Hello Rudi,

Pemberian makanan tambahan baby dilakukan sesuai dg kesigapan organ 
tubuh sang bayi dan kebutuhan sang bayi akan nutrisi yg bisa mencukupi 
dan menghidupinya utk tdk sekedar hidup tetapi membantu tubuh dg 
berbagai vitamin, mineral, dan bahan2 tertentu utk pengembangan dan 
poembentukan organ dan system tubuh.

Secara garis besar dan cara gampang penjabaran kebutuhan anak dilakukan 
dg memperhatikan:
Kebutuhan Carboihidrat atau energy, kebutuhan akan protein, kebutuhan 
akan mineral yg dlm hal ini adalah zat besi dan zink, serta kebutuhan 
akan vitamin yg dlm hal ini adalah vitamin A D, dan B compleks.

Pemberian  makanan tambahan bukan berdasarkan kebutuhan sang Ibu, supaya 
lekas terlepas dari kewajiabn menyusui sang anak, tetapi lebih kepada 
kebutuhan sang anak yg tdk mendaptkan cukup asupan hanya ketika 
bergantung penuh pada Asi Ibunya ketika menginjak usia 4/5 bulan setlah 
lahir.

Hal2 ini dinyatakan dg beberapa kendala yg a/l:
Anak mengalami hambatan dlm pertumbuhan, dlm artian tdk mengalami 
pertambahan berat badan,
Anak masih tampak lapar walu pemberian Asi masih dijalankan dan sepenuhnya.
Kesiapan organ perncernaan anak yg sdh siap utk menerima makanan lain 
selain ASI sang Ibu.
hal pertama yg bisa dilihat adalah ketika anda memberikan makanan lain 
selain asi, maka lidah sang anak masih melakukan gerakan refleks sama 
seperti anak menekan dg lidahnya pada puting susu ibu agar susunya bisa 
dinikmatinya, dg demikian dibutuhkan umur 4- 5 baru dimulai, bahkan ada 
baby yg baru bisa dimulai pada umur 6-7 bulan; anjuran WHO setelah 6 bulan.

Dg demikian setelah bebrapa persyaratan tersebut terpenuhi, maka kita 
bisa mulai melihat akan kebutuhan yg ada dan mulai memberikan yg terbaik 
bagi anak kita.

Kesenjangan kebutuhan anak ketika mencapai usia 3-5 bulan, pada intinya 
dg gizi yg cukup oleh sang Ibu (Ibunya juga merqawat kebutuhan gizinyz 
utk diri sendiri dan utk anaknya), maka praktis tdk ada kesenjangan yg 
terjadi dlm kebutuhan akan energy (sekitar 550 kcal); zat besi dan zink 
masih terpenuhi dari cadangan yg dibawa dlm darah ketika lahir, vitamin 
masoih terpenuhi dari ibu yg juga memlihara gizi tubuhnya,
Kemuidan pada usia ketika menginjak 6 bulan, maka kebutuhan akan zat 
besi dan mineral perlu mendapat tambahan per hari sekitar 0.8 mg perhari.
6-8 bulan kebutuhan energy atau carbohidrat anak akan berkisar pada 
230-260 kcal perhari, dg demikian kebutuhan carbo  akan jauh lebih 
banyak dibandingkan kebutuhan mineral pada saat itu.

Tdk salah memang kalau mulai mengajarkan anak mendapatkan makanan 
tambahan pada usia 5 bulan, tetapi perlu diperhatikan hal2 kesigapan 
tubuh dan kebutuhan tubuh sang anak itu sendiri.

Dlm hal ini pengolahan bahan, hasil bahan, kandungan mesti disesuaikan 
dg ketersediaan tubuh anak menerimanya.

Jadi makanan2 yg diberikan pada anak dibawah 6 bulan, sebenarnya 
merupakan makan2 pokok (carbohidrat) yg harus sangat lembut tecturenya 
tdk terlalu padat sehingga mudah dicernakan dan mudah dimasuka kedalam 
tubuh (temtu perlu diperhatiakn kesigapan struktur oragan dan syaraf 
l;idah, apakah sdh bisa mulai mendorong makanan masuk atau hanya masih 
bisa menekan utk mendaptkan air susu saja.
Bila struktrur masih sangat dasar, artinya kesigapan utk menelan dan 
mengunyah belum ada, maka bila sudah berualang kalai dlm waktu yg cukup 
poanjang sang Ibu membrikan asi tetapi anak masih rewel, menagis dan 
terlihat lahap ketika diberi asi maka baru merupakan kemungkinana anak 
membutuhkan tambahan bahan carbo, yg bisa di berikan dg menambahkan asi 
dg bubur yg sangat halus dan cukup encer pada mulanya.

Pisang sendiri meskipun bagi dewasa dirasakan cukup halus texturenya, 
tetapi masih banayk faktor terkait didlamnya seperti getah nya, 
kandungannya, dan sebrapa hluskah sang penyiap melakukan pengerokan 
daging pisang yg sdh di matangkan dg dipanaskan bisa dilakukan???
Bagaimana kesigapan perut anak menerima pisang tersebut.
Jadi sekali lagi pemberian makanan tambahan bukan karna kepentingan Ibu 
tetapi kerena kepentingan dan kesiapan anak menerima makanan tambahan 
tersebut.

Demikian semoga bermanfaat,
Wassallam,





rudi susanto wrote:
> Dokter mau tanya kalo bayi masih 5 bulan saya coba kasih makanan buah pisang 
> ambon buat pengenalan aja boleh gak?awal makanan sebaiknya apa?
>   Thanks
> "Dr.(Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA. PhD." <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           Hello,
> Sorry, saya baru baca lagi posting saya ternyata ada strep yg hilang 
> diantara 5 n 6 jadi mestinya dibaca 5-6 butir pil KB, bukan 56 butir; atau:
> 1 gelas Soy juice terkandung hormon yg setara dg 5-6 butir pil KB
> Dg demikian saya benarkan posting terdahulu yg salah ketikannya.
> Sallam,
>
> Dr.(Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA. PhD. wrote:
>   
>> Hello,
>> Saya hanya mau ingatkan bahwa:
>> 1. Kedele adalah kacang dg sejumlah phytoestrogen terkandung didalamnya.
>> 2. Susu kedele bukan susu dg isi dan kandungan tdk sama dg susu yg 
>> dibuat didlam kelenjar mamariy atau kelenjar susu, sedangkan manusia 
>> adalah dari rumpun kehidupan yg membutuhkan berbagai nutrient termasuk 
>> protein hewani didalam makanannya.
>> 3. Susus kedele yg baukan susu atau lebih tepat disebut sebagai soy 
>> juice atau jus kedele, tdk cocok utk bayi dan sdh disampaikan oleh WHO 
>> karena didlam 1 gelas Soy juice terkandung hormon yg setara dg 56 
>> butir pil KB, sehingga sangat berbahaya utk diberikan kepada baby, 
>> walau pun kandungan ini tdk disampaikan dlm keterangan WHO, dan hanya 
>> mencantumkan agar diberikan susu eksklusif selama 6 bulan sebelum 
>> diberikan bahan makanan yg lainnya.
>> Seperti my private mail to you, informasikanlah dg lebih jelas kepada 
>> saya agar bisa diberikan saran yg lebih baik dan tdk membuat kelainan 
>> organ bagi anak anda dikemudian hari.
>>
>> Semoga bermanfaat,
>> Wassallam,
>>
>> muslimah hussein wrote:
>>     
>>> permasalahan muntah memang sering dijumpai pada bayi.secara 
>>> defenisi muntah(regurgitasi) adalah pengeluaran isi lambung atau 
>>> esofagus secara paksa melalui mulut.adapula yang disebut gumoh yang 
>>> artinya pengeluaran sedikit sisa makanan melalui mulut.
>>> penyebab bayi muntah bisa bermacam-macam.bayi yang 
>>> mengkonsumsi susu formula biasanya lebih mudah untuk muntah 
>>> dibandingakan dengan bayi yang mengkonsusmsi ASI. hal ini disebabkan 
>>> karena susu formula yang bahan dasarnya susu sapi mengandung lemak 
>>> yang lebih tinggi dibandingkan ASI.sehingga sulit dan lebih lama 
>>> dicerna oleh bayi.alergi pada susu sapi juga bisa menyebabkan muntah 
>>> pada bayi.
>>> selain itu kelainan anatomis pada saluran pencernaan bayi juga dapat 
>>> menyebabkan muntah.
>>> hal-hal berikut ini dapat dilakukan untuk mencegah muntah 
>>> pada bayi :
>>> 1.cucilah tangan anda dan sterilkan botol sebelum membuat susu 
>>> untuk mencegah masuknya kuman/bakteri
>>> 2.sendawakan bayi sebelum dan sesudah minun susu,dengan cara 
>>> digendong tegak lurus dan disandarkan dibahu anda.tepuk pundaknya 
>>> dengan halus sampai bayi bersendawa
>>> 3.berikan susu pada bayi secukupnya dan pada waktu tepat.jangan 
>>> memberikan susu saat bayi sangat lapar,karena bayi cenderung untuk 
>>> minum dengan terburu-buru dan dalam jumlah banyak.jarak pemberian 
>>> susu formula kurang lebih 3,5-4 jam.
>>> 4. pada waktu menyusukan bayi dengan dot.usahakan nipple dot 
>>> masuk seluruhnya didalam mulut bayi dengan posisi tegak lurus dengan 
>>> mulut bayi.hal ini akan mengurangi masuknya udara ke perut bayi pada 
>>> saat menyusu.
>>> 5.tempatkanlah bayi di ruangan yang tengang pada saat menyusu 
>>> dengan posisi berbaring menggunannakan bantal yang agak tinggi.
>>> 6.biarkan bayi berbaring kurang lebih 10 menit setelah 
>>> menyusu.setelah itu disendawakan.
>>> jika cara-cara diatas telah anda terapkan namun bayi 
>>> anda masih saja muntah.anda dapat mengganti susu bayi anda dengan 
>>> susu formula khusus untuk regurgitasi.namanya susu ANTI 
>>> REGURGITASI.Susu ini dapat anda peroleh di APOTIK yang cukup 
>>> besar.namun saat ini jumlahnya masih terbatas.biasanya kita bisa 
>>> memesan terlebih dahulu.jika bayi anda Alergi dengan susu sapi, anda 
>>> bisa memberinya susu formula yang berbahan dasar SOYA. susu ini lebih 
>>> mudah didapat diberbagai swalayan besar.
>>> muntah pada bayi akan hilang dengan sendirinya dengan 
>>> pertambahan usia.karena semakin besar bayi, sphinkter 
>>> gastroesophaegeal nya juga semakin kuat.biasanya setelah usia satu 
>>> tahun.jadi anda jangan telalu khawatir.
>>> semoga penjelasan saya ini berguna anda dan bayi anda
>>> salam
>>> dr.muslimah hussein
>>> ssgadi2006 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>> Dok, anak saya (usia 3bulan) ketika diminumkan susu bayi 
>>> (bukan ASI)
>>> muntah dan susu yang saya gunakan sudah dua kali ganti yakni Nutrilon
>>> dan BMT.
>>> Sebelumnya, anak saya selama 3 bulan tersebut selalu di beri ASI oleh
>>> istri saya tanpa menggunakan susu kaleng atau bubuk. dikarenakan masa
>>> cuti istri saya telah habis, maka secara otomatis sementara digantikan
>>> susu bubuk.
>>> Tolong tanggapannya dok ?
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> ---------------------------------
>>>       
>
>   

-- 

   "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke