Namo Buddhaya, Ya benar, ini adalah realita yang pahit. Oleh karena itu, reformasi dalam Buddhisme Indonesia merupakan sesuatu yang tak terbendung lagi.
Metta, Tan --- In [email protected], "Chang-jie" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Rekan2 semua, > > membaca posting di milis dan pemberitaan di media massa beberapa hari > ini... kita melihat satu lagi skandal yang terungkap, citra Agama > Buddha Indonesia tercoreng habis, citra anggota Sangha makin > terpuruk. It's too bad, sedih rasanya melihat semua itu... tapi ya > inilah realita saat ini. > > Sebenarnya, kalo mau jujur, masih banyak bobrok tokoh2 Buddhis > Indonesia yang tidak terbongkar or tidak disorot media, tapi seperti > sudah menjadi rahasia umum. Masih ingatkah kita pada tahun 90-an > sempat beredar rekaman percakapan telepon mesum seorang biksu > terkemuka di Walubi... to sekarang vihara dia malah tambah megah : ( > Seorang sahabat, malah pernah memergoki seorang biksu asing yang > sudah cukup lama di Indonesia dan punya vihara yang cukup besar di > jakarta pusat memasuki panti pijat yang melayani extra service... > don't tell me he go there for recite sutra :) > Dan masih banyak lagi kabar2 dan gosip tentang beberapa tokoh Buddhis > kita di Indonesia. > > Secara tidak sengaja bulan lalu saya membaca artikel tentang skandal > yang menimpah beberapa tokoh spiritual cukup ternama: Sangharaksita, > Congyam Trungpa, Sri Satya Sai Baba dll. > > Apakah inilah yang disebutkan dalam sutra, bahwa di masa akhir > Dharma, putra-putri Mara akan masuk ke dalam Sangha dan merusak agama > Buddha dari dalam? > > salam, > Chang-jie >
