To: <[EMAIL PROTECTED]>
From: "Rita" <[EMAIL PROTECTED]>
Date sent: Sat, 5 Aug 2000 15:03:32 +0700
Send reply to: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [proletar] Re: hegemoni intelektual
>
> > Sehingga mereka emoh mengikuti "kemajuan" yang identik dengan
> > pengaruh Barat itu, dan dengan pongahnya nantang untuk mbalik ke > jaman
> baheula.
>
> Saya sebenarnya juga ngga ngerti kenapa impian madaniyah itu timbul jadi
> alternatif model masyarakat masa kini. Variabelnya ngga signifikan.
>
Jelas: ethnic cleansing!
Muhamamad telah melaksanakan apa yang diinginkan oleh
orang-orang Islam yang mau kembali ke Konstitusi Madinah itu:
bunuh semua orang Yahudi (nasrani + kafir),bantai, atau usir,
perkosa, rampok, rampas!
Dan siapa orang Islam yang akan bisa bilang bahwa semua ini
salah?
Ini semua, apa yang diakukan oleh Nabi Muhamad di Madinah, sesuai
belaka dengan al-Quran dan yang memberi contoh - maria kita
garis bawahi - adalah nabi sendiri.
Jadi: mari kita kembali ke Konstitusi Madinah, mari kita lakukan
ethnic cleansing.
Inilah message yang "tersembunyi" dibalik kata kembali ke
Konstitusi Madinah itu. .
Itulah program orang seperti Maududi, Sayid Qtub dll. yang datang
dari Mesir itu (Maududi orang Pakistan, tapi idenya tersebar
melalui Mesir);
Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
=====================================
* Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang sekarang ini penuh ketololan,
kedunguan, kegoblokan dan kebodohan
* Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang sekarang ini biadab, keji dan nista