Ok deh, saya bukan seorang Batakologis, tapi yang saya tahu bahwa Batak itu dibagi
menjadi beberapa sub etnis. Dan kenapa harus dibagi, yah itu sudah dari sononya, kita
harus runut lagi ke sejarah asal orang Batak (saya pribadi kurang tahu, ada yang bisa
kasih informasi ?).
Dan itu baku. Kenapa ? Karena orang Toba nggak bakalan mau dibilang Karo, dan
sebaliknya, orang Simalungun nggak bakalan mau dibilang orang Pakpak, dst...dst....
Nah, sekarang saya punya pertanyaan buat Lae, misalnya seorang pria Toba menikah
dengan seorang wanita Pakpak, apakah anaknya jadi Toba atau jadi Pakpak ?
Menurut umumnya sih pasti jadi Toba, karena mengikuti garis ayah (patrilineal). Apakah
ini baku ?
Saya pikir masalah baku dan bukan baku bukanlah perkara besar, selama Anda mengaku
bahwa Anda adalah Batak, itu sudah cukup.
Mauliate & horas..!
Monang
_____________________________________________________________
Email Powered by Everyone.net