Hello,
Selama informasi yg disampaikan bukan utk keperluan MLM atau bisnis web,
maka diijinkan.
masalahnya saya liat web anda adalah utk bisnis/MLM jadi maaf saja.
Wassallam,
Yulbrin dr wrote:
>salam kenal.
>
> saya dr yulbrin di bandung.
>
> saya mau tanya baik ke moderator maupun teman yang mengirim artikel.
>
> apakah tulisan di milis ini dapat saya ambil untuk saya letakkan di website
> saya?
> Kepada siapa saya harus minta ijin?
>
>
> terima kasih
>
>Bisnis Indonesia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Hidup Sehat Dan Aktif Tanpa Osteoporosis
>
>Osteoporosis atau keropos tulang adalah keadaan dimana tulang menjadi keropos,
>rapuh dan mudah patah. Penderita osteoporosis dicirikan dengan tubuh yang
>bungkuk atau bengkok. Namun sebenarnya tidak selalu demikian, banyak orang
>yang sudah mulai menderita osteoporosis tetapi tidak terlihat dari luar.
>
>Makin lanjut usia makin besar kemungkinannya seseorang menderita keropos
>tulang. Kekeroposan tulang juga lebih sering diderita oleh perempuan, terutama
>yang sudah mengalami menopause, dibandingkan laki-laki. Oleh sebab itu, wanita
>seusia Ibu dan sudah menopause memang sudah seharusnya mewaspadai penyakit ini.
>
>Masyarakat Indonesia terutama kaum perempuannya nampaknya lebih rentan terkena
>osteoporosis lebih awal, karena penetapan konsumsi kalsium orang Indonesia
>jauh lebih rendah dibanding standar international.
>
>Perlu tahu Indikasi dan Gejala Osteoporosis
>Pada tahap awal orang terkena osteoporosis, seringkali tidak ada gejala yang
>dirasakan. Anda tidak merasakan sesuatu yang tidak beres pada tubuh. Karena
>penyakit ini berkembang secara lambat dan bertahap, maka penyakit ini biasa
>disebut "silent disease".
>
>Kondisi rendahnya massa tulang dan tulang keropos ini biasanya baru disadari
>setelah seseorang mengalami patah tulang karena trauma ringan atau jatuh.
>Patah tulang akibat osteoporosis umumnya terjadi pada tulang pinggul, tulang
>belakang atau pergelangan tangan.
>
>Osteoporosis dapat disebabkan oleh massa tulang yang tidak maksimal di masa
>peak bone mass (puncak massa tulang) pada umur 30 tahun, sehingga selama
>menopause massa tulang dapat turun drastis dan menyebabkan osteoporosis (rapuh
>tulang). Wanita kehilangan sekitar 10% massa tulangnya pada lima tahun pertama
>masa menopause. Penelitian-penelitian menunjukkan, sekitar separuh dari wanita
>berusia di atas 60 tahun mengalami sekurangnya satu kali patah tulang akibat
>osteoporosis.
>
>Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), osteoporosis didefinisikan sebagai:
>"Kondisi dimana tulang menjadi tipis, rapuh, keropos dan mudah patah / fraktur
>akibat berkurangnya massa tulang, khususnya kalsium yang terjadi pada waktu
>lama."
>
>Penyebab Osteoporosis
>Kerangka manusia terdiri dari 206 tulang yang terdiri dari kumpulan jaringan
>yang hidup dan keras yang berfungsi untuk menopang tubuh, mendukung otot, dan
>melindungi organ-organ dalam terhadap cedera. Peran penting lainnya, tulang
>bertindak sebagai tempat persediaan kalsium. Sekitar 2% berat orang dewasa
>(1,0-1,4 kilogram) terdiri dari kalsium. Sekitar 99% kalsium terdapat dalam
>tulang dan gigi, 1% sisanya dalam cairan tubuh dan jaringan lunak.
>
>Agar tubuh dapat berfungsi dengan baik, tingkat kalsium yang konstan harus
>tepat terjaga di dalam plasma darah. Setiap hari tubuh kita menerima dan
>mengeluarkan kalsium. Pada orang dewasa yang sehat, perputaran kalsium dari
>tulang adalah sekitar 500 mg (misalnya 500 mg kalsium masuk ke tubuh dan 500
>mg yang dilepas oleh tulang setiap harinya). Untuk itu, apabila asupan kalsium
>tidak memadai maka tulang akan melepaskan kalsium ke dalam darah. Jika
>ketidakseimbangan antara jumlah kalsium yang diserap dan jumlah kalsium yang
>dilepas terus berlanjut dalam jangka waktu lama, maka persediaan kalsium di
>dalam tulang akan menipis yang mengakibatkan rendahnya massa dan kepadatan
>tulang sehingga meningkatkan resiko osteoporosis.
>
>Siapa yang Beresiko Terkena Osteoporosis?
>Osteoporosis dapat diwaspadai dari perkiraan faktor-faktor resiko. Jika Anda
>termasuk salah satu kelompok dibawah ini maka Anda beresiko tinggi terkena
>penyakit ini.
>
>Berusia lanjut, hal ini disebabkan karena semakin tua kemampuan tubuh menyerap
>kalsium oleh usus semakin berkurang.
>Wanita. Menurut Departemen Kesehatan RI, wanita memiliki resiko osteoporosis
>lebih tinggi dari yaitu 21,7%. Walau tak setinggi pada wanita, pria juga
>beresiko terkena penyakit ini pada angka 14,8%.
>Orang Asia dan orang kulit putih karena umumnya mempunyai kerangka tubuh yang
>lebih kecil dibandingkan dengan ras Afrika dan Afrika-Amerika.
>Kekurangan asupan nutrisi, terutama Kalsium dan Vitamin D .
>Mempunyai gaya hidup yang tidak sehat, antara lain: kurang berolahraga, banyak
>merokok, dan mengkonsumsi alkohol serta minuman yang berkafein.
>Mengalami menopause dini (sebelum umur 45 tahun) atau telah mengalami
>menopause.
>Memiliki postur tubuh yang kurus dan kecil.
>Memiliki sejarah penyakit osteoporosis dan patah tulang dalam keluarga, atau
>pernah patah tulang di masa lalu.
>Rendahnya tingkat hormon seksual (estrogen pada wanita dan testosteron pada
>pria).
>Dalam pengobatan dan penyakit tertentu yang mempercepat kehilangan massa
>tulang atau mempengaruhi metabolisme tulang, misalnya pemakaian obat-obatan
>kortikosteroid, absorpsi gizi yang buruk, dan penyakit ginjal kronis.
>Komplikasi
>Patah tulang sering terjadi dan merupakan komplikasi serius dari osteoporosis.
>Seringkali dialami tulang punggung dan pinggul yang langsung mendukung berat
>tubuh. Walau biasanya bisa disembuhkan dengan tindakan operasi modern, patah
>tulang punggung atau pinggul dapat menyebabkan kelumpuhan dan bahkan kematian
>khususnya pada usia lanjut.
>Patah pergelangan tangan biasanya dapat terjadi akibat terjatuh. Terkadang,
>patah tulang punggung atau pinggul dapat terjadi tanpa sebab karena tulang
>tersebut sudah terlalu lemah.
>
>Kalsium Sahabat Tulang
>Salah satu langkah yang paling sering disarankan oleh para ahli kesehatan
>untuk mencegah osteoporosis adalah mengonsumsi kalsium yang cukup setiap hari.
>
>Kalsium merupakan mineral utama pembentuk tulang. 99% kalsium berada dalam
>tulang dan gigi sedangkan 1%nya ada di dalam tubuh. Bila tubuh kekurangan
>kalsium, tubuh akan mengambilnya dari tulang dan bila terjadi terus menerus,
>tulang dapat menjadi tipis, rapuh, dan mudah patah.
>Karena itu, sejak usia muda Anda perlu membentuk kepadatan tulang yang
>maksimal, melalui gaya hidup yang sehat dan memenuhi kebutuhan kalsium.
>Menabung tulang sejak dini penting agar peak bone mass ini tercapai maksimal,
>sehingga tabungan kalsium Anda saat memasuki menopause cukup dan tulang tidak
>mudah keropos.
>Kebutuhan kalsium harian adalah 1.000-1.200 mg per hari. Kebutuhan ini
>biasanya akan sulit dipenuhi dari asupan makanan. Menurut penelitian
>Puslitbang Gizi dan Makanan Departemen Kesehatan RI tahun 2002, rata-rata
>orang Indonesia hanya mengonsumsi 254 miligram kalsium per hari. Jadi, di
>samping mengonsumsi makanan yang kaya kalsium, kebutuhan kalsium harian dapat
>dipenuhi dengan mengonsumsi suplemen mengandung kalsium.
>
>Sumber : www.keluargasehat.com, www.republika.co.id
>
>Informasi Bp. IWAN
>
>
>---------------------------------
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
>
>See you at the TOP
>
>
>Claudia Jacqueline 815059
>Dr Yulbrin Manurung
>Synergy Independent Distributor
>www.BestHomeMoney.com
>www.mlm-sip.com
>
>---------------------------------
>Get your email and more, right on the new Yahoo.com
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
>Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
--
"Absolutely Drug less Health Care solution Organization"
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/