Ada nggak kata hak-hak azasi manusia didokumen ini?
Atau penyelesaian masaalah Maluku?
Saya mau gosokgigi, jadi nggak sempat baca dengan baik-baik!
Ciao!
------ Forwarded Message Follows -------
Date sent: Tue, 1 Aug 2000 11:13:34 -0600 (MDT)
To: [EMAIL PROTECTED]
From: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [INDONESIA-L] Empat Tokoh Hasilkan Dokumen Yogyakarta
X-URL: http://www.kompas.com/berita-terbaru/0008/01/headline/34.htm
Selasa, 01 Agustus 2000, 15:51 WIB
Empat Tokoh Hasilkan Dokumen Yogyakarta
Yogyakarta, Selasa
Empat tokoh politik nasional masing-masing Presiden Abdurrahman Wahid
, Wapres Megawati Sukarnoputri, Ketua MPR Amien Rais dan Ketua DPR
Akbar Tanjung yang melakukan pertemuan di Gedhong Jene, Keraton
Yogyakarta, Selasa, menghasilkan Dokumen Yogyakarta.
GBPH Joyokusumo, adik kandung Sultan HB X, ketika membacakan
hasil pertemuan tersebut mengatakan nama dokumen Yogyakarta adalah
nama yang dikehendaki oleh keempat tokoh tersebut.
Berikut adalah isi lengkap dokumen tersebut.
Pertama, Kami menyadari bahwa pertentangan elit yang menajam
tidak menguntungkan bagi upaya-upaya perbaikan kehidupan rakyat
secara menyeluruh.
Kedua, kami menyadari bahwa miskomunikasi antar elit dapat
berdampak pada penyuksesan agenda reformasi yang telah ditetapkan
melalui TAP MPR No X/1998 tentang pokok-pokok reformasi pembangunan
dalam rangka penyelamatan dan normalisasi masa depan nasional sebagai
haluan negara.
Tiga, kami menyadari bahwa dalam masa transisi menuju masyarakat
yang demokratis akan diikuti oleh perubahan nilai dan tatanan dalam
masyarakat yang membutuhkan penyelesaian secara menyeluruh.
Empat, Kami menyadari kebersamaan elit dan masyarakat mutlak
diperlukan untuk mengatasi persoalan dalam berbangsa dan bernegara.
Karena itu kami bersepakat :
Pertama, Untuk menggalang kembali semangat kebersamaan, semua
komponen bangsa untuk menjaga integritas wilayah negara kesatuan RI
dan kesadaran bahwa perbedaan merupakan inti mencapai kemajuan.
Kedua, bahwa situasi dan kondisi sosial masyarakat yang semakin
berat menjadi prioritas utama untuk diselesaikan dan dalam
penyelesaiannya menjadi tanggungjawab bersama seluruh komponen
bangsa.
Ketiga, masyarakat perlu menyadari langkah oleh pemerintah
maupun lembaga penyelenggara negara lainnya dalam mensukseskan
reformasi.
Empat, untuk menegakkan supremasi hukum, perlu pengaktifan
instrumen penegak hukum dengan menyelesaikan kasus-kasus korupsi,
kolusi dan nepotisme (KKN) dalam waktu secepatnya.
Demikian isi lengkap Dokumen Yogyakarta yang dihasilkan oleh
para tokoh nasional yang bertemu mulai pukul 12:30 sampai 14:00 WIB.
Konferensi pers yang semula dijadwalkan akan berlangsung di
Pendopo Sri Manganti batal dilaksanakan karena semua tokoh
memberikan mandat kepada Sultan HB X yang juga ikut dalam pertemuan di
ruang tertutup itu untuk memberikan keterangan pers.
Namun kemudian, Sultan HB X juga tidak memberikan keterangan
pers dan yang muncul untuk membacakan isi dokumen Yogyakarta adalah
GBPH Joyokusumo.
Presiden Abdurrahman Wahid, Amien Rais dan Akbar Tandjung
diberitakan telah kembali ke Jakarta dengan pesawat yang berbeda.
Gus Dur menggunakan Hercules AU, Sementara Akbar dan Amien
dengan pesawat reguler.
Sementara Megawati meneruskan perjalanan ke Blitar, Jawa
Timur.(Ant/jy)
Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
=====================================
* Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang sekarang ini penuh ketololan,
kedunguan, kegoblokan dan kebodohan
* Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang sekarang ini biadab, keji dan nista