Semoga dapat berguna bagi kita semua kukun
--- bantar lebak <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Date: Sat, 23 Jul 2005 20:29:18 -0700 (PDT) > From: bantar lebak <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: kisah dari negeri yang menggigil > To: [EMAIL PROTECTED] > > > masih ingat pemulung yang menggendong jenazah > putrinya ? > > Faiz membuat puisi untuk si putri yang bernama > Khaerunisa > > > Dikutip dari: http://helvytr.multiply.com > > KISAH DARI NEGERI YANG MENGGIGIL > > (untuk adinda: Khaerunisa) > > > Kesedihan adalah kumpulan layang-layang hitam > yang membayangi dan terus mengikuti > hinggap pada kata-kata > yang tak pernah sanggup kususun > juga untukmu, adik kecil > > Belum lama kudengar berita pilu > yang membuat tangis seakan tak berarti > saat para bayi yang tinggal belulang > mati dikerumuni lalat karena busung lapar > > : aku bertanya pada diri sendiri > benarkah ini terjadi di negeri kami? > > Lalu kulihat di televisi > ada anak-anak kecil > memilih bunuh diri > hanya karena tak bisa bayar uang sekolah > karena tak mampu membeli mie instan > juga tak ada biaya rekreasi > > Beliung pun menyerbu > dari berbagai penjuru > menancapi hati > mengiris sendi-sendi diri > sampai aku hampir tak sanggup berdiri > > : sekali lagi aku bertanya pada diri sendiri > benarkah ini terjadi di negeri kami? > > Lalu kudengar episodemu adik kecil > Pada suatu hari yang terik > nadimu semakin lemah > tapi tak ada uang untuk ke dokter > atau membeli obat > sebab ayahmu hanya pemulung > kaupun tak tertolong > > Ayah dan abangmu berjalan berkilo-kilo > tak makan, tak minum > sebab uang tinggal enam ribu saja > mereka tuju stasiun > sambil mendorong gerobak kumuh > kau tergolek di dalamnya > berselimut sarung rombengan > pias terpejam kaku > > Airmata bercucuran > peluh terus bersimbahan > Ayah dan abangmu > akan mencari kuburan > tapi tak akan ada kafan untukmu > tak akan ada kendaraan pengangkut jenazah > hanya matahari mengikuti > memanggang luka yang semakin perih > tanpa seorang pun peduli > > : aku pun bertanya sambil berteriak pada diri > benarkah ini terjadi di negeri kami? > > Tolong bangunkan aku, adinda > biar kulihat senyummu > katakan ini hanya mimpi buruk > ini tak pernah terjadi di sini > sebab ini negeri kaya, negeri karya. > Ini negeri melimpah, gemerlap. > Ini negeri cinta > > Ah, tapi seperti duka > aku pun sedang terjaga > sambil menyesali > mengapa kita tak berjumpa, Adinda > dan kau taruh sakit dan dukamu > pada pundak ini > > Di angkasa layang-layang hitam > semakin membayangi > kulihat para koruptor > menarik ulur benangnya > sambil bercerita > tentang rencana naik haji mereka > untuk ketujuh kalinya > > Aku putuskan untuk tak lagi bertanya > pada diri, pada ayah bunda, atau siapa pun > sementara airmata menggenangi hati dan mimpi. > > : aku memang sedang berada di negeriku > yang semakin pucat dan menggigil > > (Abdurahman Faiz, 7 Juni 2005) > > > unggul > > > > --------------------------------- > Yahoo! Mail > Stay connected, organized, and protected. Take the tour __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Dapatkan informasi kesehatan gratis Mailing List Dokter Indonesia http://www.mldi.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/dokter/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
