Teman2, ini ada info yg ditulis oleh teman saya yg
bermanfaat utk mengecek apakah info/iklan obat yang
kita terima itu benar/tidaknya. Semoga bermanfaat.
-------------
halo...
Menjawab banyak pertanyaan yang masuk ke e-mail saya
mengenai banyak info soal 'kesehatan' yang beredar di
berbagai milis, berikut ini ada tip dari saya untuk
mengetahui apakah informasi yang Anda terima mengenai
kesehatan, obat, suplemen, herbal, dst. itu bisa 
dipercaya/nggak adalah:

- Jangan percaya kalau ada informasi yang disertai 
iklan, apalagi jika iklan tersebut disertai
'bumbu-bumbu' bahwa suplemen/herbal tersebut bisa 
mengobati/membantu penanganan masalah berbagai macam 
penyakit. Informasi yang bisa dipercayai biasanya
diberikan hanya untuk kepentingan pendidikan/informasi
bagi masyarakat, bukan untuk jualan barang/produk atau
 disusupi iklan suatu produk.

- Jangan percaya informasi yang sensasional, banyak 
menggunakan HURUF KAPITAL, banyak memuat kutipan, atau
tiba-tiba ada tanpa pernah disebutkan oleh sumber lain
yang terpercaya. 

- Jangan percaya informasi yang bersifat anekdot atau
'katanya' yang sumbernya tak jelas, bukan dari
pernyataan resmi suatu organisasi, kampus, atau
pemerintah. Jika betul itu pernyataan resmi suatu
organisasi/kampus/pemerintah, pernyataan itu harus ada
di situs resmi mereka.

- Kesaksian pribadi bukan bukti/fakta medis, karena
tubuh setiap orang berbeda, juga keadaan kesehatan
setiap orang tidak sama, meskipun penyakitnya sama.
Jadi, zat/bahan atau terapi alternatif yang mungkin
buat seseorang bisa dianggap 'mengobati', belum tentu 
berlaku untuk yang lainnya. Selalu pertimbangkan dulu
saran pengobatan dari orang lain.

- Selalu cek ulang setiap informasi yang diterima 
(termasuk dari saya). Ada banyak tulisan yang
'mengatasnamakan' suatu kampus/organisasi yang
terlihat  'terpercaya', padahal kampus/organisasi
tersebut tak  pernah mengeluarkan pernyataan tersebut.
Atau kadang disebutkan suatu pakar/institusi yang
terlihat 'hebat', padahal kenyataannya tak pernah ada
pakar/institusi  tersebut di dunia nyata.

- Jangan pernah percaya e-mail yang di-forward secara
berantai. Juga, jangan ikut-ikutan forward e-mail 
semacam itu ke orang lain.

Semoga tip dari saya ini bisa juga dijadikan
pertimbangan oleh para moderator milis atau yang suka
forward e-mail ketika menimbang apakah suatu artikel
mengenai kesehatan itu layak di-approve/nggak ke suatu
milis atau dikirim ulang ke orang lain. Supaya nggak
banyak orang yang 'disesatkan' oleh informasi yang
keliru.

Semoga berguna... Selamat menjadi konsumen yang pandai
& kritis... Sampai jumpa.

rgds
Billy
Bdg


Best regards,
Neysa Natalia

[Non-text portions nad addv. of this message have been removed]





 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke