-----Original Message-----
From: ::: m e w ::: [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent:
Sunday, July 25, 2004 10:11 PM
Subject:  [true story] Hati-hati dengan dokter yang tidak bertanggung jawab!!

 

Dear cosmoners,

 

Saya ingin menceritakan apa yang dialami guru agama saya saat melahirkan pada hari Jum'at lalu (23/7) di RS Husada.

 

Guru agama saya, yaitu pasangan suami-istri (sebut saja HR dan ER) sedang menantikan kelahiran anak pertama mereka. Jum'at pagi, mereka berada di rumah sakit karena ER mulai merasa akan melahirkan. Siang harinya, dokter yang menanggani ER (salah satu dokter terkenal, tidak perlu disebutkan namanya) datang mengontrol, dan mengatakan 'tenang saja, masih belum saatnya' walaupun ER sudah merasakan sakit perut. Kemudian dokter tersebut pergi (sepertinya praktek di tempat lain) dan hanya mengontrol lewat telepon, ketika disuruh datang, tidak muncul-muncul.

 

Karena melihat istrinya semakin sakit, HR menelpon dokter tersebut untuk datang, meminta untuk di-caesar saja. Tetapi dokternya mengatakan 'tenang saja, istri anda cukup sehat untuk melahirkan secara normal'

Sebelumnya (pada check-up), mereka pernah meminta untuk di-caesar, karena ER hanya mempunyai 1 ginjal, tetapi dokternya bilang bahwa kondisi tubuh ER sangat sehat, jadi tidak perlu di-caesar. Tentu semua wanita ingin melahirkan secara normal.

 

Akhirnya pada sore harinya, ER merasakan sakit yang luar biasa dan tidak tahan lagi, dan minta di-caesar, tetapi dokter yang tidak ditempat itu melalui telepon mengatakan 'itu hal yang biasa, tenang saja'. Pada saat itu air ketubannya sudah pecah.

Kemudian suster datang ingin memberikan sebuah suntikan. Tentu saja dengan rasa tidak yakin HR dan ER menolak untuk disuntik. Tetapi menurut suster ini prosedur yang harus dilakukan dan akan membantu kelahiran. Lalu ER disuntik, hanya beberapa saat setelah disuntik, sekujur tubuhnya mulai kejang-kejang, membengkak dan membiru. ER berteriak-teriak jantungnya sakit, lalu tiba-tiba diam tidak bergerak, sang suami HR langsung histeris, dan berteriak meminta pertolongan yang tanpa disadarinya ER, istrinya telah meninggal dunia.

 

Lima belas menit kemudian dokter tersebut baru datang. Tetapi sudah terlambat, ER sudah meninggal dalam keadaan anaknya yang masih terjepit. Anaknya berhasil dikeluarkan (dengan disedot) tetapi dalam kondisi sangat kritis.

Sekarang anaknya masih di ruang ICU, dalam kondisi paru-paru yang tidak berfungsi.

 

Sampai saat ini dokter tersebut tidak dapat dihubungi untuk diminta pertanggung-jawabannya, ntah kabur atau apa...

 

So, sebaiknya hati-hati saat memilih dokter kandungan, kejadian dokter yang datang terlambat saat akan melahirkan mungkin sudah sering didengar, tetapi jangan sampai merenggut jiwa manusia. Hati-hati saat akan disuntik saat melahirkan, sebaiknya ajak seseorang yang berpengalaman (atau pernah melahirkan) agar tahu apakah suntikan atau obat (mungkin) benar-benar harus digunakan.

Dokter yang terkenal tidak menjamin keselamatan, yang diperlukan dokter yang bertanggung jawab.

 

Thanks Bu Mod, udah diposting...

 

-mew-


 






--
http://ketawa.com/



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke