Mbak Ninik,

Saya coba share artikel ilmiahnya :


Kalbe.co.id - Dengan mengkonsumsi suplemen antioksidan tidak akan menekan 
risiko terjadinya kanker, hasil analisis baru dari studi yang dilakukan pada 
lebih dari 100.000 pasien. Faktanya disebutkan bahwa perokok yang mengkonsumsi 
suplemen beta-karoten dapat meningkat risiko terjadinya kanker dan kematian. 
Studi ini dipublikasikan dalam Mayo Clinic Proceedings bulan Januari 2008.

Selama ini disebutkan bahwa antioksidan dapat digunakan sebagai pencegah kanker 
(prevention), namun kenyataannya berbada antioksidan berbeda pula efek yang 
diberikan, dan efek dari masing-masing antioksidan sangat tergantung pada organ 
/bagian tubuh yang dikenainya, Dr. Aditya Baria dari Mayo Clinic in Rochester, 
Minnesota melaporkan.
Dalam penelitiannya, para ahli menggunakan 12 studi yang ada, yaitu yang 
membandingkan antara suplemen antioksidan dengan plasebo terhadap insiden 
kanker dan kematian.

Secara keseluruhan ditemukan bahwa suplemen antioksidan tidak menekan risiko 
terjadinya kanker. Studi terhadap beta karoten didapatkan bahwa nutrisi 
tersebut ternyata dapat meningkatkan risiko kanker hingga 10% pada perokok. 
Disebutkan pula bahwa suplemen beta karoten dapat menimbulkan kematian pada 
penderita kanker.

Suplemen selenium dapat menekan risiko terjadinya kanker hingga 23% pada pasien 
pria, namun hasil studi menyebutkan tidak memberikan efek terhadap wanita. 
Sedangkan vitamin E tidak memiliki efek anti-kanker.

Studi besar yang meneliti tentang suplemen vitamin E untuk kanker prostat masih 
berjalan, dan studi tentang beta karoten dan vitamin E untuk pencegahan kanker 
sangat tidak menunjukkan efektifitasnya.

Studi lain yang dilakukan oleh CARET trial dan ATBC trial dari Amerika terhadap 
18.000 pria dan wanita perokok atau pekerja yang banyak terpapar asbestos, yang 
diberi beta-karoten, vitamin A dan placebo. Metoda buta ganda.

Setelah di pantau selama 6 tahun (ATBC trial) ternyata insiden kanker paru 16% 
lebih tinggi pada partisipan yang mengkonsumsi suplemen dibandingkan mereka 
yang plasebo. Rata-rata kematian pada semua kasus adalah 8% lebih tinggi pada 
kelompok yang diberi suplemen dibandingkan dengan kelompok placebo.

Sedangkan hasil dari CARET trial menunjukkan hasil yang hamper sama, setelah 4 
tahun pemantauan, insiden kanker paru 28% lebih tinggi pada kelompok 
betakaroten dibandingkan dan rata-rata kematian pada beberapa kasus adalah 17% 
lebih tinggi dibandingkan kelompok plasebo. 

Salam sehat,

 Nofa


----- Original Message ----
From: Nunik Suciati <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, May 9, 2008 9:42:09 AM
Subject: [Dokter Umum] efek konsumsi vit E


dear doc,

sebulan ini saya coba konsumsi vit E produk doctorsformula 400IU, rekomendasi 
dari teman saya, soalnya saya punya masalah kulit.

waktu saya baca artikel, ada yg menyebutkan bahwa ada efek jangka panjang klo 
sering konsumsi vit E ato C. efeknya seperti penyakit jantung dan kanker.

apa benar seperti itu dok?
apakah dosis 400IU sehari itu terlalu berlebih ato cukup?dr informasi yg saya 
dapat sehari itu kurang dari 400IU
apakah produk vit E yg saya konsumsi itu bagus?
kalo tidak, produk vit E apa yg bagus dan aman?

terima kasih

regard,
nunik

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
  
____________________________________________________________________________________

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke