PIKIRAN  DAN  REALITA
(ditujukan untuk: Armahedi Mahzar)

Ditulis oleh: Liong Vincent Christian / Vincent Liong
Tempat / Hari / Tanggal: Jakarta, Rabu, 1 Agustus
2007.

Ingin ikut dalam diskusi, klik e-link:
*
http://groups.yahoo.com/group/Komunikasi_Empati/message/2191

*
http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/message/22002

Balasan email harap di-Cc ke email:
[EMAIL PROTECTED] 




“““““““““
1.1.*.*. PIKIRAN
1.1.1.1. fisika partikel elementer dan fisika
teoritik.
1.1.1.2. Geologi dan geofisika.
1.1.2.1. Tao dan Tao Te Ching. 
1.1.2.2. filsafat mistik Islam.
1.1.2.3. Psikologi_Transpersonal ??
“““““““““

Saya mulai membalas email anda dengan mengambil
beberapa kata yang merupakan definisi akan sesuatu
yang berhubungan dengan latarbelakang anda yang anda
gunakan dalam email ini yang saya kelompokkan sbb tsb
di atas.

[Baca latarbelakang Armahedi Mahzar klik e-link:
http://groups.yahoo.com/group/Komunikasi_Empati/message/2189
atau lihat LAMPIRAN 01 (terlampir).]


Semua kata pendefinisian tsb di atas saya kelompokkan
dalam kelompok: “1.1.*.*.“. Karena masih ada dua
keluarga besarnya keluarga besar untuk mencapai secara
menyeluruh: “1.*.*.*.“.

“1.1.*.*.“ :Adalah keluarga besar yang saya sebut
dengan ’pikiran’ yang ada menjadi realita hanya di
dalam diri masing-masing dari kita sendiri. Lalu tentu
ada pararelnya yaitu: “1.2.*.*.“ yang saya sebut
dengan realita dalam arti sebenarnya (ruang fisikal).
Tao yang tertulis sendiri seperti secara senada
dikatakan dalam Tao Te Ching hanyalah pembahasan /
pengamatan atas Tao itu, bukan Tao sebenarnya, tetap
tidak dapat mewakili Tao. Disebut Tao karena penulis
Tao Te Ching tidak menemukan cara menjelaskannya, jadi
dianggap saja bernama Tao. 


Q: Lalu bagaimana caranya mencapai “1.*.*.*.” ? 
@: Caranya anda harus keluar dulu dari “1.1.*.*.“. 
Q: Bagaimana keluar dari “1.1.*.*.“ ? 
@: Ya anda harus keluar dulu dari usaha untuk
berpikir, menyimpulkan, menceritakan, membuat
anggapan-anggapan yang mewakili, dlsb.
Q: Apa yang dimaksut dengan keluar dari hal-hal tsb
(“1.1.*.*.“) ?
@: Buat satu kondisi yang dimana hanya realita dalam
arti sebenarnya (ruang fisikal) yang bisa digunakan
tetapi tanpa menggunakan hal yang sifatnya; berpikir,
menyimpulkan, menceritakan, membuat anggapan-anggapan
yang mewakili, dlsb.
Q: Contohnya ?
@: Buat satu rumus yang harus sederhana, tetapi secara
padat mewakili sifat dasar segala jenis rumus yang
dimungkinkan, tetapi tidak boleh memungkinkan kegiatan
berpikir oleh karena itu tanpa omongan verbal, tanpa
tulisan yang harus dibaca. Contohnya produk
Dekon-Kompatiologi.
Q: Lalu apa gunanya ? 
@: Jadi anda tahu bahwa “1.2.*.*.“ ada dan mudah
dilakukan secara sengaja dan mengetahui mekanisme
kontrolnya sehingga bisa terkontrol penuh. Sehingga
anda tahu “1.*.*.*.“ karena anda pernah mempelajari
“1.1.*.*.“ dari budaya berpikir yang berkembang di
masyarakat dan “1.2.*.*.“.


Dalam “1.1.*.*.“ anda menemukan: 
1.1.*.*. PIKIRAN
1.1.1.1. fisika partikel elementer dan fisika
teoritik.
1.1.1.2. Geologi dan geofisika.
1.1.2.1. Tao dan Tao Te Ching. 
1.1.2.2. filsafat mistik Islam.
1.1.2.3. Psikologi_Transpersonal ??
Juga termasuk di dalamnya pembahasan tentang: insting,
intuisi, lingkungan hidup, alam semesta dan alam gaib.
Juga termasuk pembahasan model: The Tao of Physics,
filsafat mistik Islam Ibnu Arabi, The Atman Project,
Integralisme Sebuah Rekonstruksi Filsafat Islam, dlsb.

Tetapi tetap saja anda tidak menemukan “1.2.*.*.“. 
Yang telah anda temukan dalam “1.1.*.*. PIKIRAN“
hanyalah segala hal di dalam diri anda sendiri yang
ada menjadi realita hanya di dalam diri masing-masing
dari kita sendiri. Tetap tidak mewakili realita dalam
arti sebenarnya.

Jadi PR nya ada dua:
1.1.*.*. PIKIRAN (Di dalam diri sendiri)
1.2.*.*. REALITA (Di luar diri sendiri)


Q: Mengapa manusia moderen sulit sekali mencapai
“1.*.*.*.“ ?
@: Karena manusia itu terbiasa untuk pikiran saja atau
realita saja padahal dua hal ini harus bekerja secara
bergantian. 
Q: Misalnya:
@.1: Anda sekolah, lalu anda sekolah lagi, lalu anda
sekolah lagi, belum puas juga ya sekolah lagi, lalu
anda keburu tua tetap saja tidak mampu jadi praktisi.
@.2: Orang meminta saya menjelaskan secara tertulis
kompatiologi untuk mereka selengkap-lengkapnya.
Setelah saya jelaskan maka orang itu bilang bahwa
penjelasan saya belum lengkap. Kalau saya jelaskan
lebih lengkap orang tsb bilang sudah mengerti
logikanya tetapi tetap tidak menguasai realita-nya
lalu malah tidak mau tahu realita samasekali karena
sudah merasa tahu kok, atau malah membuat teori
sendiri tentang realitanya dengan berimajinasi sendiri
di pikirannya yang lalu dinyatakannya sebagai realita.
Kalau tidak mengerti bilang bahwa logika saya ngawur. 
Q: Lalu bagaimana yang disebut “1.*.*.*.“ itu ?
@: Pertama-tama dengarkan, pelajari, pikirkan, dlsb
penjelasan sesuai dengan level pertama, lalu terapkan
di realita sesuai dengan pemahaman di level tsb.
Setelah melewati level pertama dengarkan, pelajari,
pikirkan, dlsb penjelasan di level kedua, lalu
terapkan di realita sesuai dengan pemahaman di level
tsb. Dan seterusnya, dan seterusnya…

Makanya, jangan jadi teoritisi fanatik atau praktisi
fanatik; Yang penting bagaimana mengkombinasikan
keduanya. Semakin anda mencari dengan melarikan diri
ke dalam diri sendiri saja tanpa peduli di luar diri
sendiri ; atau ke luar diri saja tanpa peduli
pencarian di dalam diri sendiri ; anda akan semakin
mempersulit anda untuk bisa menemukan apa yang anda
cari.
  

Ttd,
Vincent Liong
Jakarta, Rabu, 1 Agustus 2007


Disarankan juga membaca tulisan: 
MENGEMBALIKAN  KOMPATIOLOGI  KE  JALUR  SEMULA
Penjelasan resmi Vincent Liong tentang apa yang
terjadi dan usaha untuk mengembalikan kompatiologi ke
jalur semula ... klik e-link:
http://groups.yahoo.com/group/Komunikasi_Empati/message/2170





LAMPIRAN 01
Email "Salam Perkenalan" dari Armahedi Mahzar yang
menceritakan latarbelakang dirinya. e-link: 
http://groups.yahoo.com/group/Komunikasi_Empati/message/2189
'Armahedi Mahzar'<[EMAIL PROTECTED]> wrote:


Salam perkenalan

Saya adalah seorang pensiunan pengajar jurusan Fisika
di ITB. Saya sudah bisa dibilang tua karena pensiunnya
pada tahun 1999 yang lalu. Bidang keahlian saya ya
fisika partikel elementer yaitu bagian-bagian terkecil
dari semua benda. Saya bukan orang pintar. Buktinya
untuk S1 saja harus kuliah 11 tahun. Di zaman itu
belum ada DO-DO an. Tapi ketika saya bikin statistik
kelulusan pada hari wisuda saya, ternyata grafiknya
Gaussian dan puncaknya ada di 11 tahun. Ada yang lulus
setelah 6 tahun, tapi ada juga yang lulus 15 tahun.
Jadi kesimpulannya saya orang rata-rata: gak
pinter-pinter amat dan gak bodo-bodo amat.

Nah saya dapat kesempatan untuk belajar di University
of Arizona di Tucson Amerika Serikat. Sayangnya saya
dimasukkan di jurusan Geologi di sana dan saya ketemu
batunya. Di tiga mata kuliah tentang batu: mineralogi
(ilmu bagian batu), litologi (ilmu batu) dan geologi
struktural (ilmu formasi batu) saya hancur berantakan
karena tidak mempunyai kemampuan diskrimasi visual
yang cukup tajam untuk membedakan batu-batu tersebut.
Maka saya pun pulang tanpa ijazah Master. Tapi bukan
batu-batu diluar yang bikin saya gagal itu. Ada batu
juga di dalam diri saya. Begini ceritanya.

Ketika saya ke Amerika itu saya ingin belajar
geofisika supaya saya bisa kerja dapat proyek di
Pertamina dan bisa terus kaya. Sebenar jadi kaya itu
bukan keinginan nurani saya. Keinginan terdalam saya
adalah mencari kebenaran fundamental. Itulah sebabnya
saya ambil jurusan fisika dan mengambil spesialisasi
fisika teoritik. Namun, karena saya terbentur pada
kenyataan bahwa jadi pegawai negeri itu sama saja jadi
orang miskin, maka saya kepingin jadi kaya. Namun
ketika saya berada di Amerika saya mendapat berita
sedih dari Indonesia: Pertamina bangkrut sementara
negara-negara penghasil lain diuntungkan karena Oil
Boom di tahun 70-an. Maka semangat saya pun hancur
berkeping-keping. Inilah yang jadi batu dalam diri
saya.

Sementara gundah gulana, saya masuk ke dalam
perpusatakaan Oriental Studies menemukan sebuah buku
yang mencengangkan saya. Sebuah buku yang menerangkan
kesejajaran filsafat mistik Islam Ibnu Arabi dan
ajaran Tao Te Ching (Dao De King kalau pakai
transliterasi kontemporer) saya jumpai disana. Ini
menjadi lebih mengejutkan karena ketika sampai di
Indonesia, saya melihat buku baru di toko Gramedia
berjudul The Tao of Physics. Semua itu mengejutkan
karena secara religius saya fundamentalis yang
melarang mistisisme, secara ilmiah saya seorang
positivisme yang menganggap mistisisme sebagai
nonsense. Ternyata Taoisme yang nonsense itulah yang
menyatukan agama dan sains, sekurang-kurangnya di
bawah kesadaran saya.

Itulah sebabnya di Indonesia ketika saya sedang
mengambil S2 (kali ini di jurusan Fisika Teoritis)
saya mengalami sebuah dorongan luar biasa untuk
menuliskan apa-apa yang ada di dalam pikiran saya
dalam rangkaian karangan yang kemudian dibukukan
dengan judul Integralisme Sebuah Rekonstruksi Filsafat
Islam. Satu hal yang belum saya tuliskan di buku itu
adalah penemuan saya, melalui buku psikologi
transpersonal karangan Ken Wilber: The Atman Project,
bahwa secara esensial semua agama mempunyai struktur
yang sama jika kita memasukkan dimensi esoterik
kedalam agama-agama tersebut. Pandangan ini adalah
pandangan filsafat perenialisme. Pandangan inilah yang
saya sampaikan pada sejumlah kecil mahasiswa di masjid
Salman.

Buku saya itu merupakan kartu nama saya yang
menyebabkan saya diundang ke berbagai seminar atau
diskusi di berbagai pelosok di Jawa dan Sumatra. Hasil
pertemuan-pertemuan itu akhirnya saya kumpulkan dalam
dua buah buku yang jarak penerbitannya sangat lama.
Sepuluh tahun setelah buku pertama saya, baru
diterbitkan buku kedua saya: Islam Masa Depan. Buku
yang ketiga terbit sebelas tahun setelah buku kedua,
judulnya Revolusi Integralisme Islam. Dalam buku-buku
itu saya mengajukan sebuah pandangan bahwa peradaban
manusia sekarang bisa diselamatkan jika secara
kolektif manusia mengikuti jalur perjalanan kaum
mistikus dari berbagai penjuru dunia yang mencari
kesatuan dengan realitas seutuhnya: realitas integral
atau integralitas.

Nasib saya memang aneh. Beberapa minggu yang lalu saya
diundang oleh seorang dosen di Universitas Pendidikan
Insonesia Bandung untuk memberi mata kuliah psikologi
transpersonal. Saya bilang aneh, karena ketika
psikolog transpersonal Ken wilber justru meninggalkan
komitmen sempit psikologi transpersonal menuju
filsafat yang disebutnya Integralisme Universal, saya
justru harus menajamkan filsafat integralisme ke
disiplin sempit psikologi transpersonal. Pada suatu
hari saya menemukan
[EMAIL PROTECTED] dalam
sederetan adres yang dihujani oleh posting-posting
provokatif Leonardo Rimba dan Vincent Liong. Maka saya
pun menemukan dua orang pelaku psikologi transpersonal
pada kedua orang itu.

Buat saya hal ini sangat menarik, karena filsafat
integralisme saya menyarankan dua integrasi yang
internal dan yang eksternal. Integrasi internal adalah
upaya menyerasikan tubuh kita dengan ruh kita melalui
rantai instink, inteligensi dan intuisi. Sedangkan
integrasi eksternal adalah menghubungkan diri kita
dengan Tuhan melalui lingkungan hidup, alam semesta
dan alam gaib. Sedangkan saya di milis mas Leo dan mas
Vincent menemukan masing-masingnya berkutat di intuisi
dan di insting masing-masing. Saya ingin mengajak
kedua orang itu untuk menggabungkan diri dengan saya
agar egoless self dan selfless ego itu bisa di beri
makna lebih besar dengan memasukkan dimensi sosial
peradaban ke dalam misi mereka. Saya tidak tahu apakah
ajakan saya itu baik atau tidak.
Setidak-tidaknya saya berusaha agar kita sama-sama
menyelamatkan umat manusia menyeluruh ketimbang
lingkungan komunal kita yang kecil.

Salam perkenalan bagi mas Leo, mas Vincent dan para
dekonstruktor dan rekonstruktor lainnya. Semoga
perkenalan kita bisa menghasilkan kerja-sama yang
baik, sekurang-kurangnya dalam bidang pemikiran.

Salam sejahtera
Armahedi Mahzar





LAMPIRAN 02
Info 'Pendekon' (Pengajar) Kompatiologi
Last update: 14 Juli 2007 (berlaku sampai update
berikutnya)



Maillist-maillist tempat diskusi Kompatiologi
(unmoderated):
* http://groups.yahoo.com/group/komunikasi_empati
* http://groups.yahoo.com/group/vincentliong
*
http://groups.google.com/group/komunikasi_empati/about


ISI LAMPIRAN 
* Daftar kelompok pengembang Kompatiologi.
* Daftar pengajar Kompatiologi cabang Jakarta. 
* Daftar penasehat Kompatiologi cabang Jakarta. 
* Daftar pengajar Kompatiologi cabang daerah (di luar
Jakarta; Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Solo &
Purwokerto,.)
* Mendatangkan Vincent Liong Penemu & Pendiri
Kompatiologi ke Kota Anda. 

Note: Keterangan tentang ciri-ciri dan spesialisasi
masing-masing pribadi pendekon ditulis oleh Vincent
Liong & Leonardo Rimba.


YANG PERLU DIPERHATIKAN:
* By appointment only. Biasanya pendekon membawa
pendekon dari cabang lain bilamana jumlah terdekon di
luar kemampuan pendekon dengan tujuan untuk menjaga
standart kwalitas hasil dekon.
* Wajib konformasi sehari sebelum hari appointment dan
hari yang sama sebelum dekon. 
* Tidak melayani tanya-jawab via sms dan misscall.
* Biasanya acara dekon berlangsung selama empat jam.
Dilarang meninggalkan acara sebelum acara selesai.
* Order proyek luar kota, seminar, wawancara pers,
dlsb hubungi & deal langsung dengan masing-masing
praktisi. 
* Disarankan (tidak wajib) terdekon membawa teman yang
tinggal satu area / lingkungan pergaulan dengannya
agar memiliki teman sharing tentang penerapan
kompatiologi pasca dekon-kompatiologi, agar
perkembangan pasca dekon lebih cepat dan terkontrol.
* Tiap pendekon bekerja dan bertanggungjawab secara
independent. Tanggungjawab kepada klien adalah pada
masing-masing praktisi yang menjadi pendekon pilihan
anda.
* Praktisi kompatiologi tidak memberikan jaminan
apapun terhadap klien. Segala resiko dari proses
dekonstruksi ditanggung oleh klien sendiri.
* Tarif yang tercantum dapat berubah sewaktu-waktu
tanpa pemberitahuan (baik diubah oleh Vincent Liong
maupun oleh masing-masing pendekon sendiri tanpa
memberitahu Vincent Liong).
* Kompatiologi juga membuka diri untuk donasi /
sumbangan biaya penelitian yang sifatnya pribadi
karena dilakukan oleh masing-masing pendekon atas
kemauan & usaha sendiri. Sumbangan berupa uang dapat
ditransfer ke bank account atau secara tunai(cash).
* Untuk informasi yang belum disebutkan di atas dapat
menanyakan langsung kepada pendekon.



KELOMPOK PENGEMBANG KOMPATIOLOGI

* ADHIPITALOKA (di Jakarta)
Founder: Adhi Purwono & Ardiningtiyas Pitaloka.

* "DeRiDa" (di Jakarta)
Founder: DaDE (M. PRABOWO), RIo Panjaitan & DAyapala
Pema Lodoe (Steven Tjoeng).



PENGAJAR KOMPATIOLOGI CABANG JAKARTA

* ONNY LEWIS
Onny adalah seorang yang mendalami penerapan
kompatiologi dalam hubungan dengan alam sekitar
seperti misalnya cuaca; arah angin, awan, tekanan
udara, kelembaban udara, dlsb.
Lokasi dekon: (belum ditentukan)
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
Hp: 081319780747 & 08158204530

* ARRY RAHMAN
Arry adalah seorang yang tidak terlalu meributkan
definisi, handal dalam instuisi yang bahkan bagi
dirinya tidak terlalu peduli pada pendefinisian.
Lokasi dekon: Plaza Senayan.
Jadwal by Appointment.
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA flexi: 021-68661220

* ANDY FERDIANSYAH
Andi memfokuskan diri pada karaktristik sensasi untuk
pengekspresian diri. Andi saat ini masih kuliah di
Institut Kesenian Jakarta, jurusan film dan televisi,
spesialisasi penulisan skenario, angkatan 2003.
Lokasi dekon: Plaza Senayan.
Jadwal by Appointment, hanya bisa di hari minggu saja.
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
Hp: 085691039071 & email: [EMAIL PROTECTED] 

* ARDININGTIYAS PITALOKA
Bagaimana seorang wanita yang dididik dengan budaya
masa lalu, menjadi diri sendiri di masa postmoderen.
Lokasi dekon: Mall Kelapa Gading, Plaza Senayan &
Senayan City. 
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA fren 08888585029 & Hp: 081802894243.

* MARWAN M.
Marwan, menekuni pencarian diri bagi orang yang
berminat meninggalkan nilai-nilai tradisional, untuk
masuk ke masa postmoderen, dengan memilih sendiri
unsur apa yang harus dipertahankan dan unsur apa yang
harus diambil dari luar budayanya sendiri. 
Lokasi dekon: Plaza Senayan, Senayan City & Mall Taman
Anggrek.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA esia: 021-93710900 & Hp: 0818888653.

* STEVEN TJOENG (alias: Dayapala Pema Lodoe)
Steven adalah universalis pencari kebenaran sejati
untuk membantu manusia lainnya mengakhiri permasalahan
hidupnya.   
Lokasi dekon: Mall Taman Anggrek, Plaza Semanggi.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA esia: 021-93332223 & Hp: 081381381311.

* FARIS FREDY PUTRANTO
Fredy adalah pribadi yang work hard & play hard.  
Lokasi dekon: Mall Taman Anggrek, Plaza Senayan,
Senayan City & Plaza Semanggi.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
Hp: 085697868012.

* DADE (M. PRABOWO)
Dade adalah pribadi yang banyak mendalami aliran yang
bersifat sufistik / tasawuf.
Lokasi dekon: Mall Taman Anggrek, Plaza Semanggi &
Mall Kelapa Gading.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA esia: 021-98805716 & Hp: 081808862171.

* RIO PANJAITAN
Rio adalah pribadi yang pribadi yang memiliki
background tekhnik beladiri & filosofi Aikido, dan
filsafat Bushido yang adalah warisan budaya Jepang.
Mengkhususkan diri bagi mereka yang memiliki semangat
pengabdian dalam bidang apapun.
Lokasi dekon: Mall Taman Anggrek, Plaza Semanggi &
Mall Kelapa Gading.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA esia: 021-99068707 & Hp: 081380530125.

* ADHI PURWONO 
Adhi mampu mengerti pengalaman-pengalaman sikofren
yang berasal dari masa kanak-kanak yang berlanjut ke
masa dewasa dan masalah yang berkaitan dengan hubungan
antar pribadi. 
Lokasi dekon: Plaza Senayan, Senayan City, Mall Taman
Anggrek & Mall Puri Indah.  
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA flexi: 021-68812660 & fren: 08886187085. 
Bank Account: Bank BNI cabang Harmoni.
A/c: 1810500-6  A/n: Adhi Purwono.

* VINCENT LIONG (Pendiri & Penemu ilmu Kompatiologi)
Vincent adalah pendiri & penemu Kompatiologi, secara
pribadi berminat pada masalah eksistensi & adaptasi
diri terhadap lingkungan.  
Lokasi dekon: Plaza Senayan & Senayan City.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.500.000,- per peserta di Plaza Senayan
& Senayan City. 
CDMA flexi: 021-70006775 & esia: 021-98806892 (untuk
di Jakarta saja). 
CDMA fren: 08881333410 (untuk di Jakarta & luar kota).

Telp: 021-5482193, 5348567  Fax: 021-5348546
Bank Account: Bank BCA cabang Permata Hijau.
A/c: 178-117-9600  A/n: Liong Vincent Christian.



PENASEHAT KOMPATIOLOGI CABANG JAKARTA

CORNELIA ISTIANI
Istiani mengkhususkan diri pada mereka yang berasal
dari bidang Psikometri dan Pendidikan dalam
hubungannya dengan ilmu Kompatiologi.
Hp: 081585228174 CDMA flexi: 021-68358037
CDMA fren: 08886167847 (untuk di Jakarta & luar kota).

JUSWAN SETYAWAN
Juswan adalah penulis & edukator piawai dalam bidang
kedokteran populer.
Hp: 08159162193

LEONARDO RIMBA
Leonardo Rimba, ilmuan politik yang bergerak di bidang
metafisika praktis.
Hp: 0818183615



PENGAJAR KOMPATIOLOGI CABANG DAERAH

* Cabang SOLO
Jadwal by appointment. Tarif umum: Rp.200.000,- per
peserta.
- Sunu (Hp: 08122651357 CDMA flexi: 0271-7072879)
Sunu adalah sarjana hukum yang sedang meneliti
berbagai pendekatan praktis bagi mereka yang sedang
atau akan mempelajari kompatiologi.
- Toto (CDMA fren: 08886702727 flexi: 0271-7035186 Hp:
08552812005)
Toto adalah filsuf sosial dengan pendekatan ilmiah
populer yang penjelasannya sangat mudah dicerna oleh
masyarakat umum.
- Wawan Setiawan (Hp: 081932655888 CDMA fren:
08882900288)
Wawan mengkhususkan diri dalam memberikan pengarahan
kepada mereka yang pernah, akan, atau sedang
berkecimpung dalam dunia hitam di Indonesia dan
hubungannya dengan ilmu kompatiologi. 
- Alan Sarwono (Hp: 0811285540)
Alan Sarwono mengkhususkan diri pada mereka yang telah
menduduki posisi managerial menengah dan berambisi
untuk mencapai jabatan tertinggi di organisasi bisnis
mereka.
- Aida (CDMA fren: 08882989050)
Aida mengkhususkan diri pada pendekatan lintas agama
dalam hubungannya dengan ilmu kompatiologi.
- Agung PW (Hp: 081331139120) 
Agung mengkhususkan diri bagi mereka yang bergerak
dalam bidang seni dan pendidikan. 
- Sukma (CDMA fren: 08886753831)
Agung mengkhususkan diri bagi mereka yang bergerak
dalam bidang seni visual terutama fotografi dan
fenomena ke-Indigo-an.
- Willy BS (Hp: 08179489889, 0816674069 CDMA flexi:
0271-7016881)
Willy, spesialis soal orangtua yang merasa dirinya
atau anaknya bermasalah.

* Cabang YOGYAKARTA
Jadwal by appointment. Tarif umum: Rp.200.000,- per
peserta.
- Lely Cabe (CDMA fren: 08882738729 Hp: 08170428081)
Lely sangat memahami masalah-masalah lintasbudaya
antar bangsa dan toleransi sosial. 
- Aida (CDMA fren: 08882989050)
Aida mengkhususkan diri pada pendekatan lintas agama
dalam hubungannya dengan ilmu kompatiologi.

* Cabang BANDUNG : Bimo Wikantiyoso
Bimo sementara ini mengkhususkan diri untuk melayani
mereka yang ingin menjadi adaptif dalam hal-hal
spiritualitas dan pengendalian hal-hal keduniawian.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
CDMA fren: 08888405843 & Hp: 0816746770.

* Cabang JAYAPURA(Papua) : Ondo Untung
Ondo adalah pribadi yang lihai dalam menganalisa
fenomena sosial-politik kontemporer.
Jadwal by appointment. 
Tarif umum: Rp.300.000,- per peserta.
Hp: 08128599710.



Mendatangkan Vincent Liong Penemu & Pendiri
Kompatiologi ke Kota Anda. 
Untuk mendatangkan / mengundang Vincent Liong, hal-hal
yang perlu dipenuhi adalah sbb: 

1. AKOMODASI
* Ada individu penanggungjawab / sponsor (local
representative) yang jelas, yang mengatur acara &
mengurus perekrutan peserta. Akan lebih baik bila
individu penanggungjawab datang ke Jakarta sebelumnya
untuk mengenal Vincent Liong dan Kompatiologi lebih
dalam sebelum menjadi local representative di acara
kunjungan Vincent Liong, agar tidak ada
kesalahpahaman. 
* Tiket pesawat pergi & pulang ke kota tsb & akomodasi
hotel dibelikan di muka.
* Tambahan biaya satu juta rupiah untuk uang saku,
dibayar di muka via transfer ke bank account.
* Ada individu yang menemani, mengantarkan (fasilitas
transportasi) & membiayai Vincent Liong berekreasi,
sambil pendalaman kompatiologi secara informal di
waktu luang agar tidak bosan / jenuh saat di kota tsb.
* Biasanya acara kunjungan dilakukan selama seminggu
sampai dua minggu untuk mempersiapkan kompatiologi
cabang daerah yang independent tidak tergantung cabang
Jakarta dalam aplikasinya.

2. TARIF DEKON KOMPATIOLOGI
* Bagi peserta di kota tsb, yang mengikuti acara
bersama Vincent dikenai tarif Rp.300.000,-/peserta,
biaya ini di luar biaya & hal AKOMODASI.

3. TARIF SARASEHAN
* Bagi pihak yang ingin mengundang untuk acara
sarasehan bertema kompatiologi dengan pembicara
Vincent Liong, dapat dinegosiasikan langsung per
telepon dan email. Bila di luar kota, maka hal tsb
harus memenuhi hal AKOMODASI.

(Note: Aturan main di atas juga berlaku untuk
mendatangkan para pendekon kompatiologi yang lain yang
nama dan contact personnya tercantum dalam email ini.
Silahkan hubungi langsung per telepon.)






Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com 


Dapatkan informasi kesehatan gratis
Mailing List Dokter Indonesia
http://www.mldi.or.id 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke