halo juga selain trauma, skrg saya juga merasakan kecemasan yg luar biasa terhadap apapun juga apalagi kalo lagi sendirian. salam
17/6/2008 ernawati wrote; Traumanya tentang apa dulu nih. Saya pernah trauma setelah tenggelam di laut sambolo anyer, lumayan bertahun-tahun saya takut dengan air laut ataupun berenang. Padahal hobiku itu berenang. Tapi aku coba mulai berenang di daerah tepi kolam renang, lama-lama ke bagian tengah yang lebih dalam. Lalu aku ikut Team SAR Air yang butuh ketangkasan dalam berenang. ke laut pun saya mulai naik perahu boat atau perahu wisata ke tengah laut sampai ikut kegiatan menyelam. Akhirnya saya tahu kalau kita lebih tenang ketakutan kita akan hilang. Begitu juga dengan membawa kendaran, karena pernah tabrakan parah walaupun saya selamat, saya juga terkadang masih takut untuk membawa mobil sendirian, tapi saya coba lagi dan lagi untuk membawa kendaraan ke daerah dimana aku tabrakan. Dengan jarum suntik pun karena saya trauma di ambil darah berkali-kali untuk mengetahui sakit saya apa dalam kurun 6 bulan berturut-turut, walau tidak begitu sakit, melihat jarum suntik saja darah saya serasa turun naik, tapi saya coba hilangkan dengan donor darah rutin dimana saya bisa melihat darah saya mengalir ke dalam kantong darah. alhasil hilang juga. Mungkin dari cerita saya ini, anda dapat menghilangkan trauma dengan cara mengulangi kejadian yang membuat anda trauma secara bertahap dan perlahan-lahan. Mudah-mudahan hilang traumanya yach... [Non-text portions of this message have been removed]

