Salam metta,
semua mahluk dalam alam semesta menerima semua akibat dari perbuatannya, baik
ataupun buruk tetap akan di terimanya, tergantung seberapa besar saja komposisi
yang berbuah pada saat tersebut dan kondisi bagaimana mahluk tersebut
menanggapi hasil dari buah karma tersebut apakah baik atau buruk
Keinginan lah yang menyebabkan manusia bekerja,untuk memenuhi keinginan2nya
maka manusia dan mahluk2 bekerja, termasuk jika ingin makan juga kita
memerintahkan pikiran kita untuk memberikan perintah kepada otak kita untuk
menggerakan organ2 tubuh kita mulai dari proses menyendok makanan dalam piring,
mengangkatnya, mendekatkan ke mulut, membuka mulut, lalu memasukkan makanan
kedalam mulut, kemudian mengunyahnya dengan gigi2 kita, setelah masuk dalam
usus , otot2 perut kita pun bekerja untuk mencerna makanan tersebut agar
menjadi sumber energi bagi tubuh kita
Jika anda berkata mengapa tidak memberikan yang adil bagi mereka, jika seperti
itu maka anda harus berterima kasih juga dengan tubuh anda sendiri, jika anda
saja tidak bertindak adil terhadap tubuh anda sendiri dengan memperhatikan
mereka layaknya saudara atau sahabat dekat anda bagaimana anda dapat adil
terhadap sesama ?
Kembali ke "UANG", manusia bekerja dengan manusia lain agar memenuhi
kebutuhannya terhadap bermacam2 kebutuhan manusia yang menurut mereka amat
sangat penting sekali dan harus terpenuhi , sebetulnya yang ingin saya tanyakan
kepada kalian semua adalah apa saja sih sebetulnya yang menurut kalian
kebutuhan kalian ??? karena menurut saya kebutuhan manusia adalah seperti ini
1. Tempat tinggal untuk berlindung dari panas, angin, hujan, dinginnya malam,
serangan binatang buas
2. Pakaian untuk melindungi dari udara panas dan dingin, dari serangan nyamuk
dan serangga2 lainnya,
menutupi organ2 tubuh yang memberikan rasa malu terhadap mahluk lain
3. Makanan dan minuman untuk memberikan tenaga kepada tubuh ini agar dapat
memiliki cukup energi untuk beraktifitas sehari-hari, bukanlah untuk tujuan
menggemukan dan makan secara berlebih2an
Seharusnya masalah ini di renungkan dengan baik oleh kita semua, untuk tujuan
apakah kita bekerja dan
hasil dari bekerja itu untuk siapa, dengan keadaan sekitarnya, yang paling
gampang sih jika kalian merasa keberatan dengan sistem yang berjalan di
masyarakat dengan memberikan upah yang kecil bagi mereka yang bekerja dengan
keras yah sudah berhenti saja dari sana, dan penuhilah kebutuhan dasar kalian
sendiri, janganlah kita mengubah seluruh dunia ini, tapi ubahlah diri kita
sendiri agar dunia ini ikut berubah juga, janganlah karena marah dan benci
mengharapkan mahluk lain celaka dengan kebahagian kita sendiri
sebetulnya kita semua selalu bekerja, tubuh kita ini lah yang bekerja, jika
kita bermeditasi jg sedang membuat pikiran kita bekerja, saat kita tidur jg
semua saraf dalam tubuh kita jg bekerja untuk melepaskan stress dan kelelahan
kita, jadi kenapa kita bekerja itu adalah suatu proses alami yang akan di
alami, jadi kenapa harus di ributkan, ikuti saja prosesnya, lihat dan perhatikan
Untuk mereka yang bekerja keras tapi memiliki upah yang kecil , dan mereka yang
bekerja sedikit tapi mendapatkan uang yang banyak sekali juga karena akibat
karma mereka masing2, tetapi bagaimana mereka menggunakan dan menerima karma
tersebut itulah yang terpenting, banyak sekali orang2 yang bergaji besar,
tetapi hidup mereka tidak menyenangkan, dan sebaliknya jg banyak jg yang
bergaji kecil tetapi hidupnya sangat menyenangkan dan serba kecukupan, karena
mereka menerima dan mengatur apa yang mereka terima dengan seksama
Jika kita semua adalah para deva atau mahluk2 yang lebih tinggi, untuk memenuhi
segala kebutuhan kita cukup memikirkannya saja maka semua akan tercipta
dihadapan atau di tempat yang di inginkannya
Masalah bertemu dengan seseorang yang berbicara sebentar saja sudah bosan dan
ada jg yg berbicara sampai mungkin saja 7 hari 7 malam tidak berhenti2 tetap
semangat semuanya kembali ke kondisi pikiran kita masing, karena semuanya
adalah tetap sama seperti apa adanya, jika pikiran kita sedang terkena masalah
atau sedang gundah, marah atau benci , seandainya saja saya memberikan mawar
kepada anda mungkin saja pikiran anda akan menangkapnya, "huh, mawarnya jelek,
sebel neh" dan bisa saja anda malah melemparkanya dan menginjak2 mawar
tersebut, tetapi jika hati atau pikiran anda sedang senang dan gembira, saya
berikan mawar anda akan berpikiran " wah bagus dan indahnya mawar ini, terima
kasih" dan mungkin saja anda akan selalu mengingat saya dalam diri anda
mukjijat terjadi karena sebab2 yang saling bergantungan, karmanya berbuah pada
saat yang tepat, pada tempat yang tepat, dan kondisi yang tepat, sehingga
hasilnya akan sangat menakjubkan, selain karma masing2 mahluk yang berperan,
campur tangan mahluk lain jg sangat menentukan, termasuk kekuatan tekad
seseorang mampu menjadikan suatu mukjijat terjadi
Apa yang saya sebutkan diatas adalah apa yang saya dapatkan dari pencarian dan
pengalaman saya selama ini, jika apa yang saya utarakan menuju kekeliruan dan
kesalahan dalam ajaran semua tanggung jawab menjadi milik saya, dan mohon
mereka yg memiliki pengetahuan lebih memberikan perbaikannya
Ayo vanno sukkham balam
Andri Tjiu
----- Original Message ----
From: fardy_ch <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, February 4, 2007 6:39:22 PM
Subject: [Dharmajala] Re: Mana yang benar? - Mukjizat dalam Buddhisme
a lotus flower, for a buddha to be
kenapa manusia harus bekerja ?. jawabannya
adalah satu kata yaitu keserakahan. sepertinya agak lucu tapi jika
direnungkan .. pada awal peradaban manusia , segala sesuatu
disediakan oleh alam.sewaktu manusia mulai berkumpul dan berinteraksi
maka ada timbul banyak permasalahan dalam hidup. seperti kata kong hu
cu jika ada dua atau lebih org berkumpul pasti ada masalah.cuma
bagaimana masalah itu dipecahkan dengan jalan yang benar dan
bijaksana.pada awalnya manusia itu tidak bekerja, cuma nyantai -
nyantai aja...boleh dibilang makan ,tidur, bermain dan berkembang
biak .pada saat bersamaan mereka hidup berkelompok sebagai akibat
dari interaksi individu-individu yg mempunyai kesamaan jenis /
karateristik. kemudian diantara kelompok terjadi pemisahan diri...
miliku dan milikmu.manusia mulai mempertahankan apa yang menjadikan
hak miliknya... yang kemudian perselisihan / pertengkaran pun
terjadi...
pada tahap ini akan terjadi konsiliasi perdamaian diantara beberapa
belah pihak. maka diciptakanlah sistem-sistem yang mengatur kehidupan
bermasyarakat / sosial.seperti halnya org dulu mengenal sistem BARTER
( tukar menukar barang ). kemudian dipermudah lagi dengan sistem Uang
logam / kertas sampai sekarang.mungkin dimasa-masa yang akan datang
dimana teknologi semakin canggih. bukan Uang lagi sebagai alat
tukar .. tapi mungkin saja hanya berupa angka-angka maya atau berupa
saldo angka2 keuangan.
Apakah kita harus bekerja ?. tapi kalau tidak bekerja mau makan
apa ...?.
tentu saja harus bekerja. kecuali ada yang menghidupi kita.Dalam
kehidupan ini sudah tercipta suatu arus yang mau gak mau semua orang
harus mengikuti aturan main didalamnya.. mgkn ini Samsara.samsara
yang sudah ada benihnya didalam diri yang sedemikian lama dan
termanifestasi dalam suatu bentuk-bentuk sistem / konsep yang mau
tidak mau setiap org ikut terseret didalamnya.
kecuali.. kita sekarang hidup ditanah suci buddha.konon ditanah suci
buddha.di alam sukhavati kita hanya perlu membayangkan apa yang
diinginkan.. . mau semangkuk mie... muncul semangkok mie... disana
katanya tidak ada derita lahir,sakit, tua dan mati.tidak ada
perselisihan , semuanya ada disana... sebuah tempat yang santai dan
nyaman untuk mengembangkan spiritual dan tidak ada lagi kemunduran.
Bekerja hanya untuk memenuhi kebutuhan jasmani saja sedangkan
berdoa / melatih diri untuk nutrisi spiritual.bekerja hanya batu
loncatan untuk pengembangan spiritual untuk mencapai alam spiritual
yang lebih tinggi.
Mukjizat merupakan campur tangan mahluk spiritual atau
kekuatan mahluk yang berkasadaran tinggi. Tidak Semua permasalahan
bisa begitu saja selesai dengan mukjizat atau mukjizat bukan mutlak
jalan pemecahan suatu masalah.bisa saja suatu masalah sudah seharus
nya terjadi sebagaimana mestinya sebagai konsekwensi sebab yang sudah
kita tanam sebelumnya (sebab akibat) atau kita sebut Takdir.
mis : membangkitkan org mati...jika semua org bisa dibangkitkan dari
kematian tentu sikap dan gaya hidup org akan jauh berbeda.kematian
merupakan suatu takdir konsekwensi dari kelahiran.
--- In [EMAIL PROTECTED] ups.com, "N6U1C_T4MP4N" <andytanoko@ ...>
wrote:
>
> Saya malah merasa hidup ini memang penuh keanehan dan memang cuma
ada
> mukjizat sebagai jalan keluarnya!
>
> Saya bingung sekali dengan hidup ini, apakah arti bekerja itu ?
apakah
> memerintah orang melakukan ini dan itu disebut bekerja?
> Saya juga bingung kenapa orang duduk-duduk mengetik komputer saja
koq
> dikasih uang banyak? bukankah lebih baik kasih uang banyak kepada
> pekerja yang angkat-angkat barang berat?
> Saya lebih bingung lagi kenapa orang yang cuma maen perintah saja
> dikasih uang lebih banyak?
> Seluruh hidup ini aneh... dan penuh mukjizat.
>
> Saya juga merasa aneh, kenapa kalau toko diseberang lebih laris
> daripada toko saya, jualan barang yang sama, harga sama, tapi disana
> lebih laris.
>
> Terkadang saya bertemu dengan seseorang dan bercakap-cakap serasa
> bahwa dia adalah teman lama saya,
> Terkadang saya bertemu dengan seseorang, bercakap-cakap 5 menit saja
> sudah bosan.
> Bagaimana sih hidup ini?
>
> Saya itu kepengennya ketemu saja sama seseorang yang enak diajak
> bercakap-cakap dengan saya, seperti seorang keluarga sendiri
(MUKJIZAT)
> Saya juga kepengennya ada keadilan, yang kerja keras dibayar lebih
> baik, supaya adil (MUKJIZAT)
> Saya kepengennya supaya kalau harga sama, barang sama, ya jumlah
> pembelinya sama (MUKJIZAT).
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com