Mingkin bukan nasinya yang bermasalah, tetapi mental kita yang bermasalah, 
setahu saya saat ini China sudah mulai mengungguli dalam hal pertumbuhan 
ekonomi, dan juga cadangan devisanya dari Amerika, sudah saatnya kita semua 
bangkit dan belajar dari bangsa2 lain, agar ketinggalan kita gak semakin jauh, 
kalo dipikir2 memang Indonesia kebangetan, negara Singapore yang segege pentil 
itu, yang perputaran ekonominya sangat menggandalkan orang2 Indonesia, kita 
masih kewalahan menghadapinya, kita lebih banyak dimanfaatkan oleh mereka, dari 
pada kita memanfaatkan mereka!
   
  Mari kita semua bangkit untuk mengejar ketinggalan ini! kita semua harus 
bersatu apapun latar belakang dan agama kita, demi kemajuan Indonesia, kemajuan 
kita bersama!
   
   
  Wasalam,
  Iwan K

"sangkakala ." <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          kadang saya ndak habis pikir kenapa kok lebih dari 200 juta manusia 
yg ada di Indonesia ini kebanyakan kalah bersaing dalam segala bidang dgn 
bangsa lain?

China, Korea, jepang yg ras kuning bisa maju pesat..
Inggris dan keparat Amerika malahan tak tertandingi dalam hal hegemoni dunia..

Apa yg salah???

Salah satunya menurut hipotesis saya adalah tersebab Nasi kita yg bukan 
kwalitas unggul..

Ya, padi, yg berproses jadi beras, lalu nasi yg dikunyah-kunyah dgn nikmatnya 
oleh gigi geligi dan mulut orang indonesia adalah salah satu biang kerok 
rusaknya SDM bangsa...

Bangsa pemakan gandum seperti ras kaukasia eropa, juga pemakan kentang 
sebagaimana ras eropa utara model finlandia, denmark dll.. nyatanya jauh lebih 
unggul dibanding pengunyah nasi...

sekarang penyuka keju dan fastfood juga hotdog yaitu haram jadah amerika 
malahan pegang kendali dunia...

Nasi kita hanya bikin kenyang perut, bukan bikin otak jadi jenius..

Sudah waktunya beras yg jadi nasi ini ditinjau ulang selaku makanan pokok 
sebagian besar bangsa ini..

Makan nasi hanya bikin mata makin ngantuk, lamban bergerak dan malas berfikir...

Apalagi sebab kelaparannya sebagian dari kita-kita yg tak mampu adalah akibat 
dari doyannya orang kita akan bau dan citarasa nasi dan lupa bahwa ada banyak 
jalan untuk mengisi dgn kenyang lambung dan usus 12jari kita..

Kebijakan pangan yg salah arah adalah salah satu sebab dungunya orang Indonesia 
dibanding ras lain yg jauh lebih unggul.. Pelu diversifikasi pangan sesegera 
mungkin atau anak cucu kita akan makin lahap mengunyah nasi yg notabene adalah 
pembikin loyonya orang-orang kita dibanding orang-orang dari bangsa lain.. 

Saran saya: sudah waktunya nasi yg berasal dari beras diturun peringkatkan dari 
menu-menu utama bangsa ini dan diganti dgn lauk pauk yg berasal dari 
umbi-umbian plus juga gandum... Dan masaalah pangan akan bisa terpecahkan yaitu 
dgn mengurangi konsumsi beras, yg artinya mengurangi permintaan akan beras dan 
tentunya otomatis harga beras akan turun dgn sendirinya ....


Sang....A man From Minangkabau


Bunderan Mangga, Indramayu



---------------------------------
Sucker-punch spam with award-winning protection.
Try the free Yahoo! Mail Beta.

[Non-text portions of this message have been removed]



         

  
---------------------------------
Looking for earth-friendly autos? 
 Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.  

[Non-text portions of this message have been removed]



Dapatkan informasi kesehatan gratis
Mailing List Dokter Indonesia
http://www.mldi.or.id 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke