To: <[EMAIL PROTECTED]>
From: "Daffa" <[EMAIL PROTECTED]>
Date sent: Wed, 2 Aug 2000 18:13:28 +0700
Send reply to: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [proletar] Re: Forwardan A Fauzi - kok diam saja?
>
> Saat ini, dalam wacana diskusi di Proletar ini, mau tidak mau,
> suka tidak suka saya jadi nampak sektarian, apalagi berhadapan
> dengan tulisan kamu yang memang "mengajak" saya untuk berpihak. Kalau
> keadaan memaksa, dalam berondongan posting bernada fitnah,
> melecehkan, merendahkan dan memojokkan Islam sikap apa lagi yang
> musti saya pegang ? Pertanyaan ini kamu tentu sudah tahu
> jawabannya.
>
Ini pendirian yang salah: kok yang menentukan posisi yang anda
ambil itu itu posisi orang lain terhadap Islam?
Mestinya posisi yang diambil itu hanya berpedoman kepada
keyakinan anda sendiri dan - sebuah kata yang dulu anda pakai dan
jarang anda pergunakan - RATIO.
Dan lagi istilah "merendahkan dan memojokkan Islam" anda tahu,
tidak ada maknanya, karena apa yang mau direndahkan orang bila
ajaran Islam itu memang rendah dan nista lagi biadab, apa yang
perlu dipojokkan bila dilihat dari sudut manusiawi ajran Islam
itu - sekarang ini - memang sedang terpuruk dan terpojok
dalam kubangan kenistaan dan kehinaan?
Tugas orang Islam sekarang ini adalah untuk mengluarkan ajaran
Islam itu dari kubangan nista dan hina itu kedataran manusiawi.
Inilah kewahjiban moral orang Islam sekarang ini: memanusiawikan
dan mencedaskan ajaran Islam.
Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
=====================================
* Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang sekarang ini penuh ketololan,
kedunguan, kegoblokan dan kebodohan
* Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang sekarang ini biadab, keji dan nista