di serba-serbi www.kabarindonesia.com Anda semua tentu tahu bahwa pepatah lama berbunyi semut di seberang lautan kelihatan, gajah di pelupuk mata, tidak terlihat, dan tentu anda semua tahu maknanya, bahkan sampai hafal persis 100% benar. Hanya ketika anda berinteraksi di keramaian pikiran atau bahkan keramaian hidup, seringkali pepatah itu sama-sekali anda tidak ingat, entah itu disengaja atau tidak, dan lalu dengan gampang sekali anda akan memberikan penilaian dan penghakiman anda kepada orang lain.
Kalau sekarang saya bertanya kepada anda, kenapa bisa demikian? Tentu banyak di antara anda yang bisa menjawab, itu karena pikiran anda yang bekerja, ego anda yang bekerja, bukan hati, bukan pula kasih yang berbicara, seratus buat anda lagi. Teori-teori semacam itu anda tentu hafal dan itu semua bisa anda temukan baik itu tersurat dengan persis sama atau tersirat dari berbagai perumpamaan di kitab-kitab ajaran spiritual yang anda gandrungi. Nah, mungkin sedikit sekali di antara anda yang lalu akan bertanya, bagaimana agar itu tidak terjadi? Sangat mudah sebetulnya, itu bisa tidak terjadi kalau anda bisa mengulangi kondisi batin saat anda dengan mudah menjawab pertanyaan saya akan kenapa bisa demikian itu. Coba anda amati sendiri, mungkin sekali anda lagi tenang, senang dan merasa diri anda itu hebat eh di hargai dan tidak punya pretensi apa-apa, merasa jawaban anda dibutuhkan. Sepintas itu kelihatannya kemampuan untuk menjawab itu timbul dari kondisi yang seperti kondisi batin yang tenang, batin yang hening dan seringkali banyak orang lalu menganggap diri nya telah mengalami kemajuan batin, kemajuan spiritual karena bisa mengingat dan mengulang teori-teori semacam itu atau memiliki pemikiran-pemikiran semacam itu, sayangnya pemikiran itu tetaplah pemikiran dan kalau anda mau mengamati dengan lebih teliti lagi sistem berpikir itu melibatkan perbandingan - perbandingan yang lalu akan berkaitan dengan memori anda akan kejadian di masa lalu baik itu dari bacaan anda atau dari pengalaman anda pribadi. Dan ketika anda menerima kata kunci atau pemicu memori itu muncul, dengan cepat pikiran anda akan membongkar gudang memorinya dan lalu memberikan jawaban yang seingat anda adalah yang paling tepat.Untuk orang-orang tertentu, kecepatan berpikir ini bisa sangat cepat, dan mungkin untuk sebagian yang lain adalah ala kadarnya. Jadi itu proses perbandingan. Ada proses lain atau bentuk lain sebetulnya yang memberikan jawaban yang sangat bisa jadi mirip dengan jawaban anda, yaitu dari proses perenungan, kontemplasi kata orang dan bentuknya itu bisa saja sekedar sebuah ucapan,"Oh," saja atau ,"Yaaa," saja dan sisanya ybs akan tenang tenang saja, karena lalu dalam dirinya akan muncul semacam proses interaksi timbal balik dan munculnya pemahaman-pemahaman yang bisa menjadikan ybs itu lalu tidak mau memberikan komentar lanjutan. Sama halnya kalau kita terapkan kedua proses itu dalam urusan semut dan gajah di depan mata itu. Kalau seseorang yang menggunakan sistem berpikir semata dalam memberikan respon atas orang lain, baik itu kritik atau sanggahan, yang muncul adalah perbandingan-perbandingan intelektual yang terbatas pada apa yang diketahui oleh ybs saja, tanpa bisa melihat sisi lain yang belum pernah dilihat oleh ybs itu. Salah seorang ahli spiritual yang terkenal di dunia mengatakan bahwa anda dengan gampang bisa melihat dan memahami sesuatu yang anda tahu, sesuatu yang bisa anda pikirkan berarti anda cuma berpikir saja dan itu bukan batin yang bebas. Ketika anda bergerak dari tahu dan mengerti secara intelektual ke arah apa yang tidak bisa anda pahami secara intelektual atau dari tidak tahu ke tidak tahu,maka anda akan memasuki proses batin yang bebas dan kontemplatif. Mungkin saja maksudnya adalah ketika anda menyimak dan mengamati orang lain, menilai orang lain dengan hati yang tulus, batin yang jernih anda akan menemukan nuansa-nuansa dan pemahaman-pemahaman, insight atau pandangan yang memberikan anda pemahaman akan kenapa ybs itu bisa demikian, kenapa bisa salah, kenapa bisa benar dan lalu pada bagian lanjutannya anda akan meneliti diri anda sendiri dan kemudian juga anda akan mencoba memperbaiki bagian dari anda yang masih kurang benar atau kurang bersih secara spiritual. Jadi anda bergerak dari tidak tahu ke tidak tahu juga tapi anda dengan bebas menemukan pemahaman-pemahaman yang mencerahkan anda, yang memperkaya batin anda dengan kasih dan kebaikan-kebaikan yang orisinil bagi anda sendiri.Dengan demikian tentu anda tidak akan mengeluarkan semut-semut merah bagi orang lain, namun anda akan melihat baik semut dan gajah di pelupuk mata anda, dan mungkin sekali anda langsung akan membersihkan gajah di pelupuk mata anda itu dan menjadikan semut nya sebagai pengusir sang gajah. Batin yang terbuka dan bebas. Di jaman yang penuh dengan kemudahan untuk mendapatkan informasi ini, anda akan dengan mudah menemukan jawaban secara intelektual atas semua permasalahan yang anda temukan, dan anda juga akan menemukan banyak orang yang bisa memberikan jawaban-jawaban kontemplatif atas permasalahan anda, seolah-olah merupakan pemahaman kontemplatif yang orisinil dari dirinya, hanya saja kalau pandangan itu bukan timbul dari kemampuan yang sesungguhnya alias boleh dari mengutip, tetap saja nuansa yang lain yang sesungguhnya merupakan refleksi dari kasih dan pemahaman yang baik akan kehidupan itu tidak pernah akan muncul dan lalu seringkali ditandai dengan munculnya perdebatan intelektual yang berkepanjangan, padahal semestinya batin yang bersih dan jernih itu bisa membeirkan jawaban atas semua jawaban, tanpa mesti membuat yang di beri jawaban itu jadi pusing atau malah marah. Sampai di sini , semoga anda pusing agar saya lalu tidak perlu menjelaskan saya itu di mana hehehehe palsu atau asli, toh anda bisa menilai sendiri. serpong 040107 Diskusi dan pertanyaan mohon di kirim ke japri;[EMAIL PROTECTED] __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
