Personal >< Impersonal , Attach >< Dettach
ditulis oleh: Vincent Liong / Liong Vincent Christian

Ingin ikut diskusi? Silahkan klik: 
http://groups.yahoo.com/group/Komunikasi_Empati/message/1595
http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/message/20761
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/19848



Akhir-akhir ini si Blakcy (anjing tekel saya) suka
bermain dengan bola karet berukuran sedikit lebih
kecil dari bola tenis. Bola karet tsb berbahan
elastis, dimana berbunyi seperti suara tikus ketika
ditekan, lalu kemudian kembali ke bentuknya semula. 

Ketika bola berada di cengkeraman mulut dan kedua kaki
depan Blacky, ia menggigit bola tsb tidak terlalu
keras (tidak sampai robek / rusak), hingga suara
nyaring seperti suara tikus terdengar. Setelah bola
tsb terkuasai dengan baik, biasanya Blacky mendorong
bola tsb dengan kepala atau kaki depannya agar
menjauh, lalu Blacky mengamati bola tsb yang sedang
bergerak menjauhi dirinya secara impersonal (observasi
objective). 

Ketika bola itu sudah diam tidak bergerak baru Blacky
sebagai subject pelaku datang untuk mengulangi siklus
hubungan Personal >< Impersonal dengan mengejar dan
menggigit bola yang berperan sebagai object penderita
tsb, hingga mengeluarkan suara nyaring seperti suara
tikus dan menguasai bola tsb dengan baik. Lalu
melepaskannya lagi agar menjauh dan dapat diamati
pergerakannya. Blacky tidak menikmati bilamana ia
terus menerus menguasai bola tsb secara penuh atau
sebaliknya tidak pernah menguasai bola di tangannya. 

Sensasi emosional diperoleh Blacky bila ia mendapatkan
bola (impersonal menjadi personal) atau kehilangan
bola (personal menjadi impersonal). Blacky terikat
(attach), terbatasi fokusnya dalam hubungannya dengan
bola ketika dapat menguasai bola, tetapi terbebas dari
bola (dettach) ketika kehilangan bola sehingga bisa
mengambil pilihan untuk mengejar bola, tidak lagi
mengejar bola, atau duduk mengamati kemungkinan
pilihan tindakan yang lain yang lebih menarik.


Cerita hubungan antara Blacky dengan bola karet tadi
selalu terjadi dalam hubungan komunikasi manusia &
hewan terhadap lingkungannya. Hari ini saya sempat
membahas hal ini dengan Ondo Untung praktisi
kompatiologi yang mulai bulan April 2007 secara resmi
mengundurkan diri dari posisinya sebagai wartawan di
majalah Marketing, untuk mendalami masalah: Personal
>< Impersonal , Attach >< Dettach dalam pengalaman
sehari-hari. 

Awalnya saya membahas secara mendalam soal hal ini
dengan Ondo Untung ketika kami belajar menembak di
Lapangan Tembak Senayan yang disponsori oleh salahsatu
sponsor kompatiologi di Bandung. Fenomena yang menarik
adalah ketika saya dan Ondo bergantian mencoba untuk
pertama kali menggunakan handgun berpeluru 9mm
pinjaman dari seorang teman. Masalah saya dalam
menembak adalah shock karena sentakan ke belakang yang
saya rasakan ketika peluru meledak dan terbang ke
sasaran, meskipun shock saya sering tepat sasaran.
Lain halnya dengan Ondo yang cenderung tenang, tidak
shock oleh sentakan tetapi kurang tepat sasaran. 

Menembak adalah salahsatu cara yang cukup mahal untuk
mempelajari pemposisian diri “Personal >< Impersonal ,
Attach >< Dettach” secara instant. Maka dari itu
latihan menembak banyak diikuti oleh orang yang
membutuhkan penguasaan mental yang benar-benar
terkontrol soal “Personal >< Impersonal , Attach ><
Dettach”. Ketika orang membidik sasaran hubungan
antara individu dan pistol harus bersifat personal,
tetapi ketika menekan pelatuk harus impersonal agar
tangan tidak bergetar ketika menunggu ledakan dan
tidak shock karena sentakan ke arah belakang, lalu
ketika peluru terbang maka kembali lagi harus
personal. Perubahan pemposisian diri yang terkontrol
yang berlangsung begitu cepat dan saling berhubungan
banyak membantu terutama untuk individu yang bermain
pada pekerjaan di ranah ketidakpastian. 


Seperti halnya menembak, dalam pengambilan keputusan
sehari-hari kita banyak ber urusan dengan siklus yang
melibatkan perubahan pemposisian diri “Personal ><
Impersonal , Attach >< Dettach”. Bila kita
ilustrasikan suatu proses pengambilan keputusan
melalui tahap;

INPUT -> analisa -> PROSES -> strategi -> OUTPUT 

1. Input indrawi diterima oleh penerima informasi
indrawi.
2. Analisa terhadap input indrawi dilakukan untuk
mentranslate informasi (input indrawi) yang sifatnya
abstrak ke bahasa yang lebih verbal (lebih mudah
dipahami).
3. Hasil analisa input indrawi yang telah berbahasa
lebih verbal dijadikan pertimbangan untuk merancang
strategi semacam apa yang akan dipakai (logos).
4. Strategi yang diberlakukan hingga menjadi suatu
keputusan praktikal menghasilkan output tertentu.

Pada tahap No.1 dan 2 individu harus memperlakukan
data secara Personal (subjective) sehingga mampu
menerima data secara murni tanpa terdistorsi oleh
konsep-konsep judgement yang sifatnya observasi
objective. Pada tahap No.3 dan 4 individu harus
memperlakukan data secara Impersonal (objective)
sehingga mampu menentukan strategi / mengambil
keputusan tanpa terbawa oleh hubungan personal dengan
situasi (logos).  

Pada tahap No. 1 dan 2 individu berhubungan secara
subjective dan fokus terhadap object (Zoom In /
Attach) sehingga tidak mampu melihat persepsi dan hal
lain selain object. Pada tahap No.3 dan 4 individu
mengamati data dengan berjarak / secara objective
(Zoom Out / Dettach) sehingga mampu mengobservasi
object dalam pemposisiannya dengan hal-hal lain. 

Dalam kasus saya; dengan meninggalkan sekolah tanpa
rasa penyesalan, saya bisa mendapat kesempatan yang
lebih lebar untuk bermain di pilihan yang lebih luas,
misalnya dengan memperluas penerapan ilmu
kompatiologi, dan dalam dua sampai tiga tahun lagi
saya perkirakan akan meninggalkan kompatiologi untuk
menggapai hal yang lebih besar lagi, tentunya dalam
satu tahun ke depan tanda-tanda ke arah
jurusan-jurusan baru yang bisa diperoleh dengan
taruhannya adalah meninggalkan kompatiologi akan mulai
tampak.


At:
http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/message/20737
Saya sempat menulis:

“Pada dasarnya semua hal entah dikategorikan /
dilabelkan sebagai ilmu science atau metafisika
berawal dari kegiatan analisa input indrawi (kegiatan
pengukuran / penimbangan data) yang diikuti dengan
logos. Dalam proses pembelajarannya yang turun-menurun
ilmu apapun lambat laun akan kehilangan sifat analisa
input indrawi dan sifat logosnya ;meskipun ilmu
tersebut pada akhirnya dikatakan sebagai ilmu yang
metafisika (instingtif / analisa input indrawi) atau
tetap dikatakan sebagai ilmu yang science, valid,
empiris, dlsb (logos). Hal ini terjadi karena dengan
mengkultuskan penemu dari suatu ilmu, maka ilmu itu
sendiripun akhirnya akan kultus seperti kita berbicara
soal agama yang sifatnya yakin tanpa perlu bukti,
kelompok yang meyakini kultus ilmu tsb adalah
komunitas lokal yang sektenya menghormati
mengkultuskan penemu ilmu tsb.

Analisa input indrawi penting untuk memetakan secara
lebih verbal peta / range keadaan yang terus
berubah-ubah (ketidakpastian). Logos memegang peranan
penting untuk memperoses peta (yang agak jelas) hasil
analisa input indrawi hingga akhirnya memutuskan
strategi & keputusan.

Tanpa analisa input indrawi berakibat keputusan
diambil dengan mencocokkan strategi dengan output
semata di ranah berpikir tanpa mempedulikan bahwa
input di dunia nyata selalu berubah-ubah petanya
setiap saat, sehingga perlu terus mendapatkan update
peta at the present time (hidup sifatnya saat ini
bukan masa depan dan masa lalu).

Tanpa logos, maka hasil analisa input indrawi begitu
saja dianggap sebagai keputusan akhir, efek sampinya
individu tsb tidak lagi memiliki kebebasannya untuk
mengambil keputusan sendiri yang dianggap baik maupun
tidak baik. Individu tsb hanya seperti kabel listrik
yang menghantarkan listrik tanpa kemampuan
mempengaruhi atau mengubah secara terkontrol listrik
yang mengalir.”


Ttd,
Vincent Liong
(Pendiri &Penemu Kompatiologi)
Jakarta, Selasa, 8 Mei 2007





=====================================
LAMPIRAN Balasan dari Luluk Megister

At:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/19856
luluk megister <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Seperti apa yang telah di ilustrasikan suatu prose
pengambilan keputusan :
 
INPUT -> analisa -> PROSES -> strategi -> OUTPUT 

Vincent Liong menulis: “Pada tahap No.1 dan 2 individu
harus memperlakukan data secara Personal (subjective)
sehingga mampu menerima data secara murni tanpa
terdistorsi oleh konsep-konsep judgement yang sifatnya
observasi objective. Pada tahap No.3 dan 4 individu
harus memperlakukan data secara Impersonal (objective)
sehingga mampu menentukan strategi / mengambil
keputusan tanpa terbawa oleh hubungan personal dengan
situasi (logos).” 

Dengan keterbatasan ilmu yang saya miliki jadi mungkin
muatan yang yang saya tangkap untuk mengerti uraian
diatas membutuhkan waktu, menurut penjabaran saya 
INPUT( selalu bersifat Past ) yang kemudian akan
mengalami PROSES ( Now ) dan menghasilkan OUTPUT (
Future ) sebagai hasil dari proses,yang nantinya akan
di aplikasikan dalam kelangsungan hidup. Coba kita
kaitkan lagi dengan apa yang pernah Bung Vincent tulis
:
 
Disini di sebutkan kalau aplikasi hidup : Vincent
Liong menulis: “Tanpa analisa input indrawi berakibat
keputusan diambil dengan mencocokkan strategi dengan
output semata di ranah berpikir tanpa mempedulikan
bahwa input di dunia nyata selalu berubah-ubah petanya
setiap saat, sehingga perlu terus mendapatkan update
peta at the present time (hidup sifatnya saat ini
bukan masa depan dan masa lalu).”
 
Jadi kalau begitu prose individu dalam menghasilkan
OUTPUT ( keputusan akhir ) adalah :
1 Hidup  ( Tanpa analisa input indrawi ) =saat ini
bukan masa lalu bukan masa depan 
2.Hidup ( analisa input indrawi ) = masa lalu,
sekarang dan masa depan.
 
Kalau yang mempengaruhi input ( masa lalu ) bermuatan
negatif, seberapa besar peran proses dalam memfilter
muatan itu sehingga output yang akan di hasilkan nanti
sesuai dengan apa yang kita harapkan nanti ( future
),sehingga output yang dihasilakna juga masih sesuai
dengan logos yang ada.
 
/lu2



Vincent Liong answer:

Bung luluk megister rupanya masih terkunci bahwa
pemerosessan informasi hanya terbatas di model
kegiatan berpikir dan bernalar saja… Nah, ini yang
membuat manusia kalah canggih dengan hewan.

Bilamana input, proses dan output adalah dalam konteks
proses berpikir / bernalar, maka input, proses dan
output selalu bersifat past (input), present (proses)
dan future(output). Dalam konteks ini input proses dan
output masih di ranah strategi saja.

Kalau di kompatiologi input yang diterima oleh indrawi
sifatnya present, tanpa ada jarak waktu input tsb
dianalisa hingga menghasilkan data yang lebih verbal
sehingga mudah ditelaah dengan berpikir / bernalar ala
logos, lalu strategi ditimbang-timbang dan ditentukan
untuk dilakukan saat ini juga (present). 
Hal ini tidak bisa dimengerti oleh ilmupengetahuan
yang berbasis ceramah, normatif, indoktrinasi, dlsb
karena ilmupengetahuan jenis itu masih berbasis konsep
yang dihasilkan oleh pemikiran & kegiatan bernalar
yang dimana, hanya sesuatu yang bersifat masa lalu
saja yang bisa disimpulkan, karena membutuhkan jarak
waktu untuk memproses informasi sehingga waktu antara
saat terjadi input dan saat terjadi output selalu
berjarak.

Nah, mengapa dalam kompatiologi tidak ada jarak waktu
antara input, proses dan output tiga bagian proses tsb
ada di saat ini bukan di masa lalu, saat ini dan masa
depan? 

Caranya adalah dengan menjadikan kegiatan memproses
informasi tsb bersifat biologis (fisikal) bukan
bernalar. Maka dari itu ilmu kompatiologi bukanlah apa
yang kita bahas secara bernalar di maillist melainkan
suatu SOP biologis untuk menginstall sistem
pemerosesan informasi yang bekerja secara biologis
(fisikal) bukan berpikir, bernalar, dan berkonsep.

Orang yang telah terinstall kompatiologi tubuhnya
bekerja seperti helikopter tempur canggih. Di saat
yang sama (selalu at the present time) secara terus
menerus radar menyerap informasi soal cuaca, peta
pemposisian diri dalam wilayah tempur dan terhadap
posisi lawan, sampai bila dibidik / masuk karget
lawan. Pilot setiap saat (selalu at the present time)
secara terus menerus memantau informasi yang disajikan
di monitor yang mentampilkan data yang diterima radar
secara lebih verbal (lebih mudah dimengerti dalam
bahasa yang lebih kontekstual) lalu mengambil
keputusan untuk saat itu saja. 

Orang yang menggunakan sistem pemerosesan informasi
yang bergantung pada kemampuan berpikir dan bernalar
seperti kapal tanpa radar yang harus menerima
informasi cuaca melalui jaringan telegram dimana
selalu ada jarak waktu antara saat input data diterima
dan saat kesimpulan (output) diperoleh.

Maka dari itu kompatiologi selalu mengkritisi
ilmupengetahuan yang sok ilmiah dan hanya sampai pada
kemampuan berpikir, bernalar, berkonsep yang selalu
ketinggalan kalau mau adu cepat & up to date soal
pemerosessan informasi. Maka dari itu orang lulusan
sekolahan hanya mampu sampai tahap menjadi pengamat
objective untuk mengamati masalah sesuai dengan
bidangnya yang sifatnya past time dan menggambil
kesimpulan, tetapi tidak mampu menjadi pelaku,
pengambil keputusan yang harus ditentukan saat ini
juga (at the present time). 

Data yang diterima dan diproses di kompatiologi
bukanlah anggapan negatif atau positif, baik atau
buruk. Setiap data hanyalah pemposisian diri terhadap
penggaris (skala) di konteksnya masing-masing yang
mempunyai nilai guna relatif. 
 
Ttd,
Vincent Liong
Jakarta, Rabu, 9 Mei 2007





=================================================
LAMPIRAN Info 'Pendekon' (Pengajar) Kompatiologi
Last update: 30 April 2007 (berlaku sampai update
berikutnya)



ISI LAMPIRAN 
* Daftar pengajar Kompatiologi cabang Jakarta. 
* Daftar penasehat Kompatiologi cabang Jakarta. 
* Daftar pengajar Kompatiologi cabang daerah (di luar
Jakarta; Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Solo &
Purwokerto,.)
* Mendatangkan Vincent Liong Penemu & Pendiri
Kompatiologi ke Kota Anda. 
* Maillist-maillist tempat diskusi Kompatiologi
(unmoderated).

Note: Keterangan tentang ciri-ciri dan spesialisasi
masing-masing pribadi pendekon ditulis oleh Vincent
Liong & Leonardo Rimba.


YANG PERLU DIPERHATIKAN:
* By appointment only. Biasanya pendekon membawa
pendekon dari cabang lain bilamana jumlah terdekon di
luar kemampuan pendekon dengan tujuan untuk menjaga
standart kwalitas hasil dekon.
* Wajib konformasi sehari sebelum hari appointment dan
hari yang sama sebelum dekon. 
* Tidak melayani tanya-jawab via sms dan misscall.
* Biasanya acara dekon berlangsung selama empat jam.
Dilarang meninggalkan acara sebelum acara selesai.
* Order proyek luar kota, seminar, wawancara pers,
dlsb hubungi & deal langsung dengan masing-masing
praktisi. 
* Disarankan (tidak wajib) terdekon membawa teman yang
tinggal satu area / lingkungan pergaulan dengannya
agar memiliki teman sharing tentang penerapan
kompatiologi pasca dekon-kompatiologi, agar
perkembangan pasca dekon lebih cepat dan terkontrol.
* Tiap pendekon bekerja dan bertanggungjawab secara
independent. Tanggungjawab kepada klien adalah pada
masing-masing praktisi yang menjadi pendekon pilihan
anda.
* Praktisi kompatiologi tidak memberikan jaminan
apapun terhadap klien. Segala resiko dari proses
dekonstruksi ditanggung oleh klien sendiri.
* Tarif yang tercantum dapat berubah sewaktu-waktu
tanpa pemberitahuan (baik diubah oleh Vincent Liong
maupun oleh masing-masing pendekon sendiri tanpa
memberitahu Vincent Liong).
* Kompatiologi juga membuka diri untuk donasi /
sumbangan biaya penelitian yang sifatnya pribadi
karena dilakukan oleh masing-masing pendekon atas
kemauan & usaha sendiri. Sumbangan berupa uang dapat
ditransfer ke bank account atau secara tunai(cash).
* Untuk informasi yang belum disebutkan di atas dapat
menanyakan langsung kepada pendekon.



PENGAJAR KOMPATIOLOGI CABANG JAKARTA

* MARWAN M.
Marwan, menekuni pencarian diri bagi orang yang
berminat meninggalkan nilai-nilai tradisional, untuk
masuk ke masa postmoderen, dengan memilih sendiri
unsur apa yang harus dipertahankan dan unsur apa yang
harus diambil dari luar budayanya sendiri. 
Lokasi dekon: Plaza Senayan, Senayan City & Mall Taman
Anggrek.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.250.000,- per peserta.
CDMA esia: 021-93710900 & Hp: 0818888653.

* STEVEN TJOENG (alias: Dayapala Pema Lodoe)
Steven adalah universalis pencari kebenaran sejati
untuk membantu manusia lainnya mengakhiri permasalahan
hidupnya.  
Lokasi dekon: Mall Taman Anggrek, Plaza Semanggi.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.250.000,- per peserta.
CDMA esia: 021-93332223 & Hp: 081381381311.

* FARIS FREDY PUTRANTO
Fredy adalah pribadi yang work hard & play hard.  
Lokasi dekon: Mall Taman Anggrek, Plaza Senayan,
Senayan City & Plaza Semanggi.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.250.000,- per peserta.
Hp: 085697868012.

* DADE (M. PRABOWO)
Dade adalah pribadi yang banyak mendalami aliran yang
bersifat sufistik / tasawuf.
Lokasi dekon: Mall Taman Anggrek, Plaza Semanggi &
Mall Kelapa Gading.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.250.000,- per peserta.
CDMA esia: 021-98805716 & Hp: 081808862171.

* RIO PANJAITAN
Rio adalah pribadi yang pribadi yang memiliki
background tekhnik beladiri & filosofi Aikido, dan
filsafat Bushido yang adalah warisan budaya Jepang.
Mengkhususkan diri bagi mereka yang memiliki semangat
pengabdian dalam bidang apapun.
Lokasi dekon: Mall Taman Anggrek, Plaza Semanggi &
Mall Kelapa Gading.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.250.000,- per peserta.
CDMA esia: 021-99068707 & Hp: 081380530125.

* ONDO UNTUNG
Ondo adalah pribadi yang lihai dalam menganalisa
fenomena sosial-politik kontemporer.
Lokasi dekon: Mall Kelapa Gading, Plaza Senayan,
Senayan City, Plaza Semanggi.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.250.000,- per peserta.
CDMA esia: 021-92862617 & Hp: 08128599710.

* ADHI PURWONO 
Adhi mampu mengerti pengalaman-pengalaman sikofren
yang berasal dari masa kanak-kanak yang berlanjut ke
masa dewasa dan masalah yang berkaitan dengan hubungan
antar pribadi. 
Lokasi dekon: Plaza Senayan, Senayan City, Mall Taman
Anggrek & Mall Puri Indah.  
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.250.000,- per peserta.
CDMA flexi: 021-68812660 & fren: 08886187085. 
Bank Account: Bank BNI cabang Harmoni.
A/c: 1810500-6  A/n: Adhi Purwono.

* VINCENT LIONG (Pendiri & Penemu ilmu Kompatiologi)
Vincent adalah pendiri & penemu Kompatiologi, secara
pribadi berminat pada masalah eksistensi & adaptasi
diri terhadap lingkungan.  
Lokasi dekon: Plaza Senayan & Senayan City.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.500.000,- per peserta di Plaza Senayan
& Senayan City. 
CDMA flexi: 021-70006775 & esia: 021-98806892 (untuk
di Jakarta saja). 
CDMA fren: 08881333410 (untuk di Jakarta & luar kota).

Telp: 021-5482193, 5348567  Fax: 021-5348546
Bank Account: Bank BCA cabang Permata Hijau.
A/c: 178-117-9600  A/n: Liong Vincent Christian.



PENASEHAT KOMPATIOLOGI CABANG JAKARTA

CORNELIA ISTIANI
Istiani mengkhususkan diri pada mereka yang berasal
dari bidang ‘eksakta’(matematika, pengukuran dan
statistika).
Hp: 081585228174 CDMA flexi: 021-68358037
CDMA fren: 08886167847 (untuk di Jakarta & luar kota).

JUSWAN SETYAWAN
Juswan adalah penulis & edukator piawai dalam bidang
kedokteran populer.
Hp: 08159162193

LEONARDO RIMBA
Leonardo Rimba, ilmuan politik yang bergerak di bidang
metafisika praktis.
Hp: 0818183615



PENGAJAR KOMPATIOLOGI CABANG DAERAH

* Cabang SOLO
Jadwal by appointment. Tarif umum: Rp.200.000,- per
peserta.
- Sunu (Hp: 08122651357 CDMA flexi: 0271-7072879)
Sunu adalah sarjana hukum yang sedang meneliti
berbagai pendekatan praktis bagi mereka yang sedang
atau akan mempelajari kompatiologi.
- Toto (CDMA fren: 08886702727 flexi: 0271-7035186 Hp:
08552812005)
Toto adalah filsuf sosial dengan pendekatan ilmiah
populer yang penjelasannya sangat mudah dicerna oleh
masyarakat umum.
- Wawan Setiawan (Hp: 081932655888 CDMA fren:
08882900288)
Wawan mengkhususkan diri dalam memberikan pengarahan
kepada mereka yang pernah, akan, atau sedang
berkecimpung dalam dunia hitam di Indonesia dan
hubungannya dengan ilmu kompatiologi. 
- Alan Sarwono (Hp: 0811285540)
Alan Sarwono mengkhususkan diri pada mereka yang telah
menduduki posisi managerial menengah dan berambisi
untuk mencapai jabatan tertinggi di organisasi bisnis
mereka.
- Aida (CDMA fren: 08882989050)
Aida mengkhususkan diri pada pendekatan lintas agama
dalam hubungannya dengan ilmu kompatiologi.
- Agung PW (Hp: 081331139120) 
Agung mengkhususkan diri bagi mereka yang bergerak
dalam bidang seni dan pendidikan. 
- Sukma (CDMA fren: 08886753831)
Agung mengkhususkan diri bagi mereka yang bergerak
dalam bidang seni visual terutama fotografi dan
fenomena ke-Indigo-an.
- Willy BS (Hp: 08179489889, 0816674069 CDMA flexi:
0271-7016881)
Willy, spesialis soal orangtua yang merasa dirinya
atau anaknya bermasalah.

* Cabang YOGYAKARTA
Jadwal by appointment. Tarif umum: Rp.200.000,- per
peserta.
- Lely Cabe (CDMA fren: 08882738729 Hp: 08170428081)
Lely sangat memahami masalah-masalah lintasbudaya
antar bangsa dan toleransi sosial. 
- Aida (CDMA fren: 08882989050)
Aida mengkhususkan diri pada pendekatan lintas agama
dalam hubungannya dengan ilmu kompatiologi.

* Cabang BANDUNG : Omen
Omen adalah pribadi yang mendalami ilmu Feng Shui
untuk diterapkan ke arsitektur 
moderen dengan latarbelakang sarjana seni ITB. Dengan
sifat pribadi dasar monyet api; Jadi pada kondisi
situasi yang meletup-letup membakar, jangan heran
kalau dengan tiba-tiba bisa saja ia berpindah ke pohon
yang lain.  
CDMA flexi: 022-70108828 & Hp: 08157179292.

* Cabang PURWOKERTO : Bimo Wikantiyoso
Bimo sementara ini mengkhususkan diri untuk melayani
mereka yang ingin menjadi adaptif dalam hal-hal
spiritualitas dan pengendalian hal-hal keduniawian.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.250.000,- per peserta.
CDMA fren: 08888405843 & Hp: 0816746770.

* Cabang SURABAYA : Audifax
Audifax, ahli ilmu jiwa, kemanusiaan dan berbagai
permasalahannya, seperti dimunculkan dalam berbagai
simbol-simbol yang ditemui di masyarakat Indonesia
saat ini.  
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.250.000,- per peserta.
CDMA flexi: 031-70209354 & fren: 08882733626.



Mendatangkan Vincent Liong Penemu & Pendiri
Kompatiologi ke Kota Anda. 
Untuk mendatangkan / mengundang Vincent Liong, hal-hal
yang perlu dipenuhi adalah sbb: 

1. AKOMODASI
* Ada individu penanggungjawab / sponsor (local
representative) yang jelas, yang mengatur acara &
mengurus perekrutan peserta. Akan lebih baik bila
individu penanggungjawab datang ke Jakarta sebelumnya
untuk mengenal Vincent Liong dan Kompatiologi lebih
dalam sebelum menjadi local representative di acara
kunjungan Vincent Liong, agar tidak ada
kesalahpahaman. 
* Tiket pesawat pergi & pulang ke kota tsb & akomodasi
hotel dibelikan di muka.
* Tambahan biaya satu juta rupiah untuk uang saku,
dibayar di muka via transfer ke bank account.
* Ada individu yang menemani, mengantarkan (fasilitas
transportasi) & membiayai Vincent Liong berekreasi,
sambil pendalaman kompatiologi secara informal di
waktu luang agar tidak bosan / jenuh saat di kota tsb.
* Biasanya acara kunjungan dilakukan selama seminggu
sampai dua minggu untuk mempersiapkan kompatiologi
cabang daerah yang independent tidak tergantung cabang
Jakarta dalam aplikasinya.

2. TARIF DEKON KOMPATIOLOGI
* Bagi peserta di kota tsb, yang mengikuti acara
bersama Vincent dikenai tarif Rp.300.000,-/peserta,
biaya ini di luar biaya & hal AKOMODASI.

3. TARIF SARASEHAN
* Bagi pihak yang ingin mengundang untuk acara
sarasehan bertema kompatiologi dengan pembicara
Vincent Liong, dapat dinegosiasikan langsung per
telepon dan email. Bila di luar kota, maka hal tsb
harus memenuhi hal AKOMODASI.

(Note: Aturan main di atas juga berlaku untuk
mendatangkan para pendekon kompatiologi yang lain yang
nama dan contact personnya tercantum dalam email ini.
Silahkan hubungi langsung per telepon.)



Maillist-maillist tempat diskusi Kompatiologi
(unmoderated):
* http://groups.yahoo.com/group/komunikasi_empati
* http://groups.yahoo.com/group/vincentliong
*
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/
*
http://groups.google.com/group/komunikasi_empati/about


Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com 


Dapatkan informasi kesehatan gratis
Mailing List Dokter Indonesia
http://www.mldi.or.id 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke