nyawa Dunia", Kita Mengarahkan Perhatian Pada 
Apa Yang Dinamakan "Lapangan2 Morfogenetis" (morphogenetic fields).
Rupert Sheldrake, Ahli Biologi Inggris, Berkeyakinan Bahwa Terdapat 
Kesadaran Tinggi Dalam Universum.
Setelah Penyelidikan Tumbuh2an Di Malaysia Dan India, Ia Merasa Tidak 
Puas Dengan Ilmu Alam Yang Mekanistis Dan Reduktionis, Dan Mengarang 
Buku Mengenai "Akal Kosmis" Dan "jiwa Sebagai Lapangan".
Menurutnya Dan Beberapa Biolog Lain, Pembentukan Rupa Dan Sikap Pada 
Tumbuhan Dan Binatang, Disebabkan Oleh "Lapangan Morfogenetis", Yaitu 
Pengaruh, "Siaran" Tumbuhan, Binatang, Dan Manusia Yang Melewati 
Batas Kebendaan.
Lapangan2 Itu Memiliki Semacam Ingatan Kolektif, Memungkinkan 
Kemajuan Dalam Kecakapan Binatang Dan Manusia, Dan Tidak Bisa 
Diterangkan Atas Dasar Warisan Genetis Melulu.
Misalnya, Burung2 Di Inggris Mendadak Menemukan Cara Untuk Membuka 
Penutup Besi Dari Botol2 Susu Di MUka Pintu2 Rumah, Sehingga Mereka 
Bisa Mencuri Susu Segar. Akal Teknik Burung2 Itu Tersebar Luas 
Diantara Burung2 Dengan Cepat Sekali.
Dalam Rangka Ini, Sheldrake Menyinggung Juga Kepercayaan Umat 
Beragama Akan Pengaruh Adanya Malaikat Dan Dewa2. 
Menurutnya, Kepercayaan Itu Mencerminkan Sesuatu Dari 
Kenyataan "Lapangan2 Morfogenetis".
Apa Yang Dikemukakan Oleh Psikologi Dan Sheldrake Dihayati Oleh 
Banyak Orang Sederhana, Yang Mempunyai Kepekaan Terhadap Alam.
Seorang Putri Seorang Petani Di Desa Pegunungan Evolene, Valais, 
Pandai Dalam Seni Tenun Mengucapkan yang Kalau Diterjemahkan Singkat 
Sebagai,: Alam Menghirup Jiwa.



with metta, ika.

--- End forwarded message ---



--- End Message ---

Kirim email ke