Apakah jubah yang dipakai YR itu adalah jubah biksu dalam tradisi 
Tibetan?
Wallahualam

Memang umat awam tidak dapat membedakannya.
Ada berbagai jenis jubah yang dikenakan para pemuka buddhis tibet.


Hal ini telah menjadi polemik sejak dahulu kala.
Sejak dulu HH Dalai Lama telah menganjurkan agar para Lama/Rinpoche 
yang bukan biksu mengenakan selendang putih untuk membedakan  mereka 
dengan biksu.
Tapi nampaknya anjuran ini tidak ditanggapi serius.


Lebih parah lagi ada beberapa Lama biksu yang memakai jubah tambahan 
yang indah2.
Hal ini pun telah disindir YM Atisha ratusan tahun lampau.

Ketika itu, YM Atisha tiba di Tibet, disambut para Lama yang biksu, 
memakai jubah kebesaran mereka, lengkap dengan topi. YM Atisha 
berseru, "Oh, para demon (setan?) tibet telah datang!"

Seketika itu juga para lama melepas jubah kebesaran mereka dan 
mengenakan kembali jubah biksu yang jauh lebih sederhana.


Di dalam silsilah Gelug, para Rinpoche yang bukan biksu tidak 
mengenakan jubah yang mirip jubah biksu. Ketika mengajar Dharma, 
mereka memang mengenakan jubah khusus, namun jubah tersebut sangat 
jauh berbeda dengan jubah biksu.


Para 'Rinpoche tulen' yang bukan biksu biasanya tahu diri untuk 
menempatkan diri mereka 'di bawah' para biksu, kecuali jika keadaan 
tidak memungkinkan atau ketika mereka sedang mengajar.

Untuk yang satu ini, saya telah menyaksikan dengan mata kepala 
sendiri, ada seorang rinpoche bukan biksu, begitu menghormati para 
biksu, contohnya beliau tidak mau duduk lebih tinggi dari biksu, 
kecuali ketika beliau sedang mengajar!





Sebagai tambahan, setau saya tujuan klarifikasi dan konferensi pers 
SAGIN dan FSB adalah untuk mengedukasi masyarakat khususnya umat 
Buddha tentang kebiksuan dan tibetan buddhisme

dan bukan untuk cuci tangan atau terlibat polemik biksu atau bukan 
biksu.



Kirim email ke