dear angkasawan, menurut medis, pengobatan tanpa operasi umumnya bisa memberikan manfaat perbaikan sperma jika gradasi varicocele-nya dalam kualifikasi ringan. Sedangkan untuk varicocele yang parah, tindakan operasi untuk melancarkan pembuluh vena yang mengalami varises perlu dilakukan.
selain penyakit tersebut, rendahnya kualitas sperma juga dipengaruhi oleh gaya hidup tidak sehat. Agar memperoleh keturunan, dibutuhkan vitalitas tubuh dan sperma yang sehat. umumnya setelah operasi varicocele, keadaan sperma tidak segera membaik. Diperlukan waktu yang cukup lama untuk memperbaiki keadaan sperma. Pemberian obat yang dapat merangsang pembentukan sperma acapkali diperlukan setelah operasi. jadi berhasil tidaknya pengobatan untuk memperbaiki kuantitas dan kualitas sperma karena varicocele, sangat tergantung kepada sejauh mana kerusakan buah pelir telah terjadi dan seberapa jelek kualitas dan kuantitas sperma. penyebab timbulnya hingga sekarang masih belum diketahui secara pasti penyebab varikokel, tetapi dari pengamatan membuktikan bahwa varikokel sebelah kiri lebih sering dijumpai daripada sebelah kanan (varikokel sebelah kiri 70–93 %). Hal ini disebabkan karena vena spermatika interna kiri bermuara pada vena renalis kiri dengan arah tegak lurus, sedangkan yang kanan bermuara pada vena kava dengan arah miring. Di samping itu vena spermatika interna kiri lebih panjang daripada yang kanan dan katupnya lebih sedikit dan inkompeten. jika terdapat varikokel di sebelah kanan atau varikokel bilateral patut dicurigai adanya: kelainan pada rongga retroperitoneal (terdapat obstruksi vena karena tumor), muara vena spermatika kanan pada vena renails kanan, atau adanya situs inversus. On Thu, 2008-08-21 at 09:12 +0700, Angkasawan_gmail wrote: > > > Dokter2 YTH, > > Saya pria 37 thn telah menikah selama 6 thn dan belum dikaruniai anak, > kami > telah memeriksakan diri kedokter kandungan dan kami pun telah > melakukan > inseminasi dan masih gagal. > > Atas anjuran teman kami memeriksakan diri ke dokter Androlog dan hasil > diagnosa dokter tsb bahwa kemungkinan testis kiri ada vericocele dan > dirujuk > untuk melakukan pemeriksaan USG. > > Dari hasil USG ditemukan bahwa testis kiri mengarah adanya varicocele > grd 1. > berdasrkan hasil USG tersebut saya dianjurkan untuk melakukan operasi. > > Setelah melakukan operasi dan minum obat dari dokter Androlog selama > tiga > bulan dan pada bulan ketiga dilakukan lagi test sperma, dari hasil > test > sperma tersebut diketahui bahwa tidak terjadi perubahan peningkatan > kualitas > sperma, karena itu dokter menganjurkan lagi untuk ditest USG dan dari > hasil > USG tersebut diketahui bahwa varicocele timbul kembali. > > Pertanyaan saya: > > 1. Kenapa varicocele tersebut bias timbul kembali. > 2. Apakah penyebab terjadinya varicocele itu. > 3. Adakah cara lain selain operasi untuk menghilangkan varicocele tsb. > > Terima kasih atas jawabannnya. > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > -- Cheers, Irma Information & Technology Department PT. Usaha Karya Bina Mandiri (UKABIMA)

