Horas,

From:       Finance [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent:      Tuesday, May 30, 2000 8:49 AM
To:      Jainuddin
Cc:      Rudy J Sinaga
Subject:      Fw: Fwd: Fw: Gue lagi prihatin

-----Original Message-----
From:      allan purba <[EMAIL PROTECTED]>
To:      [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Cc:      [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date:      29 Mei 2000 16:01
Subject:      Re: Fwd: Fw: Gue lagi prihatin

---cut---

<GOPAS>Kesaksian berikut adalah kesaksian orang yang mengalami dan 
<GOPAS>melihat langsung
<GOPAS>peledakan gereja di Medan baru-baru ini. Ini perlu kita ketahui 
<GOPAS>bersama.

<GOPAS>R Jutamardi Purba (http://gopas.halteknet.com)

===
>>Secara pribadi saya akui bahwa emosi saya terpancing
>>waktu mendengar "Seputar Indonesia" menjelaskan
>>bahwa ada pemboman gereja di Medan. Dalam hati saya
>>bertanya "Kenapa gereja terus yang menjadi sasaran".
>>Sehabis mendengar berita itu, saya hubungi istri
>>saya lewat telepon dan istri saya membenarkan
>>kejadian itu. Dia menjelaskan bahwa bom yang meledak
>>itu di Gereja GKPI Pamen Padang Bulan Medan. Ada
>>beberapa bom yang belum sempat meledak yakni di
>>gereja Methodist Gloria (merupakan gereja termahal
>>di Medan), Gereja HKBP Sudirman (HKBP terpopuler di
>>Medan), dan juga di gereja Katolik Jl. Hayam Wuruk.
>>Emosi saya semakin terpancing, karena gereja yang
>>bomnya meledak itu tidak bisa dengan mudah saya
>>lupakan. Beberapa tahun saya beribadah disana
>>sewaktu mahasiswa. Tanpa kusadari airmataku sudah
>>menetes sehabis gagang telepon saya letakkan. Gereja
>>ini terbuka luas untuk pelayanan mahasiswa. Dari
>>generasi ke generasi, gereja ini telah dipakai
>>sebagai pembinaan mahasiswa Kristen USU. Saya yakin
>>sudah ribuan orang mahasiswa Kristen mengambil
>>keputusan di gereja ini untuk melayani Tuhan dan
>>menjadi Kristen yang sungguh-sungguh. Ketika gedung
>>kampus USU tidak diperkenankan rektorat USU untuk
>>dipakai sebagai tempat ibadah, GKPI Pamen selalu
>>menjadi jalan keluar.
>>
>>Sehari sebelum terjadinya peledakan bom, Perkantas
>>"Persekutuan Kristen Antar universitas" Medan,
>>menggunakan gereja ini sebagai tempat pemutaran film
>>yang bertema : "Penginjilan". Dan event seperti ini
>>sudah sering berlangsung dari tahun ke tahun. KKR,
>>Lomba Cipta Lagu Rohani, Lokakarya, Retreat, dan
>>banyak event kekristenan lain yang sering
>>dilangsungkan di gereja ini.
>>
>>Saya sengaja menuturkan hal ini, karena akan ada
>>banyak topik doa yang didalamnya kita bisa berperan.
>>
>>1. Doakan supaya kasus ini dengan segera bisa
>>dituntaskan oleh aparat, supaya umat Kristen yang
>>ada di Medan dan secara umum di Indonesia bisa lebih
>>tenang dan tidak terbawa emosi sehingga melakukan
>>tindakan yang tidak memuliakan Tuhan. Kita tahu ini
>>sulit sekali, tapi saya percaya bahwa Tuhan
>>mengetahui segala sesuatu bahkan yang disembunyikan
>>di hati. Tuhan sanggup melakukan segala perkara.
>>
>>2. Doakan beberapa teman dari Perkantas Medan antara
>>lain: Denny Boy Saragih, Apri Sianturi, Efraim
>>Hutagalung, Yuli Sinaga yang mungkin akan dimintai
>>keterangan sehubungan dengan pemutaran film sehari
>>sebelum peledakan bom. Saya mengenal keempat teman
>>ini dengan baik. Semuanya alumni USU yang tetap
>>konsisten melayani Tuhan di dunia mahasiswa. Sehabis
>>ibadah Minggu, Denny Boy Saragih sudah diinterview
>>oleh yang berwajib. Dan kemungkinan besar,
>>koordinator pelayanan mahasiswa dari tiap fakultas
>>yang ada di USU, akan dimintai keterangan juga.
>>Doakan supaya Tuhan memberi hikmat kepada mereka
>>sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran ketika
>>interview dilangsungkan.
>>
>>3. Doakan agar korban peledakan bom, Tuhan pulihkan
>>kesehatannya. Diperkirakan bom yang meledak itu
>>disembunyikan di sebuah peti yang terpaku di pilar
>>kiri gereja. Paku-paku itu kemudian berhamburan
>>menancap di tubuh-tubuh korban serta besi-besi coran
>>yang belum terbalut semen, juga menjadi seperti
>>peluru menembus tubuh-tubh korban oleh kekuatan
>>ledakan bom.
>>
>>4. Doakan supaya tenaga medis melakukan perawatan
>>dengan sungguh-sungguh terhadap korban. Beberapa
>>tenaga perawat mengeluhkan pembayaran pengobatan
>>yang tidak jelas. Beberapa orang alumni USU yang
>>bekerja di Medan, menyebar ke beberapa rumah sakit
>>dimana korban dirawat mengawasi dan memberikan
>>jaminan kepada rumah sakit. Apri Sianturi
>>menerangkan bahwa Majelis GKPI Pamen sudah
>>menyatakan siap bertanggung jawab atas biaya
>>pengobatan semua korban. Doakan supaya dana yang
>>diperlukan bisa dikumpulkan.
>>
>>5. Doakan keluarga korban supaya Tuhan hiburkan dan
>>Tuhan berikan kekuatan untuk menghadapi musibah yang
>>mereka sedang alami ini.
>>
>>6. Doakan supaya semua umat Kristen yang ada di
>>Indonesia, bahkan dunia, supaya tetap sanggup
>>berpikiran jernih, dan menerapkan ajaran Kristus
>>dalam setiap waktu secara khusus menghadapi kasus
>>yang sekarang kita hadapi di Medan.
>>
>>(Tadi malam, Apri Sianturi ada di rumah saya karena
>>ada tugas kantor di Telkom. Dia menyaksikan kejadian
>>yang terjadi di GKPI Pamen pagi harinya. saya
>>mendapatkan informasi dari dia.)
>>
>>"Ketika interlude lagu keempat ibadah Minggu pagi
>>dikumandangkan, tiba-tiba kedengaran suara ledakan
>>dasyat. Suara ledakan dasyat kemudian berubah
>>menjadi suara jeritan dan tangisan kesakitan, dan
>>kemudian suara histeris, kemudian suara haru dan doa
>>yang disampaikan kepada Bapa di sorga dengan air
>>mata, dan kemudian kepahitan. Setidaknya ada dua
>>orang siswa yang belum dinyatakan lulus dari SMU
>>diantara 90-an korban, terkapar kesakitan. Darahpun
>>telah bersimbah di lantai dan bangku-bangku gereja".
>>
>>Thank's,
>>
>>Eden
________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com

Kirim email ke