Priority:               normal
To:                     [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
From:                   Abbas AMIEN <[EMAIL PROTECTED]>
Date sent:              03 Aug 2000 06:22:53 +0200
Send reply to:          [EMAIL PROTECTED]
Subject:                Re: [proletar] Re: KONTOL SI JD KURAP!!!

> 
>         Saya lebih menghormatimu ; ketimbang semacam JD ; atau ...... 
>      mungkin kalau secara jujur saya nyatakan ; anda IM pandai bicara ; 
>      rasional ; logis ; argumentatif ; tanpa harus maki maki orang atau 
>      kepercayaan seseorang ! Ini adalah point yang patut dikagumi ! Maaf 
>      dsaya bukan menjilat kamu . Ini fakta . Kadang aku tak bisa njawab 
>      pertanyaanmu ; walaupun aku tetap tak merubah pendirianku !
>      


    Anda bilang JD memaki-maki kepercayaan anda, tapi kalau makiannya
    bener, mau di bilang apa? 

    Kalau makiannya tidak bener kan anda bisa bantah?

    Inilah masaalahnya: banyak perkatan JD itu tidak bisa dibantah! 


>  Kenapa begitu ? Apakah aku kurang jujur !? Bukan ! aku
> berfikir dalam suatu pembicaraan mungkin kamu betul ; tapi secara
> keseluruhan setelah saya pertimbangkan ; oh yah saya masih BODOH
> dalam ISLAM ; jadi itu kesalahan saya pribdi dan bukan salah
> Islamnya !!! Itulah ; pikiran itulah yang membuat saya senang
> berdiskusi dengan IM ; jadi saya bisa banyak belajar !!! 


    JD tahu betul apa yang dikerjakannya, dia berfikir secara
    dialektis: dia menggelisahkan anda, membikin anda kesal supaya anda
    belajar, agar anda merasa perlu membaca al-Quran.

    Dan dia tahu, bila anda membaca al-Quran maka dia yakin anda akan
    melihat wajah Islam yang sesungguhnha: biadab, bodoh dan tolol. 

    JD adalah orang yang tidak berusaha untuk mengambil muka, dia
    tidak berusaha untuk disayangi, dia tidak ingin disukai orang,
    dia hanya ingin orang lain berfikir. 

    Satu saat - saya yakin - anda akan berterima kasih kepadanya. 


>      Abbas Amien


Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
=====================================

* Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang sekarang ini penuh ketololan, 
kedunguan, kegoblokan dan kebodohan

* Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang sekarang ini biadab, keji dan nista


Kirim email ke