Kalau bisa jangan "hanya" 6 bulan mas tapi usahakan sampai 2 tahun. Anak
akan cerdas, jarang sakit, dan sehat .... (selanjutnya terserah anda)

Salam
Yusuf.

-----Original Message-----
From: Jecky P. Eryawan [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: 12 September 2006 08:35
To: [email protected]
Subject: [Dokter Umum] [Terima Kasih] susu utk ibu menyusui

Dear All,
Terima kasih atas semua tanggapan, saran dan sharing pengalaman ttg subject
diatas.
kami berusaha utk memberikan ASI ekslusive utk anak kami (umur 5 bulan),
melihat perkembangannya semakin besar maka memerlukan asupan ASI semakin
banyak.
sudah tiga hari ini istri saya mencoba salah satu merk susu, alhamdulillah
reaksi thd susu "well tolerable" dengan konsumsi 2 kali sehari, ditambah
makanan dgn asupan yg menurut kami cukup memberikan zat/vitamin thd ibu dan
anak. hasilnya produksi ASI bertambah dari biasanya. mudah2an target ASI
ekslusive utk anak kami (sampai umur 6 bulan) tercapai. sekali lagi terima
kasih atas bantuannya.

salam
jeck

dibawah ini saya rangkum tanggapan, saran dan pengalaman ttg susu utk ibu
menyusui, semoga bermanfaat.

rifa kurnia [EMAIL PROTECTED] wrote :
sependek pengetahuan saya...
baiknya ibu yang sedang menyusui, minum susu juga. namun tdk harus
susu menyusui. jangan termakan iklan.
susu apa saja boleh. coba dech susu cair ( yang pasteurisasi lebih
gurih, kalo tdk ada ya yang uht)
bedanya pasteurisasi : biasnaya max hanya tahan1 mgg dan harus di
lemari pendingin
uht : biasa di suhu ruangan namun kalo sudah dibuka harus dikulkas,
dan masa kadaluarsanya 1 than
pilih yang rasanya plain/ tawar. sehingga memimalis campuran pada susu.
oh ya kalo gak salah dari susu hal utama yang kita butuhkan adalah
kalsiumnya. dan sudah terpenuhi tanpa campuran zat2 lain ( yang kata
iklan mengandung macam2)
jangan lupa perbanyak konsumsi sayuran dan cairan dan gizi harus bagus...
logikanya ASI adalah cairan so.. sang ibu juga harus banyak
mengkonsumsi cairan agar produksi ASINya banyak.

agt [EMAIL PROTECTED] wrote :
Just sharing dari pengalaman, kalau utk ibu menyusui sebetulnya bukan
tergantung susu buat ibunya, namun bagaimana agar produksi ASI cukup buat si
bayi. Susu buat ibu salah satu alternative, tentu kalau duit banyak
bolehlah.
Namun dari pengalaman istri, banyak makan sayur daun katu, hati sapi, bubur
kacang hijau. Dan yg penting istri jangan taku kegemukan.

Yusuf Sulistianto [EMAIL PROTECTED] wrote :
Boleh dan bagus saja (pengalaman pribadi). Karena saya pikir susu khusus itu
Cuma trik dagang. (ma'af kalau saya salah persepsi)

Dr.(Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA. PhD. [EMAIL PROTECTED] wrote :
Pertanyaannya:
Apakah sang Ibu butuh susu?
dan Apakah sang susu bermanfaat bagi sang Ibu???
Bebrapa org, dg moto 4 sehat 5 sempurna, lalu bertindak utk
menyempurnakan hidupnya dg memberikan tambahan ke 5 yg dianggab
sempurna, ternyata hasilnya malah sang Ibu mencret mencret, dan
akibatnya sang bayi pun jadfi kembung, menceret2 juga dan menurun
fitalitasnya.
So, selagi memberikan asi, coba tengok kebelakang ke masa masih menyusu,
apakah sang Ibu well tolerable utk protein susu, kalau ya, apakah selama
hidupnya ia sering minum susu?
Bila ya baru boleh dicoba apakah ada rekasi perut, tubuh dari sang Ibu
terhadap sang susu,
kalau tdk ada barulah memberikan tambahan susu bagi sang Ibu, tentu dg
melihat kandungannya.
Susus kedele, bukan susu, tetapi minuman dari kacang kedele, yg warnanya
sama atau hampir sama dg susu sapi.
Kandungannya sendiri, penuh dg phyto estrogen, artinya kalau sang Ibu
memberikan asi ekslusif, maka siap2 sang bayi akan terpengaruh dg
phytoestrogen hormon yg terbentuk karena minum kedele.
So, tdk dianjurkan, apalagi kedele apakah di periksa dan bukan yg type
transgenik???? wahalu alam, kalau bisnis biasanya dont care, yg penting
dapat bahan baku murah, lalu bisa jual tinggi, n profitnya berarti
tinggi, maka sang bisnis artinya good good good.....perkara nantinya
jadi yg minum bermasalah, belum tentu dapat claimnya, belum tentu ada yg
meneliti hasilnya, apalagi jor2an iklannya menguatkan publik opini bahwa
produk itu baik, hajar saja......
Ibu menyusui saya pikir butuh zat2 yg antara lain dlm jumlah yg cukup
banyak adalah zat besi, vit A, protein n energy buat diri sendiri n buat
sang baby, so, bisa didapat dari kombinasi makanan yg baik utk dirinya,
tentu saja vitamin n mineral juga tetap dibutuhkan, jadi makan variatif,
bergerak yg cukup, tidur yg cukup jemuran sama2 sikecil pada pagi hari
utk mendapatkan sinar matahari dibawah jam 10 pagi akan sangat bermanfaat.

vera [EMAIL PROTECTED] wrote :
Mau sharing aja dikit, moga2 membantu.
Saat ini saya masih full menyusui putra kedua yang berusia hampir 9
bulan jd sama sekali belum dicampur dgn susu kaleng. Sedikit info,
saya bekerja, jd di kantor saya pompa.
Sejak hamil, saya tdk pernah minum susu hamil, krn sdh mahal malah
kebuang krn mual. Akhirnya saya cuma minum susu UHT, atau yg
pasterurisasi atau susu kacang atau yoghurt. Saya putuskan demikian
krn ternyata di luar negri, tidk dikenal susu hamil, menyusui. Jd
kalo disana aja bayi pd sehat dan pintar, kenapa disini ga bisa.
Ternyata bayi saya lahir dgn berat 4,17 kg.
Saat ini jg saya tdk minum susu menyusui/hamil, tp cuma susu dancow,
UHT, kacang, yoghurt, segar or pasteurisasi.
Jd yg penting makanan yg kita makan, bukan hanya susu. Moga2 membantu.






 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke