FYI 

    Saya cuma mau garis bawahi kalimat ini: 

    "Sebelum saya jawab atas pertanyaan anda, ada hal yang harus
    saya ketahui terlebih dahulu yaitu ; anda ini sebetulnya beragama
    apa ?" 



------- Forwarded Message Follows -------
From:                   Khaerul Anam Zain <[EMAIL PROTECTED]>
To:                     "'[EMAIL PROTECTED]'" <[EMAIL PROTECTED]>
Copies to:              "'[EMAIL PROTECTED]'" <[EMAIL PROTECTED]>,
        "'[EMAIL PROTECTED]'" <[EMAIL PROTECTED]>,
        "'[EMAIL PROTECTED]'" <[EMAIL PROTECTED]>,
        "'[EMAIL PROTECTED]'" <[EMAIL PROTECTED]>,
        "'[EMAIL PROTECTED]'" <[EMAIL PROTECTED]>,
        "'[EMAIL PROTECTED]'" <[EMAIL PROTECTED]>,
        "'[EMAIL PROTECTED]'" <[EMAIL PROTECTED]>,
        "'[EMAIL PROTECTED]'" <[EMAIL PROTECTED]>,
        "'[EMAIL PROTECTED]'" <[EMAIL PROTECTED]>,
        "'[EMAIL PROTECTED]'" <[EMAIL PROTECTED]>
Subject:                FW: [anti-sabili] Re: [proletar] Re: Jilbab buat siapa?
Date sent:              Wed, 2 Aug 2000 13:20:51 +0700 

Sebelum saya jawab atas pertanyaan anda, ada hal yang harus saya ketahui
terlebih dahulu yaitu ; anda ini sebetulnya beragama apa ?
Kristenkah, atau atheis barangkali. Karena sering saya baca email-email anda
yang isinya hujatan-hujatan terhadap Islam, kalau anda benar-benar seorang
Kristen yang ta'at saya malah jadi bertanya-tanya apakah dalam Injil yang
merupakan kitab suci anda itu memang diajarkan berbagai cara penghujatan
terhadap ajaran agama lain khususnya agama Islam.
Tapi saya ragu atas kekristenan anda kalau anda memang benar seorang
Kristen, karena cara-cara anda itu merupakan cerminan seseorang yang tidak
mempunyai kepercayaan terhadap suatu Agama. Sebab sepengetahuan saya semua
agama yang ada dimuka bumi ini, dari sejak manusia pertama kali diturunkan
kemuka bumi ini tujuannya adalah untuk memuliakan yang Diatas dan menyayangi
semua yang ada disekelilingnya.

Perlu anda ketahui isteri saya berasal dari keluarga Kristen Protestan yang
alhamdulillah sekarang sudah jadi muslimah tanpa paksaan sama sekali, dan
saya sering berdiskusi dengan mertua dan ipar saya tentang keimanan kami
masing-masing tanpa menyinggung satu sama lain.

Sebagai ummat Islam terus terang saya tidak merasa terkejut, apalagi takjub
atas hujatan-hujatan saudara. Karena hal tersebut sudah merupakan sesuatu
yang rutin semenjak Islam pertama kali disyiarkan oleh Muhammad 14 abad yang
lalu.

Kalau anda bertanya Jilbab buat siapa, orang bodohpun pasti bisa menjawabnya
bahwa jilbab itu diperuntukkan bagi muslimah-muslimah yang sadar dengan
sesadar-sadarnya sebagai ummat Muhammad untuk memakainya sebagai pelindung
aurat mereka dari tatapan tidak senonoh mata orang-orang yang lebih
mementingkan kehidupan duniawi, dan bukan memakainya karena mode.

 Anda mengatakan bahwa hadits dijadikan bacaan wajib bagi ummat Islam, ini
menunjukkan bahwa anda benar-benar buta tentang Islam karena dari semenjak
pertama kali disyiarkan insya Allah sampai yaumil qiyamah bacaan wajib ummat
Islam adalah Al qur'annulkarim. Dan perlu anda camkan juga bahwa Muhammad
sebagai utusan Allah tidak pernah memper-tuhan kan dirinya dihadapan
ummatnya, saya kasihan terhadap anda yang buta tentang Islam tapi
seolah-olah ahli yang melebihi para ulama. 
Astaghfirullahalazim, A'udubillahiminassyaitonnirrojim.

Wassalam. 



-----Original Message-----
From:   [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
<mailto:[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]> 
Sent:   01 Agustus 2000 15:00
To:     [EMAIL PROTECTED]; <mailto:[EMAIL PROTECTED];>
[EMAIL PROTECTED]; <mailto:[EMAIL PROTECTED];>
[EMAIL PROTECTED]; <mailto:[EMAIL PROTECTED];>
[EMAIL PROTECTED]; <mailto:[EMAIL PROTECTED];>
[EMAIL PROTECTED]; <mailto:[EMAIL PROTECTED];>
[EMAIL PROTECTED]; <mailto:[EMAIL PROTECTED];>
[EMAIL PROTECTED]; <mailto:[EMAIL PROTECTED];>
[EMAIL PROTECTED]; <mailto:[EMAIL PROTECTED];>
[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> 
Subject:        [anti-sabili] Re: [proletar] Re: Jilbab buat siapa?



To:                     [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> 
From:                   [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> 
Date sent:              Tue, 1 Aug 2000 03:40:16 EDT
Send reply to:          [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> 
Subject:                Re: [proletar] Re: Jilbab buat siapa?

> 
> Hadis menurut saya tidak perlu dipakai lagi oleh umat Islam,
> Selain keotentikannya susah dilacak, kebiasaan Muhammad
> personal tidak semuanya baik ditiru oleh orang banyak..
> 


    Mari kita ingat, kapan hadits ini dijadikan "bacaan wajib" bagi
    ummat     Islam? 

    Kapan hadits itu dikumpulkan? 

    Dua abad setelah Nabi Muhammad itu meninggal. 

    Kenapa? 

    Kenapa baru dua abad kemudian? 

    Ini yang saya tanyakan kepad GL dulu.

    Pertanyaan ini yang kayaknya tidak pernah diajukan oleh orang
    Islam Indonesia. 

    Dan ketika pertanyan ini saya ajukan di PK-Timur lalu saya diusir.

    Ayoh, orang Islam diberbagai mailing list ini, mari buka buku
    sejarah Islam dan cari jawabnya! 


> Itulah yang saya tentang dari Islam.
> Kita harus berani menentang hadis.
> Kita harus berani untuk meruntuhkan Muhammad
> dari kursi "ketuhanan" nya...
> 
> Tapi jelas, Islam adalah agama yang masih menyisakan banyak janji.
> Maksudnya agama ini punya masa depan yang jauh lebih baik dari
> agama inklusif sepertiYahudi atau agama purba macam Hindu dan Budha..
> 
> Taruhan...
> 
> HB
> 


Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
=====================================

* Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang sekarang ini penuh ketololan,
kedunguan, kegoblokan dan kebodohan

* Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang sekarang ini biadab, keji
dan nista


Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
=====================================

* Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang sekarang ini penuh ketololan, 
kedunguan, kegoblokan dan kebodohan

* Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang sekarang ini biadab, keji dan nista


Kirim email ke