JANGAN JALANI HIDUP SENDIRIAN
Sudah hampir tengah malam. Alun-alun kota mulai sepi. Sepasang suami
istri setengah baya itu mengemasi dagangannya. Sang istri
membereskan piring, gelas dan perabot lain. Sedangkan si suami
memasukkannya dalam gerobak.
Sesaat mereka menghitung berapa laba yang masuk. Siapa pun
tahu, penghasilan tak selalu datang seperti yang diharapkan. Terkadang hujan turun, terkadang petugas ketertiban menghalau, atau terkadang
semuanya begitu menggembirakan. Manis dan asam
memang bumbu penyedap sehari-hari.
Yang pasti, esok, kehidupan sekali lagi harus dijalani.
Mempunyai tekad keras serta berusaha tanpa menutupi muka seringkali tak cukup. Kita perlu sebuah kekuatan
batin; yaitu, kemampuan untuk menerima
segala sesuatu yang terjadi.
Orang bilang, ini adalah sebuah keberserahan diri,
sebuah tawakal, sebuah kepasrahan.
Sepasang suami istri itu berjalan bergegas. Yang laki mendorong gerobak, yang perempuan terkantuk-kantuk duduk
di atasnya. Keduanya berlalu menembus malam.
Hidup memang bukan untuk dijalani sendiri. Tapi bersama teman, sahabat atau kekasih, hidup adalah untuk
saling kuat-menguatkan, topang-menopang, serta kasih-mengasihi.
KATA BIJAK
Yang penting bukanlah siapa yang benar, melainkan apa
yang benar.
(Thomas Huxley)
TINDAKAN BENAR memerlukan KEKUATAN BESAR.
(Kazuo Inamori)
"no
matter how your heart is grieving...
if you keep on believing...
the dream that you wish will come true..."
�
ALAMAT EMAIL SETTING MILIS INI
--
Kirim pesan : [EMAIL PROTECTED]
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Batal Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Email Normal : [EMAIL PROTECTED]
Mode Digest : [EMAIL PROTECTED]
Nomail : [EMAIL PROTECTED]
List Owner : [EMAIL PROTECTED]
Bantuan : [EMAIL PROTECTED]
--
http://ketawa.com/
| Yahoo! Groups Sponsor |
ADVERTISEMENT
![click here]() | |
![]() |
Yahoo! Groups Links
|