Siram dengan air mengalir atau celupkan langsung ke bak isi air dingin selama 
20 menit juga bisa, kalo luka kotor harus dibersihin dulu, kalo udah bersih dan 
kering, oles biasanya pake dermazin ,supaya gak nyeri minum obat pereda nyeri, 
area luka hrs dijaga kering, tapi klo udah ada yang pecah takutnya bisa kena 
infeksi, mendingan ke dokter

----- Original Message ---- 
From: saptono <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, February 5, 2008 10:39:11 AM
Subject: Re: [Dokter Umum] Kena knalpot dan bekas

    
            saya mengusulkan. ..lain kali jika terkena luka bakar dan 
menimbulkan luka melendung,saat terjadi langsung cari es batu saja,lalu di 
tempelkan saja ke luka tersebut,jika sudah dingin sekali ( berasa mati rasa ) 
hentikan ,jika terasa panas kembali tempelkan lagi sampai rasa panas itu 
hilang..insyaAllah luka tersebut akan cepat sembuh dan hilang tanpa meniggalkan 
tanda luka.

ini sudah beberapa kali dicoba saat teman saya terken luka seperti kena knalpot.



semoga membantu



----- Original Message ----- 

  From: tomfreakz 

  To: dokter_umum@ yahoogroups. com 

  Sent: Monday, February 04, 2008 3:20 PM

  Subject: [Dokter Umum] Kena knalpot dan bekas



Halo rekan-rekan semua,ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan,



Baru-baru ini betis saya terkena kenalpot sepeda motor,

  kemudian pada saat perjalanan pulang area yang melendung berisi cairan

  tersebut

  terkena footstep, alhasil pecahlah sudah.

  Setibanya dirumah saya cuci dan saya beri betadine (tapi bukan yang untuk

  luka bakar),

  karena kebetulan saat itu sudah malam dan tidak ada obat selain betadine.



Setelah satu hari, kulit yang membungkus cairan kemarin memang

  beberapa tidak pecah, jadi di beberapa bagian masih terdapat cairan..

  Hal ini membuat saya nyeri sehingga saya pecahkan juga kulit tersebut

  dan saya beri betadine...



Kemudian setelah hari ke 3 saya hentikan betadine, dan ganti dengan

  bioplacenton.

  Sudah 2 hari saya oleskan dan tapi lupa bahwa harus tipis sekali

  mengoleskannya.

  Kondisinnya sekarang munculnya area berwarna kuning seperti nanah tapi

  terkesan membentuk jaringan kulit.

  Saya kurang yakin, sebab setiap habis mandi / terkena air, area luka

  tersebut jadi basah kembali.



Yang ingin saya tanyakan apakah benar, saya dapat meneruskan penggunaan

  bioplacenton

  yang tentunya dioleskan tipis saja sesuai kertas petunjuknya sampai sembuh?



Kemudian yang saya dengar, bekas knalpot ini sangat sulit hilang untuk

  beberapa tahun.

  Kemudian apakah jaman sekarang sudah ada obat yang mengatasinya?

  atau sebaiknya bagaimana?



terima kasih



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke