Transformers dan Kompatiologi
Ditulis oleh: Vincent Liong (Pendiri kompatiologi)
Jakarta, Sabtu, 14 Juni 2007

Ingin bergabung dalam diskusi? (Unmoderated) Klik:
http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/message/21810

http://groups.yahoo.com/group/Komunikasi_Empati/message/2097

http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/25714




PENDAHULUAN

Hari ini, Jakarta 13 Juli 2007 Pk:06.40 WIB (pagi); 
“Saya bagun tidur setelah tidur yang pulas sejak sore
hari sehari sebelumnya. Ketika bangun saya ingat mimpi
saya: Saya berkeliling naik turk tronton militer pergi
study tour ke semacam gunung, gaya anak sekolahan
bersama beberapa tentara berseragam loreng hijau yang
turut serta dengan membawa senjatanya masing-masing.
Lalu setelah selesai tour yang pertama, saya pulang ke
kota asal saya, tetapi di tengah jalan saya pindah
kendaraan dari truk tsb ke mobil SUV yang tertutup,
duduk di kursi depan menuju ke sebuah pantai sebelum
kembali ke kota kami. Kata teman saya setelah tour ke
gunung selesai, keesokan harinya saya akan berangkat
ke pantai tsb; maka dari itu atas ajakan saya, SUV
kami memisahkan diri dari rombongan untuk meninjau
pantai yang akan kami kunjungi. Perjalanan menuju
pantai tsb hari hujan dan licin, ketika sampai di
pantai tsb tempat yang akan kami kunjungi banjir
karena air laut pasang. Teman-teman saya panik karena
tempat yang akan kami kunjungi besok banjir air laut
pasang cukup tinggi hingga rumah-rumahnya hampir
tenggelam, tetapi saya tidak panik, malah ingin
meninjau dan tetap ingin tour di keesokan harinya
tetap diadakan seperti rencana semula. Setelah mobil
diparkir, saya turun dari mobil dan teman-teman saya
panik.” 
Lalu mimpi tsb terputus begitu saja karena saya
bangun, untunglah saya ingat semuanya.

Saya menelepon Leonardo Rimba, dia mengatakan kalau
dia mimpi;
”Naik pesawat layang berbaling-baling yang untuk satu
sampai dua orang. Vincent Liong naik pesawat tsb
bersama dua orang teman. Pesawat tsb tercebur ke laut,
dua orang tsb berada di bawah air, tetapi Vincent
Liong di atas air dan tetap bisa mengendalikan pesawat
layang tsb hingga ke tepi seperti naik speedboat untuk
menolong dua temannya tsb.” Lalu saya Tanya mas
Leonardo Rimba;”Mas Leo di mana?” Leo
jawab;”Melayang-layang melihat dari atas.”  

Hari yang sama, Jakarta, 13 Juli 2007 Pk:12.00 WIB
(siang hari) saya berbicara per telepon dengan
’Dade’(Muhammad Prabowo). Kata beliau dia lagi di JCC,
senayan dan hendak ke Plaza Senayan untuk melayani
program Dekon-Kompatiologi pada Pk:14.00 - selesai.
Kata Dade klien hari ini seorang dokter hewan namanya
Vivi (maaf kalau salah spelling). Tidak tahu mengapa
kok saya rasanya ingin datang, jadi saya datang ke
Plaza Senayan Pk:14.00. 

Sesuai komitment (perjanjian) dalam project
kompatiologi; Praktisi kompatiologi yang dianggap
lulus sebagai pendekon independent oleh gurunya
masing-masing (Vincent Liong atau non Vincent Liong)
dapat memberikan layanan dekon-kompatiologi dengan
menentukan tarif sendiri dengan syarat ;tanpa adanya
keikutsertaan gurunya masing-masing. Maka dari itu
saya datang ke program Dekon-Kompatiologi nya ala Dade
tetapi tidak ikut dalam proses dekon, saya memisahkan
diri dengan duduk di meja berbeda hingga acara selesai
sambil sesekali ngobrol dengan tetap ada jarak dengan
Dade. Hari itu selain Vivi, secara mendadak datang
bapak Paul L. Toruan yang akhirnya juga turut didekon.
Beberapa hari sebelumnya, hari Selasa, 10 Juli 2007
;ketika makan-makan bersama saya di Papa Rons Pizza
cabang Apartment Park Royal, Dade sempat menyampaikan
keinginannya untuk nonton bioskop bareng dengan saya.
Hari itu dia mengatakannya lagi, dia ingin nonton
Transformers. Dade beranya soal berapa harga tiket
bioskop di Plaza Senayan, lalu saya katakan bahwa saya
bisa buat agak murah karena pakai BCA side card
(credit card). Karena by one get one free maka harga
tiket per orang tinggal Rp.25.000,-. Saya menitipkan
tas ke Dade dan meninggalkan Dade yang sedang
menjalankan program dekon di Foodcourt, lt.3, Plaza
Senayan. 

Di XXI (Bioskop 21) ada dua antrian, yang satu khusus
pengguna BCA side card dan yang satu lagi untuk umum.
Saya mengantre di antrian khusus pengguna BCA side
card. Di depan saya ada suami isteri sedang mengantre
juga tetapi dari pembicaraannya saya dengar mereka mau
menggunakan debit card BCA. Saya tahu bahwa di antrean
tsb hanya bisa pakai BCA side card. Maka saya tawarkan
diri untuk membantu gesekkan pakai kartu saya lalu
mereka membayar ‘sejumlah yang saya bayar’
(Rp.150.000,- tunai) karena kasihan mereka sudah
mengantre. Mereka setuju dan saya membantu mereka
membelikan 6 tiket ( beli 3 gratis 3) untuk nonton
film Transformers. Setelah membantu membelikan mereka
tiket, si penjaga loket mengatakan kalau ada limit 6
tiket dalam 1 bulan untuk 1 kartu. Lalu saya bengong,
tiba-tiba orang yang saya Bantu tsb bertanya ke saya
mau beli berapa tiket dan memberikan Rp.100.000,-
sehingga tetap saja saya mendapatkan empat tiket
dengan uang yang saya keluarkan dari dompet saya
sebesar 100.000,- jadi bagi saya tetap by one get one
free dengan pola berbeda tetapi serupa. Saya sempat
meminta maaf ke orang tsb tetapi dia jawab;”Anda sudah
membantu saya diskon Rp.50.000,-.” Dan kembali
mengucapkan terimakasih, memberikan slip kartu kredit
saya yang tertinggal, lalu pamit pergi. Saya ingat
muka orang tsb mirip murid saya Ondo Untung yang
sedang berpetualang di Jayapura, Papua.

Saya dan orang tsb terbengong-bengong, istilah umumnya
“ngeblank”. Saya kembali ke Dade yang sedang mendekon,
lalu mengikuti mereka ke toko buku Kinokuniya hingga
setelah beres ke kafe Starbucks di 1st floor dalam
area Sogo deptstore, selama perjalanan waktu tsb saya
tetap ngeblank. 

Di Starbucks bergantian Vivi, Paul dan disusul datang
’Dendy’(Den Iman Dwi Prasetya) yang adalah mantan
murid terdekon Dade beberapa minggu yang lalu ; mereka
bergantian menjadi peramal tarrot lalu saya dan Dade
menjadi pasien mereka. Ketika saya diramal Dendy saya
jadi ingat lagi dengan Ondo Untung.Mereka sama-sama
berambut tipis hampir botak, nama mereka sama-sama
agak balance antara maskulin dan feminim; seperti nama
Ondo juga seperti nama Dandy. Dari melihat cara Dandy
meramal tampak sekali seperti Ondo dia juga seorang
player yang baik. Semboyannya, hidup itu mencari jalan
pintas yang paling cepat dan mudah dengan mengeluarkan
resourch seminimal mungkin. Maka dari itu saya meminta
Dandy untuk menemui saya secara privat minggu depan
untuk membahas sifat khasnya yang balance dan playful
dan ada rebel-nya sedikit.

Akhirnya waktu saya harus nonton bioskop. Di tiket
Plaza Senayan XXI kami, kami berempat (saya, Dade,
Vivi dan Paul) harus masuk studio 7 Pk:19.15 , saat
itu waktu menunjukkan Pk:19.00. Kami ke toilet lalu
masuk ke Bioskop dan duduk di kursi nomor C5 sampai
C8. Akhirnya film dimulai...

 
FILOSOFI  TRANSFORMERS 

Menonton Transformers, saya kok jadi mendapat jawaban
atas pengalaman unik mulai dari mimpi hingga beli
tiket dan kebetulan-kebetulan lain yang ditemui hingga
akhirnya masuk ke bioskop. Jawaban itu adalah
pengertian tentang ilmu yang selama ini kami
kembangkan: “Kompatiologi”.

“In the "Transformers" film, the robots had more of an
alien feel to them to fit the theme of an alien
invasion. The robots (stated by Optimus Prime) in the
film are actual sentient organisms and not just giant,
mindless, and mechanical machines. The robots can also
speak their own alien language sounding like what
seems to be based on different pitches and
frequencies. Along side of that, they gave them more
alien features that probably wasn't mentioned in the
comics or T.V. series such as an highly advanced
exoskeleton, force field, and a special "alien
asteroid" mode in which they transform into
individually and arrive on earth in. The exoskeleton
is a "self-regenerating metal" in which the aliens are
composed of (stated in the film) that is the
equivalent of living skin that heals itself.”
[copy&paste from:
http://en.wikipedia.org/wiki/Transformers_(toy_line) ]

Yang menarik dari mitos tentang Transformers dalam
cerita ini adalah: Mereka adalah alien yang memiliki
tubuh organisme yang seperti mesin mekanis tetapi
tidak sekedar mesin yang tidak berpikiran, selain
mampu berbicara dengan bahasa mereka sendiri yang
berbentuk gelombang suara dan frekwensi, mereka mampu
mendownload bahasa lain misalnya bahasa manusia,
informasi dari komputer, juga bahasa bentuk dari mesin
mekanis untuk kemudian mengubah sel / atom / organisme
tubuh mereka sesuai bentuk detail(luar dan dalam) dan
fungsional mesin mekanis yang mereka download datanya.
    

Nah tema dalam Transformers ini memiliki keterkaitan
dengan kompatiologi yaitu kompatiologi adalah ilmu
yang tidak memiliki bentuk fisik keilmuan yang tetap.
Hanya proses instalasi yang memiliki SOP (Standart
Operating Prosedure) yang tetap, itu pun memiliki
system kalibrasi berupa keterampilan penyusunan
sirkuit (seperti sirkuit elektro dan pada system
penyimpanan data elektronik) menggunakan bahan
sampling rasa (pencicipan). 

Di Transformers ada sirkuit utama yang berbentuk kubus
sebagai alat penyimpanan data seperti harddisk utama
yang memiliki software tertentu yang dapat digunakan
oleh robot-robot sesuai kepentingannya masing-masing.
Dalam kompatiologi paket SOP standart kompatiologi
bersama kemampuan pendekon membentuk sirkuit
kalibrasinya adalah modal untuk melakukan instalasi
software operating system kompatiologi pada manusia
lain. Bila sudah terinstall entah dari tangan pertama
(VincentLiong) atau sekedar copy-an kesekian kali
(murid, cucu murid, buyut murid, dlsb dari Vincent
Liong) maka siapa saja bisa sebagai pendekon
independent menginstalasi software operating system
kompatiologi pada manusia lain. Bila hanya mau jadi
user maka bisa langsung menerapkan pada bidang
kegiatan sesuai latarbelakang, minat, kebutuhan dan
kepentingan masing-masing individu pengguna.

Salahsatu sarat dapat bertransformasi adalah anda
tidak terikat pada bentuk, seperti pada transformers
bisa menularkan software pada helicopter, pesawat
tempur, mobil butut hingga mobil mewah, tank, sampai
radio dan handphone sehingga semuanya menjadi hidup
dan tidak lagi terikat pada bentuk yang tetap dan
diam. Kalau dalam ranah keilmuan ini seperti bagaimana
kompatiologi menularkan virus pada kelompok manusia
yang masih terikat pada kultus pendefinisian entah itu
agama, ilmu, suatu teori, pendapat, dlsb sehingga
model penggunaannya seperti ceramah, normative,
menghafalkan sampai pentahbisan gelar berijasah.
Ketika manusia terjangkit dengan virus pikiran
(software operating system) ini, maka yang terjadi
adalah dirinya tidak terikat lagi pada keyakinan /
anggapan / believe sistem bahwa diri sendiri itu
bersifat tetap.

Bila tidak ada suatu keyakinan / anggapan / believe
system bersifat tetap maka akibatnya pemahaman tentang
pengukuran berubah; 
* BEFORE:: Dari informasi yang bersifat tetap seperti
penggunaan statistika untuk mencari nilai akhir yang
mewakili suatu definisi berbentuk angka pada tempat,
kondisi dan waktu tertentu yang ada di ranah pikir
berubah menjadi ; 
* AFTER:: Penggunaan pengukuran (statistika) untuk
membaca ‘karakteristik’(kumpulan data yang memiliki
relasi satu sama lain yang membentuk kesatuan data
tunggal) ‘tiap data’ (manusia, hewan, tumbuhan sampai
benda mati) dengan penggunaan range dan skala
(penggaris / penimbangan pemposisian diri data) hingga
mampu membuat model imitasi (copy&paste) dari bentuk
mesin mekanis untuk kemudian mengubah sel / atom /
organisme tubuh mereka sesuai bentuk detail(luar dan
dalam) dan fungsional mesin mekanis yang mereka
download datanya ; dalam hal kompatiologi ini terjadi
dalam proses bagaimana kompatiologi membaca berbagai
ilmupengetahuan yang ada sebagai suatu pemposisian
diri dalam projeksi tentang suatu object yang berupa
ilmu (kegiatan dengan pola tertentu). Seperti robot
transformers dalam mempelajari mesin mekanis benda
lain dan mengubah dirinya menjadi bentuk yang sama
dengan fungsi kegunaan yang sama. 

Ini bisa terjadi karena terjadi karena proses
pengukuran dalam kompatiologi tidak bekerja di ranah
piker, melainkan di tubuh biologis sebagai layar
projeksi pemposisian diri suatu data terhadap skala
dan rangenya. Efak sampingnya adalah: 
* Pada proses berpikir yang pemerosesan data dari
input hingga keluarnya output terjadi dalam waktu yang
berbeda (past, present future) sehingga ketika
kesimpulan muncul yang yang diteliti adalah hal yang
bersifat lampau (past).
* Pada proses yang sifatnya biologis (fisikal) maka
dari saat input, proses dan output terjadi dalam waktu
yang sama yaitu saat ini (present). Saat ini-nya
kemarin, saat ini-nya hari ini, dan saat ini-nya
besok. 

Dalam Transformers juga ada adegan dimana ketika
Optimus Prime membunuh lawannya Megatron dia
mengatakan;”Maaf saya terpaksa membunuhmu
saudaraku…”(kalau tidak salah). Dalam kompatiologi
tiap individu penggunanya memiliki kebebasan untuk
menentukan pilihannya sendiri dengan resiko yang
ditanggung sendiri-sendiri bukan sekedar
meng-ideal-kan suatu kultus keyakinan / anggapan /
believe system karena masing-masing individu mampu
memetakan fungsi mekanis dirinya sendiri terhadap
lingkungan sekitar. Seperti halnya dalam kompatiologi
para praktisinya memiliki kebebasan dengan
tanggungjawab diri sendiri untuk sealiran dengan
Vincent Liong pendiri kompatiologi, menjaga jarak atau
bahkan bermusuhan dengan Vincent Liong. Sesuatu yang
mampu menguasai kontrol diri dan memahami fungsi
mekanis diri sendiri maka mampu belajar dan berproses
dalam pengalaman sendiri dengan bertanggungjawab
menjadi dirinya sendiri.  


UNTUK  DIRENUNGKAN

Tekhnologi semacam“Transformers” entah dalam bentuk
tubuh biologis fisikal seperti robot alien di film tsb
atau dalam bentuk tubuh keilmuan yang independent
hanya bisa tercapai apabila manusianya telah sampai
pada kontrol yang penuh atas diri dan system
pengukuran dan penimbangan untuk penguasaan (bukan
sekedar teori dan anggapan) fungsi mekanis, permesinan
diri sendiri. 

Pada akhirnya individu apapun tidak terikat pada
bentuk kultus apapun seperti mereka yang belajar
kompatiologi pada akhirnya tidak terikat pada satupun
ilmu yang mereka anggap telah mereka miliki. Pada
akhirnya yang ada hanya diri sendiri, ilmu itu tidak
ada. Sebuah ilmu hanyalah satu titik pemposisian diri
di dalam ruang range skala pengukuran / penimbangan
yang begitu luas yang mekanisme pengukurannya telah
ada di dalam diri sendiri tiap individu. Adalah konyol
membanggakan diri karena setitik pasir di lautan yang
luas.

[ Baca e-link:
http://en.wikipedia.org/wiki/Transformers_(toy_line)
Baca testimoni Pasca-Dekon ’Dendy’(Den Iman Dwi
Prasetya), klik:
http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/message/21793
http://groups.yahoo.com/group/Komunikasi_Empati/message/2089
]


Ttd,
Vincent Liong
Jakarta, Sabtu, 14 Juni 2007

Vincent Liong contact person::
CDMA Flexi:021-70006775 Esia:021-98806892
Fren:08881333410
Phone&Fax: (62)21-5482193,5348567,5348546
Address: Jl. Ametis IV G/22 Permata Hijau,
Jakarta Selatan 12210 –Indonesia.





LAMPIRAN Info 'Pendekon' (Pengajar) Kompatiologi
Last update: 14 Juli 2007 (berlaku sampai update
berikutnya)


Maillist-maillist tempat diskusi Kompatiologi
(unmoderated):
* http://groups.yahoo.com/group/komunikasi_empati
* http://groups.yahoo.com/group/vincentliong
*
http://groups.google.com/group/komunikasi_empati/about
*
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif


ISI LAMPIRAN 
* Daftar kelompok pengembang Kompatiologi.
* Daftar pengajar Kompatiologi cabang Jakarta. 
* Daftar penasehat Kompatiologi cabang Jakarta. 
* Daftar pengajar Kompatiologi cabang daerah (di luar
Jakarta; Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Solo &
Purwokerto,.)
* Mendatangkan Vincent Liong Penemu & Pendiri
Kompatiologi ke Kota Anda. 

Note: Keterangan tentang ciri-ciri dan spesialisasi
masing-masing pribadi pendekon ditulis oleh Vincent
Liong & Leonardo Rimba.


YANG PERLU DIPERHATIKAN:
* By appointment only. Biasanya pendekon membawa
pendekon dari cabang lain bilamana jumlah terdekon di
luar kemampuan pendekon dengan tujuan untuk menjaga
standart kwalitas hasil dekon.
* Wajib konformasi sehari sebelum hari appointment dan
hari yang sama sebelum dekon. 
* Tidak melayani tanya-jawab via sms dan misscall.
* Biasanya acara dekon berlangsung selama empat jam.
Dilarang meninggalkan acara sebelum acara selesai.
* Order proyek luar kota, seminar, wawancara pers,
dlsb hubungi & deal langsung dengan masing-masing
praktisi. 
* Disarankan (tidak wajib) terdekon membawa teman yang
tinggal satu area / lingkungan pergaulan dengannya
agar memiliki teman sharing tentang penerapan
kompatiologi pasca dekon-kompatiologi, agar
perkembangan pasca dekon lebih cepat dan terkontrol.
* Tiap pendekon bekerja dan bertanggungjawab secara
independent. Tanggungjawab kepada klien adalah pada
masing-masing praktisi yang menjadi pendekon pilihan
anda.
* Praktisi kompatiologi tidak memberikan jaminan
apapun terhadap klien. Segala resiko dari proses
dekonstruksi ditanggung oleh klien sendiri.
* Tarif yang tercantum dapat berubah sewaktu-waktu
tanpa pemberitahuan (baik diubah oleh Vincent Liong
maupun oleh masing-masing pendekon sendiri tanpa
memberitahu Vincent Liong).
* Kompatiologi juga membuka diri untuk donasi /
sumbangan biaya penelitian yang sifatnya pribadi
karena dilakukan oleh masing-masing pendekon atas
kemauan & usaha sendiri. Sumbangan berupa uang dapat
ditransfer ke bank account atau secara tunai(cash).
* Untuk informasi yang belum disebutkan di atas dapat
menanyakan langsung kepada pendekon.



KELOMPOK PENGEMBANG KOMPATIOLOGI

* ADHIPITALOKA (di Jakarta)
Founder: Adhi Purwono & Ardiningtiyas Pitaloka.

* "DeRiDa" (di Jakarta)
Founder: DaDE (M. PRABOWO), RIo Panjaitan & DAyapala
Pema Lodoe (Steven Tjoeng).



PENGAJAR KOMPATIOLOGI CABANG JAKARTA

* ONNY LEWIS
Onny adalah seorang yang mendalami penerapan
kompatiologi dalam hubungan dengan alam sekitar
seperti misalnya cuaca; arah angin, awan, tekanan
udara, kelembaban udara, dlsb.
Lokasi dekon: (belum ditentukan)
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
Hp: 081319780747 & 08158204530

* ARRY RAHMAN
Arry adalah seorang yang tidak terlalu meributkan
definisi, handal dalam instuisi yang bahkan bagi
dirinya tidak terlalu peduli pada pendefinisian.
Lokasi dekon: Plaza Senayan.
Jadwal by Appointment.
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA flexi: 021-68661220

* ANDY FERDIANSYAH
Andi memfokuskan diri pada karaktristik sensasi untuk
pengekspresian diri. Andi saat ini masih kuliah di
Institut Kesenian Jakarta, jurusan film dan televisi,
spesialisasi penulisan skenario, angkatan 2003.
Lokasi dekon: Plaza Senayan.
Jadwal by Appointment, hanya bisa di hari minggu saja.
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
Hp: 085691039071 & email: [EMAIL PROTECTED] 

* ARDININGTIYAS PITALOKA
Bagaimana seorang wanita yang dididik dengan budaya
masa lalu, menjadi diri sendiri di masa postmoderen.
Lokasi dekon: Mall Kelapa Gading, Plaza Senayan &
Senayan City. 
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA fren 08888585029 & Hp: 081802894243.

* MARWAN M.
Marwan, menekuni pencarian diri bagi orang yang
berminat meninggalkan nilai-nilai tradisional, untuk
masuk ke masa postmoderen, dengan memilih sendiri
unsur apa yang harus dipertahankan dan unsur apa yang
harus diambil dari luar budayanya sendiri. 
Lokasi dekon: Plaza Senayan, Senayan City & Mall Taman
Anggrek.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA esia: 021-93710900 & Hp: 0818888653.

* STEVEN TJOENG (alias: Dayapala Pema Lodoe)
Steven adalah universalis pencari kebenaran sejati
untuk membantu manusia lainnya mengakhiri permasalahan
hidupnya.   
Lokasi dekon: Mall Taman Anggrek, Plaza Semanggi.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA esia: 021-93332223 & Hp: 081381381311.

* FARIS FREDY PUTRANTO
Fredy adalah pribadi yang work hard & play hard.  
Lokasi dekon: Mall Taman Anggrek, Plaza Senayan,
Senayan City & Plaza Semanggi.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
Hp: 085697868012.

* DADE (M. PRABOWO)
Dade adalah pribadi yang banyak mendalami aliran yang
bersifat sufistik / tasawuf.
Lokasi dekon: Mall Taman Anggrek, Plaza Semanggi &
Mall Kelapa Gading.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA esia: 021-98805716 & Hp: 081808862171.

* RIO PANJAITAN
Rio adalah pribadi yang pribadi yang memiliki
background tekhnik beladiri & filosofi Aikido, dan
filsafat Bushido yang adalah warisan budaya Jepang.
Mengkhususkan diri bagi mereka yang memiliki semangat
pengabdian dalam bidang apapun.
Lokasi dekon: Mall Taman Anggrek, Plaza Semanggi &
Mall Kelapa Gading.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA esia: 021-99068707 & Hp: 081380530125.

* ADHI PURWONO 
Adhi mampu mengerti pengalaman-pengalaman sikofren
yang berasal dari masa kanak-kanak yang berlanjut ke
masa dewasa dan masalah yang berkaitan dengan hubungan
antar pribadi. 
Lokasi dekon: Plaza Senayan, Senayan City, Mall Taman
Anggrek & Mall Puri Indah.  
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA flexi: 021-68812660 & fren: 08886187085. 
Bank Account: Bank BNI cabang Harmoni.
A/c: 1810500-6  A/n: Adhi Purwono.

* VINCENT LIONG (Pendiri & Penemu ilmu Kompatiologi)
Vincent adalah pendiri & penemu Kompatiologi, secara
pribadi berminat pada masalah eksistensi & adaptasi
diri terhadap lingkungan.  
Lokasi dekon: Plaza Senayan & Senayan City.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.500.000,- per peserta di Plaza Senayan
& Senayan City. 
CDMA flexi: 021-70006775 & esia: 021-98806892 (untuk
di Jakarta saja). 
CDMA fren: 08881333410 (untuk di Jakarta & luar kota).

Telp: 021-5482193, 5348567  Fax: 021-5348546
Bank Account: Bank BCA cabang Permata Hijau.
A/c: 178-117-9600  A/n: Liong Vincent Christian.



PENASEHAT KOMPATIOLOGI CABANG JAKARTA

CORNELIA ISTIANI
Istiani mengkhususkan diri pada mereka yang berasal
dari bidang Psikometri dan Pendidikan dalam
hubungannya dengan ilmu Kompatiologi.
Hp: 081585228174 CDMA flexi: 021-68358037
CDMA fren: 08886167847 (untuk di Jakarta & luar kota).

JUSWAN SETYAWAN
Juswan adalah penulis & edukator piawai dalam bidang
kedokteran populer.
Hp: 08159162193

LEONARDO RIMBA
Leonardo Rimba, ilmuan politik yang bergerak di bidang
metafisika praktis.
Hp: 0818183615



PENGAJAR KOMPATIOLOGI CABANG DAERAH

* Cabang SOLO
Jadwal by appointment. Tarif umum: Rp.200.000,- per
peserta.
- Sunu (Hp: 08122651357 CDMA flexi: 0271-7072879)
Sunu adalah sarjana hukum yang sedang meneliti
berbagai pendekatan praktis bagi mereka yang sedang
atau akan mempelajari kompatiologi.
- Toto (CDMA fren: 08886702727 flexi: 0271-7035186 Hp:
08552812005)
Toto adalah filsuf sosial dengan pendekatan ilmiah
populer yang penjelasannya sangat mudah dicerna oleh
masyarakat umum.
- Wawan Setiawan (Hp: 081932655888 CDMA fren:
08882900288)
Wawan mengkhususkan diri dalam memberikan pengarahan
kepada mereka yang pernah, akan, atau sedang
berkecimpung dalam dunia hitam di Indonesia dan
hubungannya dengan ilmu kompatiologi. 
- Alan Sarwono (Hp: 0811285540)
Alan Sarwono mengkhususkan diri pada mereka yang telah
menduduki posisi managerial menengah dan berambisi
untuk mencapai jabatan tertinggi di organisasi bisnis
mereka.
- Aida (CDMA fren: 08882989050)
Aida mengkhususkan diri pada pendekatan lintas agama
dalam hubungannya dengan ilmu kompatiologi.
- Agung PW (Hp: 081331139120) 
Agung mengkhususkan diri bagi mereka yang bergerak
dalam bidang seni dan pendidikan. 
- Sukma (CDMA fren: 08886753831)
Agung mengkhususkan diri bagi mereka yang bergerak
dalam bidang seni visual terutama fotografi dan
fenomena ke-Indigo-an.
- Willy BS (Hp: 08179489889, 0816674069 CDMA flexi:
0271-7016881)
Willy, spesialis soal orangtua yang merasa dirinya
atau anaknya bermasalah.

* Cabang YOGYAKARTA
Jadwal by appointment. Tarif umum: Rp.200.000,- per
peserta.
- Lely Cabe (CDMA fren: 08882738729 Hp: 08170428081)
Lely sangat memahami masalah-masalah lintasbudaya
antar bangsa dan toleransi sosial. 
- Aida (CDMA fren: 08882989050)
Aida mengkhususkan diri pada pendekatan lintas agama
dalam hubungannya dengan ilmu kompatiologi.

* Cabang BANDUNG : Bimo Wikantiyoso
Bimo sementara ini mengkhususkan diri untuk melayani
mereka yang ingin menjadi adaptif dalam hal-hal
spiritualitas dan pengendalian hal-hal keduniawian.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA fren: 08888405843 & Hp: 0816746770.

* Cabang JAYAPURA(Papua) : Ondo Untung
Ondo adalah pribadi yang lihai dalam menganalisa
fenomena sosial-politik kontemporer.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
Hp: 08128599710.



Mendatangkan Vincent Liong Penemu & Pendiri
Kompatiologi ke Kota Anda. 
Untuk mendatangkan / mengundang Vincent Liong, hal-hal
yang perlu dipenuhi adalah sbb: 

1. AKOMODASI
* Ada individu penanggungjawab / sponsor (local
representative) yang jelas, yang mengatur acara &
mengurus perekrutan peserta. Akan lebih baik bila
individu penanggungjawab datang ke Jakarta sebelumnya
untuk mengenal Vincent Liong dan Kompatiologi lebih
dalam sebelum menjadi local representative di acara
kunjungan Vincent Liong, agar tidak ada
kesalahpahaman. 
* Tiket pesawat pergi & pulang ke kota tsb & akomodasi
hotel dibelikan di muka.
* Tambahan biaya satu juta rupiah untuk uang saku,
dibayar di muka via transfer ke bank account.
* Ada individu yang menemani, mengantarkan (fasilitas
transportasi) & membiayai Vincent Liong berekreasi,
sambil pendalaman kompatiologi secara informal di
waktu luang agar tidak bosan / jenuh saat di kota tsb.
* Biasanya acara kunjungan dilakukan selama seminggu
sampai dua minggu untuk mempersiapkan kompatiologi
cabang daerah yang independent tidak tergantung cabang
Jakarta dalam aplikasinya.

2. TARIF DEKON KOMPATIOLOGI
* Bagi peserta di kota tsb, yang mengikuti acara
bersama Vincent dikenai tarif Rp.300.000,-/peserta,
biaya ini di luar biaya & hal AKOMODASI.

3. TARIF SARASEHAN
* Bagi pihak yang ingin mengundang untuk acara
sarasehan bertema kompatiologi dengan pembicara
Vincent Liong, dapat dinegosiasikan langsung per
telepon dan email. Bila di luar kota, maka hal tsb
harus memenuhi hal AKOMODASI.

(Note: Aturan main di atas juga berlaku untuk
mendatangkan para pendekon kompatiologi yang lain yang
nama dan contact personnya tercantum dalam email ini.
Silahkan hubungi langsung per telepon.)



Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com 


Dapatkan informasi kesehatan gratis
Mailing List Dokter Indonesia
http://www.mldi.or.id 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke