Hello Melyanti,

1.  Bagaimana penjelasan ilmiah ttg 2 jenis penolakan tadi ?
     Mungkin ini ilmu baru di dunia medis, yang tidak saya dapatkan di kuliah 
dulu.

Bagaimana anda jelaskan secara ilmiah bahwa apa yg anda sebutkan sebagai 
kandungan yg bermanfaat di produk tersebut bisa diserap tubuh n bermanfaat?
Pelajaranya sdh anda dapatkan tetapi berhenti sampai just terima ada 
manfaatnya, n anda terima karena bukan saya yg bilang bukan?
Nah jelaskan ke saya maka akan saya tambahkan penjelasan yg berbasis 
penjelasan anda ttg penolakan tersebut.

2.  Menurut saya dikatakan sang ibu tidak bisa minum susu, bukankah kita tidak 
bisa menyingkirkan adanya faktor sugesti pada kasus ini? Apalagi kebiasaan 
minum susu sangat rendah pada masyarakat kita.

Tdk menutup kemungkinan, tetapi sangat berbahaya bila memaksakan 
kehendak bagi pasien utk harus meneruskan apa yg anda mau walau ada sign 
tubuh menolaknya.
Susu dianggab sebagai barang mewah yg kalau diperoleh dianggab hebat n 
snagat luar biasa, akibatnya banyak susu yg isinya tepung dg gula, n 
karena 5 sempurna mendokrin masyarakat, maka biar muntah2 tetap 
dipaksakan utk diminum? biar bengkak karena tepung, juga harus minum 
karena bermanfaat? pada hal belum tentu bermanfaat.
Kebiasaan ini kemudian juga membawa damapak bahwa minum suplemen atau 
vitamin, mineral tdk bermanfaat, yg bermanfaat adalah minum susu, 
sehingga bila kita berikan kepada masayrakat susu akan dismabut dg 
sukacita n diminum, sdangkan pemberian vitamin akan dijual lagi bila 
botolnya amsih uth dg label, pada hal vitamin , mineral atau suplemen yg 
dirancang dan disesuaikan dg kebutuhan individu masing2 bukan beralku 
umum akan sangat bermanfaat karena membantu menambal kekurangan yg 
hakiki sangat dibutuhkan olah ybs bukan?

3.  Rasa susu utk ibu hamil itu memang berbeda dengan susu biasa, karena 
mengandung zat besi sehingga agak terasa kurang enak. Ini juga bisa jadi 
penyebab kenapa ada ibu hamil yang tidak bisa minum susu.

Pre justice yg bisa salah saja kerana tdk disebutkan susu apa yg diminum 
oleh ybs, bagaimana sebagai seorg dokter anda langsung tau bahwa yg 
diminum adalah susu yg beraroma zat besi karena penamabahan Fe dlm susu 
tersebut? dan bagaiamana juga anda langsung bisa memberikan analisa n 
menerapkan paksaan therapi tanpa berbagai justifikasi yg mendukung 
statement anda?
Bagaimana kalau memang penolakan terjadi dari chemical reaction from 
fetus yg kemudian memberikan rasa mual karena susu yg diminum sang ibu 
merupakan suatu bahan yg memeberikan rangsangan bagi fetusnya?
Apa yg akan terjadi bila under developed fetus diberikan tantangan utk 
harus menerima apa yg sebenarnya sdh di signkan sebagai bahan yg 
ditolak? cukup kuatkah? berpengaruhkah dg pembentukan nya? bisakah anda 
bertanggung jawab bila sang Ibu mengikuti saran anda karena anda seorg 
dokter n hasilnya terjadi kecacatan dlm pembentukan organ sang fetus? 
(ekstrimnya)

Sebagai yg menjalankan etiks " First do no harm" saya tdk sekedar 
menjawab apa yg anda postkan tetapi memperhatikan etika naturopath 
pertama ini.
Sangat banayk reaksi manusai terhadap penggunaan atau minum susu ini, 
ada yg hanay sekedar kembung, tetapi ada juga yg sampai semalaman tdk 
bisa tidur bila siangnya ia minum susu, bagaimana anda menjelaskan 
proses penjabaran reaksi tubuh yg demikian? apa yg dibentuk dlm tubuh ybs?



melly liando wrote:
> Dear Pak Donny Hosea,
>  
> 1.  Bagaimana penjelasan ilmiah ttg 2 jenis penolakan tadi ?
>      Mungkin ini ilmu baru di dunia medis, yang tidak saya dapatkan di kuliah 
> dulu.
> 2.  Menurut saya dikatakan sang ibu tidak bisa minum susu, bukankah kita 
> tidak bisa menyingkirkan adanya faktor sugesti pada kasus ini? Apalagi 
> kebiasaan minum susu sangat rendah pada masyarakat kita.
> 3.  Rasa susu utk ibu hamil itu memang berbeda dengan susu biasa, karena 
> mengandung zat besi sehingga agak terasa kurang enak. Ini juga bisa jadi 
> penyebab kenapa ada ibu hamil yang tidak bisa minum susu.
>  
> Terima kasih penjelasannya.
>  
> salam,
>
> Melyanti
> 0818 0868 1974
>
> --- On Tue, 2/17/09, Dr.(Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA. PhD. 
> <[email protected]> wrote:
>
> From: Dr.(Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA. PhD. <[email protected]>
> Subject: Re: [Dokter Umum] Re: Dampak bila kehamilan 4 bulan pertama ibu 
> tidak bisa minum susu
> To: [email protected]
> Date: Tuesday, February 17, 2009, 1:27 AM
>
>
>
>
>
>
> Hello,
> Dari kandungan susu yg tertera, belum tentu kandungan akan terserap oleh 
> usus halus sehingga bisa bermanfaat bagi yg meminumnya.
> Usus halus sendiri mempunyai mekanisme yg sangat terkait dg bacteria 
> usus n bahan2 yg masuk, apakah akan membuka (nyerap bagus), ataukah akan 
> menyempit (tdk menyerap bahkan utk semua yg ikutan ketika di cernakan)
> Tubuh akan melakukan reaksi kinesiology utk menolak bila bahan2 yg masuk 
> tdk bermanfaat bagi tubuh dg segera menolaknya ke permukanan melalui 
> jalan masuk (berupa muntah), atau berkontraksi n mengerjakan perilstatis 
> agar segera di buang kebawah (menceret atau keluar dlm waktu yg singkat)
> Maka bisa anda bayangkan bila hal yg ditolak kemudian dipaksakan agar 
> tubuh menerima, sama saja dg tdk mengindahkan fungsi tubuh, n ini 
> berbahaya, tdk hanya utk sang IBU tetapi juga utk sang janian.
> Penolakan sebenarnya utk seorg Ibu yg hamil bisa dari 2 sisi, dari sisi 
> sang Ibu, atau dari sisi sang janin.
> Jadi point 1 ttg krusial, dg memaksakan justru membuat terjadinya 
> masalah krusial tersebut, apalagiu bila penolakan berasal dari sang janin.
>
> Utk mendapatkan bahan2 yg tertera dlm susu seperti yg dikemukakan, tdk 
> harus diperoleh dari sang susu yg ditolak, tetapi bisa dari lain2 bahan; 
> misalnya asam folat dan protein bisa diperoleh dg mengkonsumsi daging 
> mislanya, atau buah2an n sayuran yg mengandung nya,
> Dg menambahkan bahan2 yg berupa tablet atau salut gula tertentu (sudah 
> disebutkan sebagai suplemen), yg ditambahkan,
> selama penyerapan baik, tdk membutuhkan tambahan susu;
> bila dipaksakan menggunakan susu yg ditolak tubuh, justru akan menutup 
> bilur2 penyerapan, yg artinya bukan membantu penyerapan tetapi justru 
> menghambat penyerapan yg mestinya terjadi bila tdk menggunakan susu, dg 
> bahan2 yg disebutkan dlm butir 2.
>
> Jadi prinsip Situmorang tdk 100% salah.
>
> Sallam,
> An Naturopatyc Doctor with mother and child specialties
>
> melly liando wrote:
>   
>> Dear H. Situmorang,
>>
>> Mari kita jabarkan apa yang terkandung dalam susu utk masa kehamilan :
>>
>> 1. Susu mengandung lemak dan tinggi protein. 
>> Ini diperlukan utk membantu mencukupi kebutuhan gizi dari ibu hamil yang 
>> memang memerlukannya utk membantu pembentukan janin.
>> Susu utk masa kehamilan sudah diformulasikan utk memenuhi keperluan zat gizi 
>> pada ibu hamil.
>> Susu utk masa kehamilan di lengkapi dengan zat besi dan asam folat.
>>
>> 2. Zat besi utk membantu pembentukan sel darah merah pada ibu yang 
>> diperlukan karena pada ibu hamil cenderung terjadi anemia. Sedangkan 
>> lancarnya sirkulasi darah sangat penting pada ibu hamil utk menjaga 
>> lancarnya asupan nutrisi utk janin melalui placenta.
>>
>> 3. Asam folat diperlukan oleh ibu hamil utk mengurangi resiko terjadinya 
>> kecacatan pada janin.
>> Asam folat bekerja sebagai coenzym dalam proses metabolisme metionin - 
>> homocystein.
>> Homocystein pada masa kehamilan cenderung meningkat, sedangkan menurut 
>> beberapa clinical trial, homocystein merupakan faktor penyebab timbulnya 
>> neural tube deffect (salah satu sebab timbul cacat bawaan pada bayi seperti 
>> bibir sumbing).
>> Asam folat dapat menurunkan kadar homocystein dalam darah sehingga 
>> mengurangi resiko timbulnya cacat bawaan pada janin.
>>
>> Jadi bisa disimpulkan :
>>
>> 1. Tetap paksakan utk minum susu pada masa kehamilan awal (karena merupakan 
>> masa pembentukan janin - suatu masa yang krusial). 
>> Jika ibu mual, susu dapat diminum pada saat tidak mual, misalnya siang hari, 
>> dan porsinya dapat diatur 2 cangkir sehari, misalnya utk menghindari minum 
>> susu dalam porsi besar.
>>
>> 2. Tetap minum susu biasa, tetapi dilengkapi dengan asupan zat besi dan asam 
>> folat yang tidak di kandung dalam susu biasa.
>> Zat besi dan asam folat bisa didapatkan dari tablet supplement utk ibu 
>> hamil, misalnya FOLAMIL, dst.
>>
>> 3. Konsultasi dengan dokter Obsgyn yang lebih pakar utk hasil yang terbaik.
>>
>> Semoga bermanfaat.
>>
>> salam,
>>
>> Melyanti
>> 0818 0868 1974
>>
>> --- On Mon, 2/16/09, humaira_tersenyum3 <humaira_tersenyum3@ yahoo.co. id> 
>> wrote:
>>
>> From: humaira_tersenyum3 <humaira_tersenyum3@ yahoo.co. id>
>> Subject: [Dokter Umum] Re: Dampak bila kehamilan 4 bulan pertama ibu tidak 
>> bisa minum susu
>> To: dokter_umum@ yahoogroups. com
>> Date: Monday, February 16, 2009, 1:42 AM
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> --- In dokter_umum@ yahoogroups. com, "siahaan_james" 
>> <siahaan_james@ ...> wrote:
>>
>>     
>>> Horas Lae,
>>>
>>> Pada dasarnya susu bukan jadi patokan yang utama, buktinya zaman 
>>>
>>>       
>> dulu 
>>
>>     
>>> orangtua kita juga tdk minum susu, tapi yg pasti sumber gizi dari 
>>> makanan yg lain harus terpenuhi.
>>> Mungkin dokter bisa kasih resep menurangi mual........ .
>>> sukses & sehat selalu...
>>>
>>> Salam,
>>> James.
>>>
>>> --- In dokter_umum@ yahoogroups. com, Hamonangan SITUMORANG 
>>> <amonang@> wrote:
>>>
>>>       
>>>> mohon info,
>>>> Apa dampak terhadap janin bila kehamilan 4 bulan pertama sang ibu 
>>>>
>>>>         
>>> tidak bisa minum susu..?
>>>
>>>       
>>>> Karena sang ibu suka mual
>>>>
>>>> Apa antisipasi / solusi pengganti asupan susu nya ?
>>>>
>>>> Terima kasih
>>>>
>>>>
>>>>
>>>>         
>> rasa mual pada wanita hamil bisa dikurangi dengan mengkonsumsi 
>> makanan yang tidak berlemak dan sifatnya kering tidak berair,
>> makanan yang berlemak dan berair dapat memacu rasa mualnya.
>> tetapi juga jangan tidak diberikan sama sekali karena lemak sangat 
>> dibutuhkan oleh tubuh untuk menghasilkan energi.
>> berikan makanan sedikit saja tetapi dengan waktu yang cukup sering 
>> agar sang ibu tetap memperoleh zat gizi yang dibutuhkan.. .
>> (sebaiknya anda banyak berkonsultasi dengan dokter kandungan atau 
>> seoreng ahli gizi agar kebutuhan gizi sang ibu tetap tercukupi(bukan 
>> dokter))
>>
>>     
>
>   

-- 

   "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke