To: <[EMAIL PROTECTED]>
From: "Daffa" <[EMAIL PROTECTED]>
Date sent: Wed, 2 Aug 2000 18:13:28 +0700
Send reply to: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [proletar] Re: Forwardan A Fauzi - kok diam saja?
> >
>
> Yes, Justru inilah yang tidak saya lihat dalam hampir seluruh
> aktivis para "Pendekar HAM" di Indonesia, bahkan dunia, termasuk
> dimilis ini - kamu misalnya, mereka yang mengaku penjunjung tinggi
> HAM, diam saja kalau kebetulan orang Islam yang dilanggar HAM nya.
> Apakah pernah ada yang nulis di milis ini, atau komentar PBHI,
> YLBHI, KONTRAS, KOMNAS HAM dll. tentang teror yang dialami oleh
> warga Muhammadiyah di Timor Timur (sekarang Timor Leste) ? Kalau kamu
> memang pembela kemanusiaan, teriakanmu terhadap Fabianus Tibo dkk.
> di Poso mustinya selantang berondongan tuduhan dan caci-makimu
> terhadap lasyakar Jihad, atau paling tidak kamu tidak terlambat
> berteriak. Nah saya tidak menemukan secuilpun tulisan kamu yang
> bernada keprihatinan atas peristiwa Poso, lalu apa artinya tulisan
> kamu bahwa "...siapapun yang jadi korban itu yang harus dilihat
> adalah manusianya" diatas ? Apakah korban Poso bukan manusia ?
>
Daffa, anda tidak berada diposisi moral yanng mengizinkan anda
untuk mengeritik orang lain yang tidak berbuat apa-apa ketika
orang Islam sedang jadi korban penindasan, karena anda sendiri
tidak sering berbuat apa-apa ketika orang Nasrani dibunuhi orang
Islam atau oleh tentara.
Anda sama munafiknya dengan Sahetappy yang teriak ketika yang
jadi korban itu orang Nasrani dan diam ketika yang
bergeleimpangan itu mayat orang Islam.
Ada contoh orang Islam yang perlu diturutkan, sahabat saya
Thamrin, yang menangis ketika mayat orang Nasrani mulai
bergelimpangan di Maluku.
Sekali lagi, kenapa kita tidak berebut mengikuti contoh Thamrin
ini?
Kenapa yang diturutkan contoh kardinal,uskup,romo dan pendeta
Indonesia yang munafik itu?
Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
=====================================
* Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang sekarang ini penuh ketololan,
kedunguan, kegoblokan dan kebodohan
* Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang sekarang ini biadab, keji dan nista