Hello Cucu,
Prinsip dasar pemberian obat adalah:
Mengetahui apa yg menggangu ybs,
Mengetahui bagaimana cara kerja obat,
Mengetahui interaksi antara setiap obat yg mungkin digabungkan menjadi satu,
Mengetahui dosage yg tepat bagi tubuh tersebut,
Mengetahui cara bagaimana yg efektif n aman agar sang obat bisa masuk 
kedalam tubuh ybs (termasuk murahnya).
Dg demikian,
Bagi balita misalnya, ada kendala bila obat dibungkus kapsul, tablet, 
dlsbnya, menjadi sukar utk bisa memasuki tubuh ybs, dg demikian 
menghancurkan nya dlm takaran yg tepat  sehingga bisa diglekan ke ybs, 
merupakan hal yg diperlukan sebagai pilihan

Kini persoalannya, apakah dibentuk dlm bentuk caiaran (emulsion) ataukah 
tetap dlm bentuk kering n baru dicampurkan dg air bila dibutuhan utk 
digunakan?.
Nah yg kedua adalah bentuk puyer tersebut.

Puyer bila penagananya baik, tdk terkontaminasi dg bahan2 lain dlm 
tempat menghancurkannya atau terkontamiansi dg virus n bacteria dari yg 
membuatnya, merupakan produk yg amat terhadap:
jamur karena kering,
Mudah dibawa karena dibungkus n kering, tdk ada botol, plastik dlsbnya,
bisa dibentuk sesuai dg keinginan yg memberikan efek
bisa dimasukan kedalam badan melalui mulut ybs dg: bisa dicampurkan  dg 
air gula, teh, cocacola, susu (utk sebagian tdk boleh) bubur dlsbnya.

Sementara sirup, emulsion, menjadi masalah karena:

Cairan mudah terkontamiansi dg jamur, bacteria yg mudah berbiak disana, 
apalagi bila emulsion diberi dg gula yg kemduian bisa menjadikan reaksi 
kimiawi membentuk asam n ragi.

Membawa merupakan problem tersendiri karena cairan mudah tumpah, bocor, 
pecah dlsbnya.

Sementara itu, utk mencampurkan jumlah yg tetap bandingan antara puyer n 
emulsion, akan jauh lebih tetap bentuk puyer dibandingkan emulsion; 
contohnya utk 10 mg puyer diambilkan dari generik 100 mg, maka bentuk 
puyer tinggal dibagi 10 yg 100 mgnya bila puyer dibuat dari obat  
bermutu yg homogen, sedangkan utk sirup n emulsion? bagaimana membagi 
100 mg obat dlm 1 sendok teh larutan menjadi 10 mg?.

Saya pikir persoalanya bukan puyer atau jenis lainnya tetapi 
mengkombinasikan berbagai obat tanpa memperhitungakan drug 
interactionya, itulah yg menjadi kendala dari munculnya penjabaran2 ttg 
luar negri sdh ditinggalkan system puyer.,

Sallam,

Didi Hadiyanto wrote:
> Selamat pagi
>
> dalam medio minggu ini baik di TV ataupun di media cetak ramai-ramai 
> masyarakat membicarakan pemakaian obat berupa puyer
> untuk anak-anak batita(konon katanya memberi efek yang kurang bagus buat 
> anak-anak/ada penguraian kimiawinya.red).....berbagai opini sudah saya 
> dengar...tapi masih simpang siur,,,,
> mohon pencerahan dari dokter umum yahoo untuk yang satu ini..
>
>
> trima kasih
>
> Cucu Haerudi
>   
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>   

-- 

   "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"

Kirim email ke