Hello Eva, Mekanisme tubuh memang sdh tersedia system yg akan mengganti dan memperbaiki kerusakan yg timbul baik dg sengajha mau pun tdk snegaja. Sebenarnya kuku anda akan dg mulusnya tumbuh menggantikan yg rusak n dg perlahan mendsak yg rusak utk terlepas dg sendirinya. Nah ternyata anda tdk sabaran n anda mermapas sebagian proses yg sedang terjadi dg mencabut paksa kuku yg ada tersebut. Hal i ni kemudian akan membuat tubuh merasa perlu memeprbaiki kondsi yg terjadi dg paksaan tersebut, plus memeprbaiki yg sdh terjadi yaitu kerusakan akibat di jepit pintu. Masalahnya kini menjadi ada 2 persoaln yg mesti dibenahi dibanding 1 persoalan yg sdh dan sedang diperbaiki. Kemudian guide line yg seharusnya mengikuti kuku yg lama utk jalur tumbuhnya kuku baru, terpaksa harus tanpa guide linenya. Jadi karena hal ini sdh terjadi, ya mau bilang apa toh sdh anda kerjakan. Semoga bermanfaat, Wassallam,
Eva Christy wrote: > Dear Dokter, > > Dua minggu lalu jari telunjuk, jari tengah dan jari manis tangan kanan saya > terjepit pintu garasi yang menyebabkan biru dan bengkak serta infeksi pada > kuku-kuku tersebut. Sehari sesudahnya saya menemui dokter umum dan diberi > obat pengurang rasa nyeri dan antibiotik. > > saat ini kuku2 tersebut seperti membeku dan mulai muncul kuku baru. > Kemarin saya paksa copot kuku lama dengan paksa pada keadaan kuku baru belum > tumbuh dengan sempurna. > > Pertanyaan: > 1. apakah aman yang saya lakukan dengan kuku2 saya? > Tergantung apkah menambah luka yg ada atau tdk tetapi juga berarti menghilangkan guide line tumbuhnnya kuku baru. > 2. apakah aman apabila saya biarkan terbuka kuku2 tsb? > Terbuka dg cukup perlindungan tentu akan membantu kuku lebih beradaptasi, akan tetapi juga kuklu yg baru akan rawan mengalami ganguan bila tanpa perlindungan > 3. akankah kuku2 tersebut tumbuh lagi? > Baca yg diatas. > terima kasih, > Eva > -- "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"

