SELINGAN: BACAAN  KHUSUS UNTUK ORANG DEWASA

 

WARNING/PERINGATAN �C ARTIKEL DIBAWAH INI KIRANYA HANYA DAPAT DIKUNYAH/DIPAHAMI 
OLEH MANUSIA YANG TELAH DALAM PEMAHAMANNYA AKAN KEHIDUPAN, AGAMA DAN TUHAN. 
DALAM BATASAN UMUR MUNGKIN COCOK DIBACA OLEH ORANG BERUSIA DIATAS 45 TAHUN

 

ABSTRAK - KITAB SUCI SEMUA AGAMA SANGAT TERBATAS SEKALI, DAN PEMAHAMAN AKAN 
TUHAN BELUM SELESAI DAN TIDAK PERNAH AKAN SELESAI. OLEH SEBAB ITU, KITA 
SEYOGYANYA JANGANLAH MENGHINA TUHAN ALLAH DENGAN MEREDUKSI/MEMPERKECIL 
KEMAHABESARAN NYA MENJADI HANYA SATU BUKU YANG SANGAT TIPIS SEKALI YANG DISEBUT 
KITAB SUCI. TANPA KITA SADARI, REDUKSI INI DAPAT MENJADI SUMBER KRISIS 
KEBUDAYAAN!!!

 

Agama mempunyai keterbatasan yang cukup mencolok seperti disebutkan dalam 
kitab-kitab suci Al-Quran dan Injil. Misal dalam Al-Quran ditandaskan bahwa 
apabila semua ajaran Allah SWT dituliskan, maka tinta sebanyak samudera rayapun 
tidak akan mencukupi. Demikian pula dengan Injil yang menandaskan apabila semua 
ajaran Isa Almasih dituliskan maka dunia beserta isinya pun tidak akan bisa 
memuat. Ke "Mahabesaran Tuhan" tidak mungkin cukup diwadahi dalam buku 
setebal/setipis kitab suci. Ke "Mahabesaran Tuhan" juga tercermin pada luas dan 
dalamnya ilmu pengetahuan. 

 

Banyak orang bijak berkata: ��bukan agama yang dicari, melainkan kitab sucinya 
sebagai sumber agama yang dicari; dan bukan kitab suci yang sangat terbatas itu 
yang dicari melainkan kebenaran atau Tuhan yang selalu dicari��. Kitab suci 
(yang tipis sekali) beserta para nabinya adalah sangat terbatas seperti 
ditandaskan sendiri dalam ayat2nya seperti telah diuraikan diatas. Disamping 
itu, para nabi tsb. hidup dimasa lampau (RIBUAN TAHUN YANG LALU) dan hidupnya 
singkat (puluhan tahun), sedangkan Tuhan beserta kebenaranNya adalah tidak 
terbatas waktu dan tempat (s/d saat ini saja, bumi diduga sudah milyaran tahun 
umurnya!). Manusia tidak pernah tahu kapan berawal (alpha) dan berakhirnya 
(omega) Tuhan. Ibarat persamaan garis lurus linier, daerah berlakunya Tuhan 
adalah dari minus tak berhingga (- ��) sampai dengan plus tak berhingga (+ ��), 
sedangkan daerah berlakunya para nabi/kitab suci/agama hanya pada daerah yang 
lebih sempit dan terbatas sekali. Tuhan beserta kebenarannya adalah
 dinamis dan penuh menjanjikan ke masa depan, bukan hanya keindahan masa lampau 
yang statis (seperti yang diagung-agungkan agama2 besar yang ada).  Fokus Tuhan 
adalah masa depan, fokus agama oleh pemuka agama bagaikan dipusatkan sekedar di 
masa lampau.

 

Sebagai gambaran KEMAHABESARAN TUHAN:

Seorang ahli komputer merumuskan suatu hukum yang disebut hukum Moore; ia 
menyatakan bahwa setiap delapan belas bulan akan terjadi lompatan teknologi 
dibidang teknologi informasi. Ia benar, ternyata komputer berkembang dari XT, 
AT, ��., Pentium 4; demikian pula software: dari DOS, Windows 98, ��, Windows 
XP. Manusia pun terus berkembang, dari jaman batu s/d jaman ini yang ditandai 
teknologi informasi dan rekayasa genetika. 

Ilmu Fisika tidak hanya berhenti pada hukum gravitasi Newton, melainkan terus 
berkembang misalnya teori relativitas Einstein, teori big bang, teori fusi, 
cloning, nano technology, dst.

Buku ensiklopedi yang berjilid-jilid dan tebal sekali, setiap tahun harus di 
update mengingat hampir setiap hari ada penemuan baru di laboratorium riset di 
seantero dunia.

 

Kalau ilmu pengetahuan, komputer berikut softwarenya, dan ensiklopedi beserta 
manusia penciptanya saja berkembang terus menerus dan secara cepat, apalagi 
Tuhan YME!!! Oleh sebab itu, Tuhan beserta kebenaranNya adalah dinamis, bukan 
statis, serta lebih banyak bergerak mengacu ke masa depan, dan tidak terlampau 
sering menoleh kebelakang; dengan demikian Tuhan adalah bukan milik atau 
dominasi sesuatu agama (yang seolah-olah hanya berbasis sesaat dimasa lampau), 
melainkan milik ruang dan waktu yang tidak terbatas dan tidak terhingga! 

 

Agama yang baik akan selalu ingin mencari tahu rahasia Tuhan yang belum 
terkuak; bukannya terus-menerus membelenggu, membatasi atau melecehkan Tuhan 
dengan mengatakan: Untuk mempelajari dan menghapalkan ke Maha Besaran Tuhan 
yang Tak Terbataskan, cukup melalui satu buku tipis saja yang disebut kitab 
suci; Tuhan itu cukup PC XT titik (statis) bukan Pentium 5 beserta penerusnya 
(Pentium X, dinamis, tak tahu s/d seri berapa), Tuhan itu cukup DOS bukan 
Windows Server 2003, Tuhan itu cukup jaman dulu dan tidak punya masa depan!!! 
Agama yang negatip hanya berkutat pada nabi2nya (yang sudah dahulu kala), dan 
menganggap pemahaman terhadap Tuhan sudah dianggap selesai, kemudian nabi 
utamanya begitu dibesar-besarkan seringkali melebihi Tuhan itu sendiri; 
sehingga agama menjadi Maha Tak Terbatas (mengenal Tuhan cukup dengan belajar 
satu agama saja), sedangkan Tuhan menjadi Maha Terbatas (cukup dijelaskan oleh 
satu kitab suci setebal kurang lebih 1000 halaman); pusat ibadat dan puja-puji 
lalu
 diarahkan kepada nabi2nya. Umat beragama lalu malas membaca hal2 yang baru, 
sehingga menjadi terbelakang dalam berbagai segi kebudayaan.

 

Agama ditilik dari sisi organisasi dapat berbeda tujuan dengan kitab suci 
sumber agama itu sendiri. Kitab suci sudah menandaskan dan menyadari 
keterbatasan dirinya (buku setipis itu), dan KETIDAK terbatasan Tuhan; 
sedangkan agama dilihat dari sisi organisasi (pengurusnya), terus menerus 
mengatakan ��Pelajaran tentang Tuhan sudah selesai, yaitu Kitab suci KITA, jadi 
jangan membaca kitab suci yang LAIN dan yang BARU, apalagi pindah agama, 
tetaplah taat-setia kepada agamamu (=KAMI, para pengurus organisasi agama) 
sampai mati��. Dengan berpikir statis dan beku seperti diatas, agama justru 
dapat berperan menjadi sumber krisis kebudayaan. Agama yang baik diharapkan 
menghasilkan manusia yang religius, sekaligus cerdas dan selalu ingin lebih 
tahu lebih banyak lagi tentang hal yang baru mengenai Tuhan (agama baru) dan 
ciptaan Nya (science). Manusia religius tidak akan terbelenggu oleh agama, maka 
ia tidak takut berdoa di rumah ibadah apapun (sesuai caranya sendiri), entah 
itu kelenteng,
 mesjid, gereja, pura, vihara, dst.; sebab ia paham bahwa Tuhan tidak dapat 
dibatasi oleh ruang dan waktu. Seandainya ia terikat pada agamanya (ataupun 
barangkali tidak beragama), ia juga akan selalu tertarik dan mengikuti 
perkembangan agama2 baru serta science yang baru. 

 

Sayang sekali, kebebasan beragama di Indonesia termasuk semu, sebab agama2 baru 
yang ternyata banyak sekali jumlahnya dilarang masuk ke Indonesia (juga 
kebebasan untuk tidak beragama)! Mungkin takut mengganggu kemapanan agama2 yang 
sudah dahuluan masuk Indonesia. Silahkan search (cari tahu) agama baru di 
internet dengan Google dengan cukup mengetikan: new religion. Oleh agama yang 
statis beku,  kita bagaikan diminta untuk terus menerus menggunakan komputer XT 
dengan DOS, dan dilarang mempelajari atau menggunakan komputer Pentium 5 dengan 
WINDOWS XP atau LINUX; atau kita telah distop untuk sekedar belajar hukum 
gravitasi Newton  dan dilarang mempelajari teori fisika modern. Jadi, agama 
yang kaku-beku-statis justru membatasi Tuhan (bagai PC XT) dan membatasi sesama 
manusia (tersekat-sekat atas nama agama) serta menjadi sumber krisis kebudayaan.

 

Dinegara maju/modern, orang sudah tidak tertarik kepada agama (yang SANGAT 
terbatas) melainkan tetap tertarik kepada Tuhan (yang MAHA tidak terbatas) 
dengan mempelajari berbagai agama dan science (termasuk agama2 baru). Di 
Indonesia, orang sedang mabok kepayang dengan SATU agama dan mistik, semua 
persoalan seolah-olah dapat diselesaikan dengan SATU kitab suci, akibatnya, 
bangsa Indonesia menjadi sangat tertinggal dibanyak segi kehidupan (krisis 
kebudayaan). Dari berbagai krisis yang terus menimpa Indonesia, mungkin Tuhan 
sedang marah terhadap bangsa Indonesia yang sedang meremehkanNya!!!

 

SINGKAT KATA: ��KITAB SUCI SEMUA AGAMA SANGAT TERBATAS, TUHAN MAHA TIDAK 
TERBATAS. PEMAHAMAN AKAN TUHAN BELUM SELESAI DAN TIDAK PERNAH AKAN SELESAI. 
OLEH SEBAB ITU, JANGANLAH MENGHINA TUHAN ALLAHMU DENGAN MEREDUKSI/MEMPERKECIL 
KEMAHABESARAN NYA MENJADI HANYA SATU BUKU YANG SANGAT TIPIS SEKALI YANG DISEBUT 
KITAB SUCI.��  

 

Pembaca yang budiman, artikel ini dicuplik dari website 
http://www.ibupertiwi2.blinkz.com  (yang kata banyak orang layak disebut BEST 
SELLER WEB SITE), kemudian di edit agar relevan. Bila anda ingin mendapat 
pencerahan tentang agama dan politik, serta kejeniusan Soeharto dalam 
memanipulasi agama, menipu sejarah, menilep trilyunan uang negara, memecah 
belah suku, serta menaklukan/membelokan reformasi, silahkan mengunjungi web 
site itu sendiri dan mengomentarinya. Bila tidak keberatan, mohon artikel ini 
disebarluaskan demi pencerahan agama dan kebudayaan manusia Indonesia (yang 
saat ini baru mengalami krisis), serta dijadikan bahan diskusi yang sangat 
menarik dilingkungan anda.

 

HORMAT SAYA,

GEDE ARDIKA

[EMAIL PROTECTED]

PENSIUNAN PROF. ANTROPOLOGI

DOSEN DAN PENGAMAT POLITIK/KEBUDAYAAN

/// CATATAN SAYA: sesuai permintaan pak GA, sudah saya teruskan



                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Yahoo! Small Business - Try our new resources site! 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Dying to be thin?
Anorexia. Narrated by Julianne Moore .
http://us.click.yahoo.com/7visLB/gsnJAA/xGEGAA/asSolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Dapatkan informasi kesehatan gratis
Mailing List Dokter Indonesia
http://www.mldi.or.id 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke