Up to the limit
   
  Di masa sekolah dulu, guru olah raga kami, seorang mantan atlit jaman tahun 
60 - 70 an mengatakan bahwa para atlit itu seing berlatih sampai akhirnya 
muntah dan biasanya itu terjadi kalau mereka telah berlatih sampai mencapai 
batas daya tahan tubuh mereka alias mencapai limit mereka, istilah bulenya itu 
up to their limit, dan dengan latihan teratur, kontrol gizi yang baik, 
perlahan-lahan limit ini akan makin tinggi dan makin jauhlah mereka dari 
kemampuan manusia biasa secara fisik. 
   
  Dalam urusan spiritual, anda tidak harus berlatih meditasi sampai anda juga 
muntah, hehehe, tentu tidak, tapi anda mesti berlatih sampai muntah dan habis 
isi pikiran anda dan tidak tersisa lagi kata-kata di otak anda alias tiada lagi 
yang bisa diucapkan, tidak blank, tapi tidak juga biasa berucap lagi. Salah 
satu ujaran indah yang saya masih ingat itu berbunyi begini:
  "Hilang kata, hilang makna, hening tanpa asa ....." 
   
  Dalam kisah ajaran Sang Buddha, ada seorang murid beliau yang mencapai 
pencerahan dengan cara kehabisan akal ini, heheehehe, saya katakan kehabisan 
akal karena memang akal dan pikiran Beliau itu tiada tandingannya di jagad, 
memori photografi dan sekali dengar ingat seumur hidup, konon kabarnya, cuma 
Sang Buddha sendiri yang bisa menandingi beliau. Bagi para pemirsa ajaran 
Buddha, tentu beliau ini sangat di kenal baik, YA Ananda namanya dan kejadian 
itu terjadi hanya beberapa waktu-sehari sebelum (mungkin)- sidang Sangha 
(persaudaraan para Bhikkhu) yang pertama di jagad ini, dan beliau kalau tidak 
salah, saking takutnya tidak bisa mengikuti sidang Sangha itu dan berusaha 
meneliti semua simpanan memorinya sampai habis dan tidak ketemu di mana 
terselipnya itu yang namanya jalan menuju pencerahan, seperti yang beliau 
dengar dari Sang Buddha, dan ketika beliau menyadari bahwa tidak satupun ujaran 
Sang Buddha yang tersimpan dalam memori beliau itu yang bisa mengantarkan 
dirinya
 pada pencerahan, dan lalu beliau itu pasrah, sambil ndeprok atau terduduk 
pasrah, mungkin, beliau hilang kata, hilang asa dan ... pasrah, lalu, beliau 
tanpa sadar mengakui kekurangannya dan masuk mengamati, dan click.... hilang 
lah semua pemikiran akan pencerahan dan beliau memahami... :D 
   
  Nah, anda sudah sampai muntah blom? Kalau belom, yaa , latihan lagi dong, 
siapa tahu anda akan hilang kata, nilang makna... dan click.
   
  salam
   
  090107
  sjw


Diskusi dan pertanyaan mohon di kirim ke japri;[EMAIL PROTECTED]
 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke