Kelihatannya bagus cerita ini, tapi....

terus apa hubunganya dengan flu burung... ????
dan apa yaa kesimpulannya??

Bapak dapet dari mana nih, penelitian sendiri atau referensi lain ?? bagus 
juga...

Kelihatanya nanti ada juga dokter spesialis sejarah ya pak... he he .. sorry 

Jadi apa dong hubungannya dengan milis ini, biar gak penasaran.

Denny
  ----- Original Message ----- 
  From: anton christanto 
  To: Imoth ; venzha christiawan ; toto florent ; dokter grup ; bambang hartono 
  Cc: ira ; istasius ; ketut karnala 
  Sent: Monday, September 19, 2005 2:31 PM
  Subject: [dokter] Minakjinggo..........legenda apa kisah nyata


  KONON disebutkan bahwa pada masa pemerintahan Majapahit yang
  dipegang oleh Ratu Ayu Kencana Wungu (Suhita) terjadi pemberontakan
  yang dilakukan oleh Minak Jinggo (Bhre Wirabumi??)( Jengho mengacau lewat 
banyuwangi pintu belakang untuk mengacau perhatian Majapahit menjaga pintu laut 
jawa sehingga sebagian besar pasukan jenggho tidak diketahui telah masuk dari 
semarang- ). Pokok persoalan
  pemberontakan tersebut adalah karena Minak Jinggo ingin
  memperistrikan Ratu Ayu Kencana Wungu tetapi ditolak karena wajah
  Minak Jinggo seperti raksasa.( Wajahnya Bulat seperti TEmpeh khas mongoloid )
  Hampir saja Minak Jinggo memperoleh kemenangan karena ia sangat
  sakti sebab memiliki senjata yang disebut gada wesi kuning ( Gada yang berisi 
Kotoran penderita kholera yang diracunkan ke sumber-sumber oleh pasukan 
mongol-flu burung??? ). Akhirnya
  Ratu Kencana Wungu membuka sayembara barangsiapa yang dapat
  mengalahkan Minak Jinggo akan memperoleh hadiah yang luar biasa.
  Tersebutlah seorang ksatria putra seorang pendeta bernama Raden
  Damarwulan ( sirojan_munira / Maulana Iskak )
  ( Raja Pendeta aulia ) yang memasuki arena sayembara.
  Dalam peperangan dengan Minak Jinggo hampir saja Damarwulan dapat
  tersingkir( kerajaan karang asem dan kluingkung sampai sekarang dikuasai 
keturunan china/mongol bukti jenggho tak dapat masuk ke jawa dia bukan lah 
muslim tapi budhist bukti adalah tidak didirikannya mesjid tetapi kuil taou ). 
Akan tetapi atas bantuan dua orang selir Minak Jinggo
  yang bernama Dewi Waita dan Dewi Puyengan akhirnya Minak Jinggo
  dapat dikalahkan ( di blambangan saja ). Selanjutnya Dewi Waita dan Dewi 
Puyengan menjadi
  istri Damarwulan. Sebagai imbalan atas kemenangan itu maka
  Damarwulan akhirnya menjadi suami Ratu Ayu Kencana Wungu ( mempunyai putra 
yang dinamai raden paku/sayid ainul yaqin yang kelak menjadi raja di demak 
karena ibunya adalah ratu Majapahit/Blambangan dengan gelar Prabu Satmata )dan 
bersama-
  sama memerintah di Majapahit ( Blambangan ).
  Cerita Damarwulan-Minak Jinggo ini rupa-rupanya sangat populer di
  Jawa Tengah terlebih-lebih di Jawa Timur (peperangan antara walisongo dengan 
majapahit adalah dengan prabu brawijaya ke VII yang ketika itu majapahit sudah 
lemah karena negara mancanegarinya sudah dikalahkan Mongol diduga kemarahan 
CHINA adalah di serang nya SRIWIJAYA - Budhist oleh MAJAPAHIT- Hindhu dan 
pembalasan kekalahan Kubulaikhan ). Hingga sekarang kita masih
  dapat melihat peningggalan tersebut dalam bentuk makam kuno yang
  terletak di Desa Troloyo, Trowulan, Mojokerto. Di sana kita jumpai
  suatu kompleks makam yang oleh penduduk dianggap sebagai makam Ratu
  Ayu Kencana Wungu ( ratu Blambangan ditinggal oleh maulana ISkak karena 
mungkin Jenggho sudah masuk pasae/ Gresik..apakah beliau syahid di sana 
sehingga sunan Giri sejak kecil sudah piatu??? tinggal di kepatihan diangkat 
putra oleh Nyai Bin Patih/ Pinatih: Kampung kecil HaBaSA). Dewi Waita dan Dewi 
Puyengan serta beberapa orang
  pengikutnya. Makam tersebut menurut penelitian para ahli yang
  sebenarnya adalah makam-makam Islam yang awal ( Raden Asmara bangun artinya 
Kebangkitan putra sulthan Ibrahim asmaraqondhi ). Dari angka tahunnya
  yang tertulis pada nisan-nisan menunjuk angka 1295 M - 1457 M.
  Tidak jauh dari Troloyo, masih di Desa Trowulan juga kita jumpai
  sebuah candi yang oleh penduduk setempat dinamakan candi Minak
  Jinggo. Melihat berbagai hiasan serta peninggalan lain yang terdapat
  di sekitar candi tersebut dapat diperkirakan bahwa candi Minak
  Jinggo berasal dari zaman Majapahit





  dr. HM Anton Christanto
  Bag/SMF THT RSUP Dr Sardjito-FK UGM
  Jl. Kesehatan no 1 Yogyakarta - Indonesia 55284
  Phone/Fax : +62 274 7474230
  Mobile +62(0)8122658495
  Email : [EMAIL PROTECTED]
             [EMAIL PROTECTED]
















              
  ---------------------------------
  To help you stay safe and secure online, we've developed the all new Yahoo! 
Security Centre.

  [Non-text portions of this message have been removed]



  Dapatkan informasi kesehatan gratis
  Mailing List Dokter Indonesia
  http://www.mldi.or.id 



  SPONSORED LINKS Health and wellness  Health wellness product  Health and 
wellness program  
        Diet fitness health nutrition wellness  Health promotion and wellness  
Health and wellness promotion  


------------------------------------------------------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS 

    a..  Visit your group "dokter" on the web.
      
    b..  To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]
      
    c..  Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


------------------------------------------------------------------------------



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Need Help?  Get Help! Tools and Strategies for Healthy Drug-Free Living</a>.
http://us.click.yahoo.com/v8.vgB/dbOLAA/xGEGAA/asSolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Dapatkan informasi kesehatan gratis
Mailing List Dokter Indonesia
http://www.mldi.or.id 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke