Date sent: Sun, 28 Feb 1999 15:56:16 +0700
From: risman <[EMAIL PROTECTED]>
Send reply to: [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED]
Copies to: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
Reformasi Indonesia <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Minangkabau] Re: [PEMBEBASAN] (Fwd) Saya dukung posisi PRD
terhadap Megawati
Send reply to: risman <[EMAIL PROTECTED]>
Mau diapa'in omongan orang yang berotak kerbau yang satu ini?
Ditahun 1999, hampir setahun setelah Tiran jatuh, orang ini belum
berhasil membebaskan dirinya dari tipuan Tiran Soeharto tentang
Marx, marxisme, komunisme dan atheisme.
Tidak ada ekskus, tidak ada pembenaran, tidak ada alasan buat
manusia yang punya otak dan bisa memakai internet untuk
terus-terusan ditahun 1999 ini buat menyediakan dirinya tetap
sebagai korban propaganda tukang bunuh, tukang suruh bunuh dan
tukang siksa.
Agar jangan kita lupa: otak itu ada didalam batok kepala itu untuk
dipakai buat berfikir dan bukan untuk dipakai berak!
Lemes juga saya mendengar ketololan yang diucapkan orang berotak
kerbau yang satu ini!
Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
=========================================
> Ooooo,mengertilah awak sekarang ternyata Uda ini seorang penganut marxist
> yg telah tercampak dari tanah air, dan terdampar di Perancis,hidup dengan
> memegang paspor Perancis> Pantas Uda ini sama sekali tidak bertata-krama
> dalam menulis di milis mana saja, dan memang demkianlah seorang marxis (
> boleh juga dikatakan sebagai seorang komunis yg notebene atheist ), sama
> sekali hanya dia yg benar dan berhak berkata-kata kotor terhadapa orang
> lain yg menjadi lawan ideologinya. Haipara netter, janganlah sampai
> terperdaya dengan kata-kata yg keluar dari mulut syetan ini , isi otaknya
> hanyalah hujat dan kata-kata kotor saja ( atau kata orang Padang inyo
> hanya bercarut-carut saja ). Tobatlah Uda,selagi nyawa Uda masih di
> kandung badan, ingatlah waktu kecil,sewaktu Uda masih hidup dengan Mak dan
> Bapak Uda, yg tidak mengarahkan Uda menjadi seorang marxist seperti
> sekarang ini. Sekian saja Uda.
>
>